Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Trump Ungkap Sudah Tahu Serangan Israel, Kesepakatan Nuklir Masih Terbuka

Trump Ungkap Sudah Tahu Serangan Israel, Kesepakatan Nuklir Masih Terbuka

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WASHINGTON, CUPLIKAN.CO.ID – Setelah berbulan-bulan mendesak Israel untuk tidak menyerang Iran demi memberi waktu bagi kesepakatan nuklir, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap bahwa ia dan timnya sebenarnya telah mengetahui bahwa serangan itu akan terjadi. Meski demikian, Trump menilai peluang kesepakatan damai dengan Teheran belum sepenuhnya tertutup.

“Kami tahu semuanya, dan saya berusaha keras menyelamatkan Iran dari rasa malu dan kematian. Saya sungguh ingin melihat sebuah kesepakatan tercapai,” ujar Trump sebagaimana dilansir dari Reuters, Jumat (13/6).

“Mereka masih bisa mencapai kesepakatan. Ini belum terlambat,” tambahnya.

Trump sebelumnya berulang kali meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menunda serangan militer agar diplomasi diberi ruang lebih luas, meskipun di sisi lain, ia sendiri pernah mengancam akan membom Iran jika pembicaraan nuklir gagal.

Sikap Trump yang berubah terhadap serangan Israel, yang ia sebut sebagai “hebat” dan “sangat berhasil” dalam serangkaian wawancara media hari Jumat, menunjukkan pendekatan khas Trump dalam negosiasi tingkat tinggi—menggabungkan retorika publik yang blak-blakan dengan manuver di balik layar.

Presiden AS ini menyatakan dukungannya terhadap keputusan Israel meluncurkan serangkaian serangan mematikan ke Iran, menunjukkan kesediaan menggunakan kekuatan militer untuk menghambat program nuklir Iran. Berbeda dengan Trump, beberapa sekutu AS menyerukan pentingnya menahan diri.

Ketika ditanya apakah AS akan mendukung Israel jika menghadapi serangan balasan Iran, Trump menjawab bahwa ia mendukung Israel. Namun ia tak menguraikan lebih lanjut dan mengaku tidak khawatir perang regional akan pecah.

“Kami sangat dekat dengan Israel. Kami adalah sekutu nomor satu mereka,” ucap Trump kepada Reuters. “Kita lihat saja nanti.”

Di hari yang sama, dua pejabat AS mengonfirmasi bahwa militer Amerika membantu menembak jatuh misil Iran yang mengarah ke Israel.

Perundingan Dipertanyakan

Kini muncul ketidakpastian apakah upaya Trump untuk mencapai kesepakatan penghentian pengayaan uranium dengan Iran masih bisa dilanjutkan. Putaran keenam negosiasi dijadwalkan berlangsung hari Minggu di Oman, tetapi kini diragukan pasca serangan Israel.

Dalam pembicaraan sebelumnya, Trump mencoba membujuk Iran untuk menghentikan seluruh aktivitas pengayaan uranium, namun Iran bersikeras mempertahankan program tersebut, sehingga peluang kesepakatan tampak menipis.

“Mereka menginginkan pengayaan, dan kami tidak bisa membiarkannya,” kata Trump kepada wartawan pada Senin lalu.

Seiring berjalannya waktu, Trump tampak semakin pasrah bahwa serangan Israel akan terjadi, dan mengisyaratkan bahwa ia mengetahui lebih banyak dari yang ia sampaikan ke publik.

“Saya tak mau bilang ini akan terjadi dalam waktu dekat, tapi ini terlihat sangat mungkin. Ini sederhana saja: Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Di luar itu, saya ingin mereka sukses,” ujar Trump pada Kamis, sehari sebelum serangan.

Berbicara pada Reuters, Trump menyebut bahwa ia telah memberikan waktu 60 hari kepada Iran untuk membuat kesepakatan, dan waktu itu telah berlalu.

“Kami tahu hampir semuanya. Kami memberi mereka waktu 60 hari untuk mencapai kesepakatan, dan hari ini hari ke-61. Jadi, ya, kami tahu semuanya,” ungkap Trump.

Israel Targetkan Fasilitas Nuklir dan Komando Militer Iran

Trump juga menyatakan bahwa belum jelas apakah Iran masih memiliki program nuklir setelah digempur Israel.

“Tak ada yang tahu. Itu serangan yang sangat menghancurkan,” katanya.

Israel sendiri mengklaim telah menyerang fasilitas nuklir, pabrik rudal balistik, dan pusat komando militer Iran sebagai bagian dari operasi militer yang akan berlangsung panjang untuk mencegah Teheran membangun senjata nuklir.

Meski Trump menyebut bahwa perundingan nuklir dengan Iran masih dijadwalkan pada Minggu, ia tidak yakin pembicaraan itu benar-benar akan terjadi. Utusan khusus AS, Steve Witkoff, direncanakan bertemu delegasi Iran di Oman.

“Itu belum mati,” kata Trump soal pembicaraan dengan Iran. “Kami punya pertemuan dengan mereka hari Minggu. Sekarang, saya tidak yakin pertemuan itu akan terjadi, tapi kami memang punya agenda itu.”

Trump juga mengatakan telah mengadakan pertemuan dengan para penasihat keamanan nasionalnya di Camp David pada Minggu malam, termasuk membahas Iran. Ia juga berbicara dengan Netanyahu pada Senin dan kembali pada Jumat, serta menggelar rapat dengan Dewan Keamanan Nasional di Ruang Situasi Gedung Putih, meski belum ada rincian dibagikan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan

    Dikabarkan PAN Dapat 5 Jatah Menteri, Zulhas : Itu Hak Prerogatif Presiden

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Jumlah menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran diperkirakan akan mengalami penambahan dibandingkan kabinet pada pemerintahan sebelumnya. Demikian dikatakan Menteri Perdagangan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dzulkifli Hasan, saat menanggapi pernyataan Ketua MPR RI yang juga politisi  Golkar, Bambang Soesatyo, yang menyebut menteri pemerintahan terpilih Prabowo-Gibran akan menjadi 44 nantinya. “Jumlah pastinya […]

  • Kepala BPOM, Taruna Ikrar

    ITB Dukung Konsep ABG Inovasi Teknologi Kepala BPOM Taruna Ikrar

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BANDUNG, CUPLIKAN.CO.ID – Institut Teknologi Bandung (ITB) menyatakan komitmennya untuk mendukung konsep Academy-Business-Government (ABG) Inovasi Teknologi yang diinisiasi oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Prof. Dr. Taruna Ikrar. Dukungan ini disampaikan dalam kunjungan resmi BPOM ke kampus ITB dalam rangka program BPOM Goes to Campus. Program tersebut bertujuan untuk memperkuat […]

  • Hassan Nasrallah dan Ayatullah Ali Khamenei

    Hubungan Nasrallah, Hezbollah dan Iran

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Pemimpin Hezbollah yang berusia 64 tahun, Hassan Nasrallah, tewas pada hari Jumat dalam serangan udara Israel di selatan Beirut, 42 tahun setelah ia menjadi wakil penguasa Iran, Ruhollah Khomeini, di Lebanon pada usia 21 tahun. “Yang Mulia Sayyed Hassan Nasrallah, sekretaris jenderal Hezbollah, telah bergabung dengan para syuhada besar yang dipimpinnya selama […]

  • Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei pimpin khotbah Jumat di Teheran, usai kematian pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah.

    Khamenei Serukan Perlawanan, Iran dan Sekutunya Tak Akan Mundur

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    TEHERAN, RADIANVOICE.ID – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menegaskan bahwa Iran dan sekutu regionalnya tidak akan mundur dalam menghadapi serangan Israel. Dalam khutbah Jumat yang langka di Masjid Imam Khomeini Grand Mosalla, Teheran, Khamenei menyerukan persatuan negara-negara Muslim dan menyebut serangan Iran terhadap Israel sebagai tindakan yang “sah dan legitim.” Ini merupakan penampilan publik pertama […]

  • Kepala BPOM, dr.Taruna Ikrar saat di Universitas Jamia Hamdard New Delhi India, Sabtu (26/4/2025)

    Kepala BPOM RI Motivasi Mahasiswa Universitas Jamia Hamdard

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    NEW DELHI INDIA, CUPLIKAN.CO.ID – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Prof. Taruna Ikrar, memberikan kuliah umum dan motivasi di Universitas Jamia Hamdard, New Delhi, India, pada Sabtu (26/4/2025). Kehadiran ilmuwan Indonesia ini disambut antusias ribuan mahasiswa dan dosen di salah satu universitas terbaik di negara berpenduduk terbanyak di dunia. Dalam […]

  • Presiden Partai Buruh, Said Iqbal

    Said Iqbal: Kenaikan PPN 12% Ancam Stabilitas Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menilai rencana pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% pada 2025 sebagai kebijakan yang akan memperburuk kondisi ekonomi masyarakat kecil dan buruh. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya menurunkan daya beli, tetapi juga memperbesar kesenjangan sosial serta menjauhkan target […]

expand_less