Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Soeharto dan Gus Dur Berpeluang Dapat Gelar Pahlawan Nasional

Soeharto dan Gus Dur Berpeluang Dapat Gelar Pahlawan Nasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dua tokoh besar dalam sejarah Indonesia, Presiden ke-2 Soeharto dan Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), berpeluang mendapatkan gelar Pahlawan Nasional tahun ini.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan kabar ini saat menghadiri acara di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada Rabu (23/4).

“Tahun ini ada beberapa nama yang berpeluang, di antaranya Presiden ke-2 Soeharto dan Presiden ke-4 Gus Dur,” kata Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, Kementerian Sosial telah menerima berbagai usulan dari daerah, termasuk nama Soeharto dan Gus Dur. Seluruh nama yang diajukan akan dipertimbangkan berdasarkan jasa dan kontribusi mereka terhadap bangsa.

“Pak Harto, Gus Dur, atau seluruh pahlawan yang diusulkan, pada dasarnya juga memiliki kekurangan. Karena mereka manusia, tempatnya kesalahan,” tambahnya.

Ia menekankan pentingnya mengakui jasa-jasa besar para tokoh nasional tanpa mengabaikan kekurangan yang ada. “Mungkin kekurangannya harus kita terima sebagai bagian dari perjalanan bangsa ini. Tetapi jasa-jasa baiknya itu juga enggak boleh kita lupakan,” ujarnya.

Gus Ipul juga mengungkapkan bahwa peluang Soeharto semakin besar setelah namanya tidak lagi terkait TAP MPR Nomor XI/MPR/1998 tentang pemberhentian terkait isu korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Proses pemberian gelar pahlawan nasional berawal dari usulan masyarakat yang diajukan melalui bupati atau wali kota, kemudian dikaji oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD), hingga akhirnya dinilai oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) dan Dewan Gelar sebelum diputuskan oleh Presiden.

Nama-nama yang diajukan harus memenuhi sejumlah syarat, seperti integritas moral, jasa besar terhadap bangsa, tidak pernah terlibat pidana berat, serta kontribusi nyata dalam perjuangan kemerdekaan atau pembangunan bangsa.

Selain Soeharto dan Gus Dur, total ada 20 nama yang diusulkan sebagai calon Pahlawan Nasional pada tahun ini (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menlu Inggris, David Lammy

    Trump Ragukan Diplomasi Iran-Eropa, Ketegangan Global Meningkat Tajam

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    WASHINGTON – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menjadi sorotan dalam dinamika konflik Iran-Israel yang kian memburuk. Dalam pernyataannya kepada wartawan di New Jersey, Trump mengaku sedang mempertimbangkan dukungan terhadap aksi militer Israel dan akan mengambil keputusan dalam dua minggu ke depan. Ia juga mengkritik klaim Direktur Intelijen Nasional AS, Tulsi Gabbard, yang sebelumnya […]

  • Politisi PDI Perjuangan, Said Abdullah

    PDIP Belum Ambil Sikap Soal Usulan Pilkada Dipilih DPRD

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, menyatakan bahwa partainya belum mengambil sikap resmi terkait wacana pengembalian pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh DPRD. Wacana tersebut kembali mencuat usai Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menyampaikannya secara terbuka dalam peringatan Harlah ke-27 PKB. “Kami akan mengkaji secara mendalam,” ujar Said kepada wartawan […]

  • Cover buku Badai Al-Aqsa

    Bukan Sekadar Buku! Badai Al-Aqsa Guncang Nurani Dunia

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Di tengah derasnya arus disinformasi dan diamnya dunia internasional atas tragedi kemanusiaan di Palestina, sebuah karya literasi hadir sebagai senjata perlawanan intelektual: Badai Al-Aqsa: Eksistensi, Harga Diri, dan Kemanusiaan. Buku ini bukan hanya sekadar dokumentasi sejarah, tetapi menjadi bentuk gugatan moral terhadap sistem global yang membiarkan penjajahan terus berlangsung. Diterbitkan melalui kolaborasi […]

  • Presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva

    Lula Prioritaskan KTT G20 di Rio, Batalkan Perjalanan ke APEC

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BRAZIL, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva memutuskan untuk membatalkan kunjungannya ke KTT APEC di Lima, yang dijadwalkan pada 14-15 November. Seorang penasihat kepresidenan mengungkapkan pada Kamis bahwa keputusan ini diambil agar Lula dapat fokus pada persiapan KTT G20 di Rio de Janeiro yang akan berlangsung beberapa hari kemudian. Selain itu, pada […]

  • Wakil Ketua DPP PPP, Rusli Effendi.

    PPP Kian Riuh, Ketum dan Sekjen Pecah Kongsi?

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali memanas jelang Muktamar 2025. Setelah kemunculan delapan nama calon ketua umum, tensi politik internal kian meninggi. Tak hanya dari kalangan internal, sejumlah tokoh luar partai juga mulai digadang-gadang. Sekretaris Jenderal PPP Arwani Thomafi menyebut ada lebih dari 20 DPW yang mendorong pergantian ketua umum. Klaim tersebut disampaikannya […]

  • Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar

    Dugaan Manipulasi Proyek Chromebook Kemdikbud, Nadiem Dicekal!

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus menguak fakta-fakta baru. Selain menyedot anggaran negara hampir Rp10 triliun, penyidikan Kejaksaan Agung (Kejagung) juga mengarah pada dugaan manipulasi arah kebijakan teknologi yang dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan pendidikan nasional. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, […]

expand_less