Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Indonesia Tegaskan Konsistensi Sikap dalam Konflik Iran-Israel

Indonesia Tegaskan Konsistensi Sikap dalam Konflik Iran-Israel

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Indonesia menyatakan sikap tegas dan konsisten dalam merespons konflik bersenjata antara Iran dan Israel yang kembali memanas pekan lalu. Prinsip penolakan terhadap agresi militer dan penekanan pada jalur diplomatik tetap menjadi fondasi kebijakan luar negeri Indonesia.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Hasan Nasbi, menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah bergeser dari komitmen moral dan konstitusionalnya dalam menghadapi eskalasi konflik di berbagai belahan dunia.

“Pemerintah tidak pernah geser, ya. Jadi setiap ada konflik, setiap ada perang, pemerintah kita selalu menyerukan tiga hal dan tidak pernah berubah sampai saat ini,” ujar Hasan di Jakarta, Senin (16/6).

Tiga Sikap Dasar Indonesia dalam Setiap Konflik Global

Hasan menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto secara konsisten membawa tiga pesan utama dalam merespons dinamika konflik internasional, termasuk pada situasi Iran-Israel saat ini:

  1. Mengecam segala bentuk agresi atau penyerangan terhadap negara lain.

  2. Mendorong deeskalasi konflik dan pelaksanaan gencatan senjata segera.

  3. Menyerukan penyelesaian melalui jalur diplomasi dan hukum internasional.

“Di manapun terjadi konflik, agresi militer, atau invasi, pemerintah kita secara konsisten menyerukan tiga hal ini,” kata Hasan.

Ia menegaskan, ketiga poin tersebut juga berlaku dalam konflik terbaru yang melibatkan serangan udara Israel terhadap Iran serta serangan balasan rudal dari Iran ke wilayah Israel.

Hasan menyebut, Indonesia tetap berada dalam posisi netral aktif, yakni tidak memihak dalam konflik militer namun aktif mendorong penyelesaian damai melalui jalur hukum dan diplomasi internasional.

“Ketiga penyelesaiannya melalui jalur diplomatik dan hukum internasional, termasuk dalam soal Israel dan Iran. Jadi enggak akan ke mana-mana, kita akan selalu dalam posisi yang seperti itu,” ujarnya.

Pernyataan ini memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang memegang teguh prinsip perdamaian dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945, dan terus berupaya memainkan peran aktif dalam meredam ketegangan global (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasan Nasrallah

    Reaksi Dunia atas Pembunuhan Pemimpin Hezbollah Hassan Nasrallah oleh Israel

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BEIRUT, CUPLIKAN.CO.ID – Kelompok Hezbollah Lebanon telah mengonfirmasi kematian pemimpin mereka, Hassan Nasrallah, dalam serangan udara di markas bawah tanah kelompok tersebut dekat Beirut. Beberapa jam setelah Israel mengklaim telah membunuh Nasrallah yang berusia 64 tahun, Hezbollah yang didukung Iran pada Sabtu menyatakan bahwa pemimpin mereka “telah bergabung dengan para martirnya” dan berjanji untuk “melanjutkan […]

  • Gambar adalah ilustrasi

    Neo Sumitronomics

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Oleh : Ahmadie Thaha* JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto sudah memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke Istana untuk membahas stimulus ekonomi. Jelas ini terkait gebrakannya sebelumnya yaitu keputusan menggelontorkan dana Rp 200 triliun ke perbankan umum. Bersama itu, dengan gaya koboi, ia tampil di sejumlah forum offline dan online untuk menjelaskan platform kebijakan […]

  • Zezen Zaenal Mutaqin (Voicer)

    Krisis Independensi Intelektual

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Oleh : Zezen Zainal Muttaqien* Pada 2022 saya berkunjung ke kampus tertua di dunia. Kampus itu berada di kota Fez, Maroko. Nama kampunya: Universitas Al-Qarawiyin. Kampus itu berada di tenga-tengah grand bazar kota Fez. Kampus yang berdiri pada 859 M itu masih berdiri kokoh dan terjaga. Sebagian proses pembelajaran masih dipertahankan dengan model halaqah: guru […]

  • Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, saat mendampingi Presiden Prabowo dan Bill Gates dalam peninjauan program Cek Kesehatan Gratis di SDN Jati 3 Pulo Asem, Rabu (7/5/2025).

    Menkes: Gaji Rp15 Juta Cerminan Sehat dan Pintar

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengeluarkan pernyataan mengejutkan yang langsung jadi sorotan publik. Ia menyebut bahwa orang yang bergaji Rp15 juta per bulan pasti lebih sehat dan pintar dibanding mereka yang bergaji lebih rendah. Pernyataan itu disampaikan Menkes Budi dalam acara diskusi “Double Check” di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5). […]

  • Sekjen PKB, M. Hasanuddin Wahid

    PKB Gaungkan Nusantara Menanam dari Titik Nol IKN

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KALIMANTAN, CUPLIKAN.CO.ID – Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), M. Hasanuddin Wahid atau Cak Udin, menyerukan Gerakan Nusantara Menanam melalui aksi nyata penanaman pohon. Seruan tersebut dimulai dari Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN) dan akan terus digaungkan ke berbagai daerah di Indonesia. Cak Udin menegaskan, gerakan menanam pohon tidak boleh berhenti sebagai seremoni simbolik […]

  • Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong

    DPR Dukung Dana Parpol Naik Demi Akhiri Merekrut Kader Instan!

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Rencana peningkatan alokasi dana bantuan partai politik (parpol) dari negara mendapat sorotan tajam sekaligus dukungan dari Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong. Politisi Partai Gerindra itu menilai bahwa dana yang selama ini diberikan kepada parpol, yakni Rp1.000 per suara, terlalu kecil untuk mendukung proses kaderisasi dan pendidikan politik yang bermutu. […]

expand_less