Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Buku » Luluk Sarmuji Kenang Kehilangan Sang Anak Melalui Buku

Luluk Sarmuji Kenang Kehilangan Sang Anak Melalui Buku

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam Seminar Literasi bertema Meningkatkan Peran Perempuan dalam Membangun Budaya Literasi di Lingkungan Keluarga dan Komunitas, Senin (25/11/2024), Luluk Maknuniah Sarmuji membagikan pengalaman menulis buku yang menjadi simbol perjalanan emosional keluarganya. Buku tersebut, menurut Luluk, bukanlah karya sastra yang direncanakan.

“Sebenarnya, kami tidak berniat menulis buku. Ini hanya catatan perjalanan kami sebagai orang tua yang menghadapi perjuangan berat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa buku itu lahir dari rasa syukur dan duka mendalam atas kepergian putranya. Sejak awal kehamilan, Luluk dan suaminya sudah membangun budaya literasi di rumah, seperti membaca buku parenting dan membacakan cerita untuk anak-anak mereka. Kebiasaan itu pula yang menginspirasi mereka untuk mendokumentasikan pengalaman mereka.

Penulisan buku ini berawal dari keinginan sederhana untuk membuat pengantar buku Yasin. Namun, tulisan sang suami yang awalnya hanya berupa dua halaman berkembang menjadi konsep buku lebih panjang.

“Saya rombak tulisan suami menjadi narasi yang lebih menggugah, sehingga pembaca bisa ikut merasakan pengalaman kami,” kata Luluk.

Luluk menulis buku itu selama tiga hari tiga malam, ditemani air mata dan dukungan anak-anaknya. “Anak-anak saya membaca drafnya, memeluk saya, dan menyemangati agar saya bisa menyelesaikan tulisan ini,” tuturnya.

Buku tersebut menjadi wadah bagi Luluk dan keluarga untuk mengenang putra mereka sekaligus berbagi pengalaman spiritual. Ia berharap tulisan itu dapat menginspirasi para orang tua lain untuk tetap tegar dalam menghadapi ujian hidup.

Sebanyak 1.200 eksemplar buku telah dicetak, sebagian besar dibagikan kepada pihak-pihak yang membantu keluarganya selama masa sulit tersebut, baik di dalam maupun luar negeri.

“Buku ini adalah tanda terima kasih kami kepada mereka yang telah memberikan dukungan,” ungkapnya.

Meski sederhana, buku tersebut menjadi refleksi mendalam tentang perjuangan, kehilangan, dan cinta orang tua kepada anaknya. “Ini bukan karya besar, tapi curahan hati kami yang mencatat perjalanan penuh makna saat menemani anak kami berjuang melawan sakitnya,” tambah Luluk.

Luluk mengakhiri ceritanya dengan mengajak semua peserta seminar untuk terus membangun budaya literasi dalam keluarga. “Semoga tulisan ini juga bisa menjadi inspirasi bagi ibu-ibu di sini,” katanya sebelum mengakhiri sambutannya.

Buku Luluk dan suaminya bukan hanya kenangan pribadi, tetapi juga pengingat bahwa literasi memiliki kekuatan untuk menyembuhkan dan membangun hubungan yang lebih erat di tengah keluarga (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul

    Prabowo Dukung Marsinah Jadi Pahlawan, Ini Kata Mensos!

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan bahwa usulan menjadikan aktivis buruh Marsinah sebagai pahlawan nasional disambut baik oleh masyarakat. Dukungan publik ini dinilai sebagai langkah positif dalam menghormati perjuangan kaum buruh Indonesia. “Jadi sambutannya cukup baik di masyarakat. Ya lumayan, artinya ada sambutanlah,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Kantor Kemensos, […]

  • Neng Eem

    Neng Eem Soroti Penolakan Rumah Sakit yang Tewaskan Ibu di Jayapura

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa, menyampaikan keprihatinannya atas meninggalnya seorang ibu bernama Irene Sokoy dan bayi dalam kandungannya setelah diduga ditolak empat rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura, Papua. Ia menilai peristiwa tragis tersebut mencerminkan masih buruknya kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia, terutama di kawasan […]

  • Malut United Resmi Berganti Nama Jadi Jateng United, Home Base Pindah ke Stadion Jatidiri Semarang

    Malut United Resmi Berganti Nama Jadi Jateng United, Home Base Pindah ke Stadion Jatidiri Semarang

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Klub peserta Indonesia Super League, Malut United FC, resmi berganti nama menjadi Jateng United FC dan memindahkan markasnya dari Provinsi Maluku Utara ke Provinsi Jawa Tengah untuk menghadapi musim kompetisi 2026–2027. Keputusan tersebut tertuang dalam surat resmi PT Malut Maju Sejahtera selaku badan hukum klub bernomor 25/MMS-MUtd/VI/2026 yang ditujukan kepada Persatuan Sepak […]

  • Ilustrasi Transisi Energi

    Transisi Energi Harus Adil: Jangan Biarkan Rakyat Hanya Jadi Penonton

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Oleh : Akril Abdillah* JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Transisi energi kerap dibicarakan dalam forum internasional, konferensi iklim, atau seminar akademis. Namun, sering kali pembicaraan itu berhenti pada ruang elite, tanpa menjelaskan bagaimana rakyat akan terlibat secara nyata. Padahal, energi bukan sekadar komoditas bisnis; energi adalah hak dasar warga negara. Akses terhadap energi bersih dan terjangkau adalah […]

  • Borneo FC Perpanjang Kontrak Nadeo Argawinata dan Rivaldo Pakpahan Hingga 2029

    Borneo FC Perpanjang Kontrak Nadeo Argawinata dan Rivaldo Pakpahan Hingga 2029

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Samarinda, editoria.co.id  – Borneo FC Samarinda resmi mengamankan masa depan dua pemain pentingnya, Nadeo Argawinata dan Rivaldo Pakpahan, dengan memberikan perpanjangan kontrak hingga tahun 2029. Keputusan ini menjadi bagian dari langkah klub dalam mempersiapkan skuad menghadapi padatnya kompetisi musim 2026/2027. Kepastian tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi Borneo FC pada Sabtu (13/6/2026). Klub berjuluk Pesut […]

  • Yenny Wahid

    Yenny Wahid: Anak Bermasalah Butuh Psikolog, Bukan Barak

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Putri presiden ke-4  Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, yakni Yenny Wahid menyampaikan kritik menohok terhadap program pengiriman anak-anak ke barak militer, yang sempat viral dan diasosiasikan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya @yennywahid pada Rabu (28/5/2025), ia menyampaikan kekhawatirannya terhadap pendekatan militeristik dalam menangani anak-anak yang […]

expand_less