Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Golkar Tanggapi Putusan MK : “Pendidikan Swasta Bisa Terancam”

Golkar Tanggapi Putusan MK : “Pendidikan Swasta Bisa Terancam”

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengkritisi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kewajiban pemerintah menggratiskan pendidikan SD dan SMP, termasuk di sekolah swasta. Menurutnya, putusan tersebut terkesan ideal tapi minim pertimbangan realistis hingga dapat membuat pendidikan swasta bisa terancam.

“Keputusan MK itu final dan mengikat, tapi kami harap sebelum membuat keputusan seperti ini, MK juga melihat kondisi di lapangan,” ujar Sarmuji saat ditemui di acara soft launching Media Center AMPI, Jakarta, Rabu (28/5/2025).

Sarmuji menekankan, pemerintah belum tentu memiliki kapasitas fiskal untuk membiayai semua lembaga pendidikan dasar secara penuh, apalagi yang dikelola swasta. Ia mencontohkan lembaga-lembaga pendidikan milik NU dan Muhammadiyah yang jumlahnya sangat besar.

“Kalau negara harus menanggung semuanya, kami khawatir pemerintah tidak sanggup. Dan itu bisa mematikan peran serta masyarakat dalam pendidikan,” tegasnya.

Menurut Ketua Fraksi Golkar DPR RI itu, partisipasi masyarakat adalah salah satu tulang punggung dunia pendidikan nasional. Ia menilai keputusan MK justru bisa mendorong masyarakat menarik diri dari dunia pendidikan karena semua tanggung jawab dialihkan ke negara.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi memutuskan Pasal 34 ayat (2) UU Sisdiknas tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, jika tidak dimaknai bahwa pemerintah juga wajib menjamin sekolah swasta gratis pada jenjang pendidikan dasar. Putusan itu menyusul permohonan uji materi yang diajukan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia dan tiga individu warga negara.

MK beralasan bahwa beban pendidikan tidak boleh dibebankan pada masyarakat, baik di sekolah negeri maupun swasta. Namun putusan itu justru menuai kekhawatiran dari sejumlah kalangan politik, termasuk dari Partai Golkar, yang menilai negara belum siap secara struktur maupun anggaran (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktor Bollywood, Shah Rukh Khan atau dikenal dengan panggilan King Khan. Sumber foto : BBC

    Shah Rukh Khan: ‘Senang Kembali’ Setelah Menang Penghargaan

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    ABU DHABI, CUPLIKAN.CO.ID – Bintang Bollywood Shah Rukh Khan mengungkapkan kepada para penggemarnya bahwa “senang kembali” setelah memenangkan penghargaan aktor terbaik di International Indian Film Academy Awards. Khan merujuk pada kembalinya dia ke dunia perfilman pada tahun 2023 setelah jeda selama empat tahun. “Saya rasa saya mendapatkan sedikit kebahagiaan dari penonton tahun ini karena saya […]

  • Menteri Komunikasi Digital, Meutya Viada Hafid

    Komitmen Tegas Menkomdigi Berantas Judol di Kementerian

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid buka suara mengenai penangkapan pegawai di kementeriannya yang diduga terlibat dalam aktivitas judol. Meutya menyatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian agar kasus ini ditangani dengan tegas. Menurut Meutya, Komdigi mendukung sepenuhnya arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas segala bentuk aktivitas ilegal, […]

  • Ridwan Kamil

    Tokoh dan Kiai Jakarta Pendukung Anies Alihkan Dukungan ke Rido

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ratusan kiai dan tokoh masyarakat Jakarta yang sebelumnya mendukung Anies Rasyid Baswedan kini memutuskan untuk memberikan dukungannya kepada pasangan Ridwan Kamil-Suswono (Rido) dalam Pilgub DKI Jakarta 2024. Keputusan ini dideklarasikan dalam acara “Silaturahmi Bang RK Bersama Para Kiai dan Tokoh Masyarakat Jakarta” pada Kamis (19/9/2024). Sutrisno Muslimin, inisiator Sahabat Jakarta, menyatakan bahwa […]

  • Direktur Eksekutif Indonesia Development Research (IDR), Fathorrahman Fadli

    Performansi Diplomatik Prabowo dalam Kancah Pergaulan Dunia

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Oleh : Fathorrahman Fadli* Pidato presiden Prabowo pada sidang G-20 sungguh menarik perhatian para pemimpin dunia. Dalam pidatonya di KTT G20 di Brasil pada November 2024, Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia terhadap pembangunan berkelanjutan dan transisi energi hijau. Performansi diplomatik Prabowo sebagai Kepala Negara terlihat pada posisi membanggakan kita semua selaku warga negara. Pada saat […]

  • Profil Endang Yustika, Pengusaha Muda yang Viral Usai Pernyataannya di Threads Tuai Pro-Kontra

    Profil Endang Yustika, Pengusaha Muda yang Viral Usai Pernyataannya di Threads Tuai Pro-Kontra

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Jakarta – Nama Endang Yustika menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah sejumlah unggahannya di platform Threads memicu perdebatan di kalangan warganet. Influencer sekaligus pengusaha muda tersebut viral setelah menyampaikan pandangannya mengenai hubungan antara kondisi finansial dan nilai seseorang, yang memunculkan beragam respons dari publik. Endang Yustika dikenal sebagai entrepreneur yang membangun bisnis di bidang […]

  • Rifqinizami Pilkada3

    Rifqinizami: Jangan Ada Kekosongan Hukum Pemilu Daerah

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dan pemilu daerah mulai 2029 menuai respons serius dari DPR RI. Ketua Komisi II DPR, Muhammad Rifqinizami Karsayuda, menegaskan bahwa ke depan diperlukan rumusan transisi hukum yang solid agar tidak terjadi kekosongan kekuasaan dan legislasi, terutama menyangkut masa jabatan kepala daerah dan anggota […]

expand_less