Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Konklaf Vatikan 2025 Pecahkan Rekor: 133 Kardinal Elektoral Akan Memilih Paus Baru

Konklaf Vatikan 2025 Pecahkan Rekor: 133 Kardinal Elektoral Akan Memilih Paus Baru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

VATIKAN, CUPLIKAN.CO.ID – Konklaf untuk memilih Paus baru yang dijadwalkan dimulai pada 7 Mei 2025 akan menjadi momen bersejarah. Untuk pertama kalinya, jumlah kardinal yang memiliki hak suara dalam pemilihan Paus melampaui batas tradisional 120 orang, dengan total 133 kardinal elektoral dipastikan akan ambil bagian.

Berdasarkan laporan yang disarikan dari Vatican News, dinyatakan dalam Konstitusi Apostolik Universi Dominici Gregis (UDG), bahwa batas resmi jumlah kardinal yang dapat memilih Paus adalah 120. Namun, dalam praktiknya, jumlah ini telah berkali-kali dilampaui sejak pertama kali ditetapkan oleh Paus Paulus VI pada 1975 melalui dokumen Romano Pontifici Eligendo.

Meski Paus Yohanes Paulus II menegaskan kembali aturan tersebut, beliau sendiri beberapa kali menunjuk kardinal dalam jumlah yang melebihi batas. Dalam konsistori pada 1988, 1998, 2001, dan 2003, jumlah kardinal elektoral berkisar antara 121 hingga 136.

Paus Benediktus XVI juga mengikuti jejak yang sama. Dalam dua konsistori—tahun 2010 dan 2012—jumlah kardinal pemilih mencapai 121 dan 125 orang. Saat beliau mengundurkan diri pada 2013, konklaf berikutnya diikuti oleh 117 kardinal pemilih dari total 207 kardinal.

Paus Fransiskus pun melanjutkan tren ini. Sejak 2014, beliau telah mengadakan 10 konsistori yang secara konsisten menambah jumlah kardinal di atas angka 120. Puncaknya terjadi pada Desember 2024, ketika jumlah kardinal keseluruhan mencapai 253 orang, dengan 140 di antaranya memiliki hak suara.

Meski demikian, konklaf tahun 2025 ini akan menjadi konklaf pertama dalam sejarah Gereja Katolik yang benar-benar dilaksanakan dengan lebih dari 120 kardinal pemilih.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada 30 April 2025, Kolegiun Kardinal menegaskan bahwa seluruh 133 kardinal yang memiliki hak pilih akan berpartisipasi dalam konklaf. Disebutkan bahwa Paus Fransiskus secara diam-diam telah memberikan dispensasi terhadap batasan dalam UDG, sehingga seluruh kardinal yang ditunjuk dan belum mencapai usia pensiun tetap sah untuk ikut serta.

Mengutip Pasal 36 dari Universi Dominici Gregis, “Seorang Kardinal Gereja Suci Roma yang telah diangkat dan diumumkan dalam konsistori memiliki hak untuk memilih Paus.” Konstitusi tersebut juga menyatakan bahwa semua kardinal yang belum diberhentikan secara kanonik atau belum mengundurkan diri dengan persetujuan Paus berhak turut dalam pemilihan.

Dengan latar belakang tersebut, konklaf 2025 diprediksi akan menjadi salah satu momen penting dalam sejarah modern Gereja Katolik, tidak hanya karena jumlah pesertanya yang memecahkan rekor, tetapi juga karena menjadi penanda arah baru dalam kepemimpinan Gereja global (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puteri Komarudin

    Puteri Komarudin : Izin Eksplorasi PT Gag Terbit Sejak 1998

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Di tengah sorotan tajam publik terhadap aktivitas tambang di Raja Ampat, Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Anetta Komarudin, angkat bicara tegas. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang mencabut izin empat perusahaan tambang bermasalah. Namun lebih dari itu, Puteri juga meluruskan tudingan liar yang mencoba menyeret nama […]

  • Ketua Komisi III DPR RI Habiburrokhman

    Ketua Komisi III DPR Minta Kejagung Transparan Terkait Kasus Tom Lembong

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memberikan penjelasan lengkap kepada publik terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong. Habib menilai konstruksi hukum dalam kasus ini masih belum jelas sehingga membingungkan masyarakat. “Kejaksaan Agung hendaknya jelaskan ke publik kasus […]

  • GHARIS Dukung Audit Menyeluruh Dapur MBG, Minta BGN Prioritaskan Pemeriksaan di Banten

    GHARIS Dukung Audit Menyeluruh Dapur MBG, Minta BGN Prioritaskan Pemeriksaan di Banten

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Gerakan Hak Asasi dan Reformasi Indonesia Sejahtera (GHARIS) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan audit menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama masa libur sekolah. Dukungan tersebut disampaikan Ketua Umum GHARIS, Hotmartua Simanjuntak, usai menghadiri diskusi publik di Kampus UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Jumat […]

  • Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Golkar, H. Muhamad Nur Purnamasidi,

    Nur Purnamasidi Tegaskan Komitmen Kawal Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    LUMAJANG, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Golkar, H. Muhamad Nur Purnamasidi, menegaskan komitmennya untuk memastikan anggaran pendidikan benar-benar digunakan secara tepat sasaran. Hal ini disampaikannya usai meninjau langsung kondisi SD Negeri Sukosari 01 di Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Jumat (10/10/2025). Kunjungan kerja tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi […]

  • Kantor Dewan Pers Jakarta

    Opini Dihapus, Dewan Pers Ingatkan Bahaya Membungkam Kritik

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pencabutan opini dari kolom Detik.com belum lama ini membuka kembali perdebatan tentang batas dan tantangan kebebasan berekspresi di Indonesia. Meski menghormati kebijakan redaksi media, Dewan Pers memperingatkan bahaya dari praktik membungkam suara kritis, apalagi jika disertai dugaan intimidasi terhadap penulis. Dalam siaran persnya, Dewan Pers menegaskan belum pernah mengeluarkan rekomendasi pencabutan artikel […]

  • Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman (kanan) dalam Diskusi Publik yang digelar oleh DPP KNPI di Gedung Juang 45 Cikini Jakarta pada Jum'at (17/1/2025).

    Waketum PSI: Reformasi Sistem Pemilu Kunci Stabilitas Politik dan Indonesia Emas

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andy Budiman menegaskan bahwa reformasi sistem pemilu, termasuk revisi aturan presidential threshold, adalah langkah penting untuk memperkuat sistem presidensial di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam diskusi publik bertajuk “Mencari Format Pemilu Terbaik 2029 Melalui Revisi Paket UU Politik: Menakar Tantangan Partai Politik Non-Parlemen”, yang […]

expand_less