Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Mulai Juli 2026, Pemerintah Terapkan Pajak Penghasilan bagi Pedagang Online di Marketplace

Mulai Juli 2026, Pemerintah Terapkan Pajak Penghasilan bagi Pedagang Online di Marketplace

  • account_circle DDY
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, editoria.co.id  – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memastikan kebijakan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 bagi pedagang online yang berjualan melalui platform marketplace akan mulai diberlakukan pada Juli 2026. Kebijakan ini menyasar para merchant yang beroperasi di berbagai platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, dan platform digital lainnya.

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, mengatakan bahwa regulasi terkait pemungutan pajak tersebut telah siap diterapkan dan mendapatkan dukungan dari DPR RI.

“Dimintakan tahun ini, bulan Juli, mudah-mudahan,” ujar Bimo saat ditemui di Kompleks Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Menurut Bimo, DJP dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi dan diskusi dengan para penyelenggara marketplace terkait implementasi kebijakan tersebut. Saat ini, terdapat sekitar 261 perusahaan digital dan e-commerce yang telah terdata oleh DJP, baik perusahaan dalam negeri maupun luar negeri.

“Netflix, Spotify, Google Play, Disney dan segala macam. Kalau yang di sini yang besar-besar ya Tokopedia, Lazada, Shopee, Blibli. Harusnya mereka lebih siap juga,” kata Bimo.

Pungutan 0,5 Persen dari Omzet Pedagang

Ketentuan mengenai pajak bagi merchant online telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025. Dalam aturan tersebut, penyedia marketplace ditunjuk sebagai pihak yang memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,5 persen dari peredaran bruto (omzet) pedagang dalam negeri yang melakukan transaksi melalui platform mereka.

Kebijakan ini sebelumnya direncanakan berlaku pada tahun 2025. Namun pemerintah memutuskan menunda implementasinya dengan mempertimbangkan kondisi pertumbuhan ekonomi yang masih melambat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat menyatakan bahwa penerapan kebijakan tersebut akan dievaluasi berdasarkan perkembangan ekonomi nasional, khususnya apabila pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2026 menunjukkan stabilitas dan mampu mencapai target sekitar 6 persen.

Meski demikian, DJP kini mengindikasikan bahwa implementasi akan mulai dilakukan pada pertengahan tahun ini.

Upaya Menciptakan Keadilan Pajak

Pemerintah menilai kebijakan ini bertujuan menciptakan kesetaraan perlakuan antara pelaku usaha yang berjualan secara konvensional dan mereka yang menjalankan bisnis melalui platform digital.

“Karena kan sebenarnya ini untuk level playing field ya. Keadilan antara yang offline sama yang online,” ujar Bimo.

Dengan sistem pemungutan melalui marketplace, pemerintah berharap kepatuhan perpajakan sektor ekonomi digital dapat meningkat tanpa menambah beban administrasi yang berlebihan bagi para pelaku usaha.

Sosialisasi Sudah Dilakukan Sejak Tahun Lalu

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai sosialisasi dan konsultasi publik dengan pelaku industri sebelum kebijakan ini diterapkan.

Menurutnya, proses penyusunan PMK telah melibatkan asosiasi, perusahaan e-commerce, dan berbagai platform digital melalui mekanisme partisipasi publik yang bermakna (meaningful participation).

“Sudah berkali-kali. Sebetulnya pada saat PMK itu dibuat, itu kan setahun lalu PMK-nya. Kita sudah meaningful participation dengan berbagai asosiasi sebetulnya, dengan para pelaku e-commerce, dengan berbagai macam platform,” jelas Inge.

Meski seluruh instrumen kebijakan dinilai telah siap, pemerintah tetap melakukan evaluasi terhadap dampak implementasi aturan tersebut karena menyangkut aktivitas ekonomi digital yang kini semakin luas di masyarakat.

“Memang karena ini berpengaruh terhadap hajat hidup orang banyak mungkin, sehingga ini dipertimbangkan pemerintah. Tapi bagaimana keputusan Pak Menteri, kita tunggulah,” tegasnya.

Tantangan dan Dampak bagi Pelaku Usaha

Penerapan PPh Pasal 22 melalui marketplace diperkirakan akan berdampak pada jutaan pelaku usaha yang mengandalkan platform digital sebagai saluran utama penjualan. Di sisi lain, pemerintah berharap kebijakan ini dapat memperluas basis pajak serta meningkatkan penerimaan negara dari sektor ekonomi digital yang terus berkembang pesat.

Dengan rencana implementasi pada Juli 2026, para pelaku usaha dan penyedia marketplace kini bersiap menyesuaikan sistem administrasi dan pelaporan mereka agar sesuai dengan ketentuan baru yang ditetapkan pemerintah.

 

  • Penulis: DDY

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Putin Terima Presiden Prabowo di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, 19 Juni 2025. Sumber : Youtube Sekretariat Presiden.

    Indonesia Dorong Perjanjian Dagang Bebas dengan EAEU Rusia

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    ST. PETERSBURG, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya memperluas kerja sama dengan Rusia, termasuk dalam bidang perdagangan dan ekonomi, serta mendorong percepatan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU). Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di sela St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) pada Kamis (19/6). […]

  • Hamid Basyaib (Voicers)

    Pendeta Kecil Menegur Presiden Besar Trump

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Oleh : Hamid Basyaib* JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – USKUP Episkopal Washington, Pendeta Mariann Edgar Budde, secara terbuka menegur Presiden Donald Trump hari ini dalam sebuah kebaktian di Katedral Nasional di Washington, DC. Sehari sebelumnya Trump dengan lantang berpidato dengan nada bernada anti-imigran, anti-asing — konsisten dengan teriakan perangnya sejak presidensinya yang pertama. “Kita semua pernah menjadi […]

  • Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan dalam forum diskusi soal OTT KPK terhadap pejabat Basarnas di Tebet, Jakarta Selatan, Ahad (30/7/2023). (Foto dokumentasi Imparsial).

    Bikin Geger! Perpres Jaksa Dinilai Kamuflase Salah Panglima

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 66 Tahun 2025 tentang Pelindungan Negara Terhadap Jaksa Dalam Melaksanakan Tugas dan Fungsi Kejaksaan Republik Indonesia, tepat pada 21 Mei 2025, bertepatan dengan 27 tahun runtuhnya Orde Baru. Namun langkah ini justru menuai kritik keras dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan. Koalisi […]

  • Jokowi dan Prabowo

    Pertemuan Jokowi dan Prabowo Bahas Isu Kebangsaan Dua Jam

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden ke-8 Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Rumah Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Sabtu (4/10/2025). Pertemuan berlangsung dalam suasana santai saat makan siang dan membahas sejumlah isu penting terkait situasi kebangsaan dan arah pemerintahan ke depan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, pertemuan […]

  • Agung Widyantoro (dua dari kiri) bersama perwakilan dua mahasiswa penerima beasiswa KIP (berjas biru). Sumber foto : Dok.Humas UMUS.

    Agung Widyantoro Fasilitasi KIP Kuliah untuk Mahasiswa UMUS

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes semakin menegaskan komitmennya membuka akses pendidikan luas melalui kegiatan Serah Terima Mahasiswa Baru Jalur KIP Kuliah yang berasal dari aspirasi Partai Golkar. Acara ini digagas dan didukung langsung oleh H. Agung Widyantoro, S.H., M.Si., anggota DPR RI Komisi X, sebagai bentuk nyata kepeduliannya terhadap pendidikan generasi penerus. […]

  • Bambang Soesatyo (tengah)

    Bamsoet Dorong Konsolidasi Anggota dalam Muswil MBI DKI Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengapresiasi terpilihnya Alwiciano sebagai Ketua Motor Besar Indonesia (MBI) DKI Jakarta untuk periode 2025-2028 dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) yang digelar di Jakarta, Sabtu (25/1/25). Bamsoet menegaskan pentingnya Muswil sebagai momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi anggota serta merumuskan arah organisasi ke depan. “Muswil bukan hanya […]

expand_less