Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » KAHMI Dorong Pemikiran Cerdaskan Bangsa dan Bangun SDM Berkarakter

KAHMI Dorong Pemikiran Cerdaskan Bangsa dan Bangun SDM Berkarakter

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID— Dalam Seminar bertema “Portofolio Pembangunan Sumberdaya Manusia Unggul Untuk Indonesia Maju Melalui Sistem Pendidikan Indonesia Pasca Pemerintahan Jokowi” yang digelar Majelis Nasional Korps Alumni (MN KAHMI) di Jakarta (10/10), muncul berbagai gagasan dalam rangkamembangun sumberdaya manusia yang unggul di Indonesia pasca pemerintahan Joko Widodo.

 Presidium MN KAHMI, Zulfikar Arse menjelaskan bahwasalah satu tujuan bernegara yakni mencerdaskan kehidupan bangsa maknanya lebih luas. Maknanya tidak hanya mengupayakan masyarakat menjadi pintar, melainkan menciptakan ekosistem atau lingkungan yang sehat dan bersihdi segala sektor. Sehingga tanggung jawab itu tidak hanya dibebankan kepada dunia pendidikan.

“Dengan semangat itu, KAHMI ingin mendorong pokok-pokok pemikiran yang dapat digunakan pada Pemerintahanyang akan datang, agar manusia-manusia kita makin baikkualitasnya, makin unggul sumberdayanya. Sebab ke depan, dengan kita mengalami bonus demografi, kita berkompetisi dengan berbagai macam bangsa dan negara. Itu semua bisakita lalui, bila sumberdaya manusia kita memiliki keunggulankompetitif dan komparatif,” tutur Zulfikar.

 Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof Dr Muhajir Effendi, M.A.P yang hadirselaku pembicara utama (Keynote Speaker) seminar mengatakan bahwa di sektor pendidikan masalah yang belumterpecahkan hingga saat ini, salah satunya skor Indonesia yang sangat rendah dalam Programme of International Student Assessment (PISA) yang mengukur kemampuan siswa usia 15 tahun dalam literasi membaca, matematika, dan sains. Indonesia tertinggal jauh dari negara lain.

 Untuk mengatasi masalah tersebut, katanya, Pemerintah telahmenyusun rancangan besar Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang dimulai dari Prenata, Usia Dini/Anak, Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, SMP/Madrasah Tsanawiah, Usia Remaja SMA/SMK/Madrasah Aliyah, Perguruan Tinggi, Usia Produktif hingga Lansia.

 “Kalau bicara tentang kebijakan pasti titik tolak saya adalahGrand Design atau disain besar Pembangunan manusia dan kebudayaan Indonesia, pendekatannya adalah siklus kehidupan. Tinggal memilih mau bicara dimana,”ujar Muhajir.

 Menurutnya, di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo ada tiga hal yang difokuskan yakni revitalisasi pendidikanbudi pekerti, pembenahan SMK yang dinilai kalah dari SMA serta Kartu Indonesia Pintar (KIP).

 “Ketiga hal tersebut sebetulnya menjawab semua masalah pendidikan. Budi pekerti itu berkaitan dengan kualitas, kemudian SMK itu relevansi dan KIP itu akses. Urusan Pendidikan itu sekitar itu saja,” katanya.

 Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas, Dr Amich Alhumami menyampaikanbahwa sumberdaya manusia merupakan modal penting bagipembangunan. Untuk itu, Bappenas telah menyusun RencanaPembangunan Jangka Panjang Nasional 2025 – 20245 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Nasional2025 – 2029 dengan beberapa indikator keberhasilan dalamHuman Capital Index (HCI) dimana variable pembentuknya terutama bertumpu pada sektor Kesehatan dan Pendidikan. Indeks Modal Manusia Indonesia berada diangka 0,50, dan diharapkan pada diakhir tahun 2029 akan naik menjadi 0,60 dan mencapai 0,73 pada tahun 2045.

 “Apa maknanya sesungguhnya angka-angka itu. Jadi penduduk Indonesia yang lahir hari ini, nanti ketika delapan belas tahun kemudian atau anak ini berusia delapan belastahun itu kemampuan untuk produktif secara maksimum ituhanya limapuluh delapan persen dari seratus persen. Dan itutentu kelompok yang menengah saja. Tidak cukup baik untuk menopang dan menaikkan produktivitas bangsa,”ungkapnya.  

 Untuk meningkatkan indeks Pembangunan manusia, Indonesia harus menurunkan prevalensi stunting, dan meningkatkan layanan pendidikan untuk memperbaiki tingkatlama sekolah, kompetensi, kecakapan dan keahlian yang diukur dengan hasil belajar.  

 “Ke depan, setidaknya dalam lima tahun yang akan datang. Ini periode yang kritikal, pertama adalah keberhasilan kitamenurunkan prevalensi stunting dan meningkatkan layananpendidikan bagi seluruh usia sekolah,”imbuh Amich.

 Dalam seminar ini, pembicara lainnya juga menyoroti aspeklain yang terkait dengan pembangunan manusia dan sistempendidikan. Akademisi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Prof Dr. Aan Hasanah, M.Ed menguraikanmengenai pentingnya nilai agama dan budaya untukmembangun karakter bangsa. Menurutnya, ketika kemajuansuatu bangsa tidak dilandasi oleh nilai agama dan budaya, maka akan terbentuk peradaban buih (bubble civilization).

“Peradaban buih itu seperti besar dan hebat. Tapi sebetulnyaseperti buih yang tidak memiliki jangkar. Tidak memiliki akaryang mengikat kehebatan pada satu poros peradaban. Kehebatan itu tidak menjadi identity as an Indonesia,”tuturnya.

Aan Hasanah mengingatkan bahwa Indonesia itu dibentukoleh nilai-nilai agama dan budaya yang melekat dalam prilakumasyarakat.  Oleh karena itu, seluruh produk politik tidakboleh menegasikan nilai agama dan budaya dalam seluruhkerangka kerja pendidikan. Karena hanya dengan pendidikanIndonesia bisa mentransformasikan nilai-nilai positif kepadagenerasi berikutnya.

Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Prof Dr Ir AsepSaefuddin,M.Sc menguraikan bahwa dunia pendidikan tinggimenghadapi banyak tantangan seperti Meta Trend dan Mega Trend yang terkait dengan minset digital. Untuk itu, perguruantinggi harus menjadi centre of excellent dengan menerapkanmanajemen Good University Governance.

Selain itu, universitas seharusnya juga harus menjadi bagian dari Solusi global, meningkatkan hubungan Universitas, Industri, Masyarakat dan Pemerintah (4 Helix) melalui program cross industry innovation. Asep juga menawarkan agar universitas dapat menyumbang devisa negara melalui kehadiranmahasiswa asing dan hasil-hasil riset internasional.

“Yang lainnya, karena kita terdiri dari banyak kepulauan, maka kita perlu memperbanyak program student mobility,”pungkasnya.

Senada dengan pandangan tersebut, Rektor Universitas InsanCita Indonesia, Prof Dr Laode Masihu Kamaluddin menyampaikan kehadiran UICI merupakan upaya menjawabtantangan Pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya dalampemerataan pendidikan dan digitalisasi. Menurutnya, sistempendidikan tinggi di Indonesia menerapkan urban bias education, sehingga pembangunan desa semakin tertinggal. Lalu, faktor geografis juga menyulitkan penyelenggaraanPendidikan tinggi yang efektif di seluruh Indonesia.

“Sehingga harus memiliki pendekatan strategi pengembanganpendidikan tinggi yang dirancang untuk pertumbuhanekonomi dan industrialisasi di pedesaan,”tambahnya.

Untuk menjalankan pendidikan tinggi digital, katanya, UICI yang didirikan oleh KAHMI akan melakukan transformasidigital dengan empat tahapan yakni digital literacy, digitalbehavior, digital mindset dandigital culture.  

“Generasi ke depan harus menjadikan digital sebagai mindset bukan alat yang diinduksi melalui pendidikan dan yang akandicapai adalah digital culture,”ucap Laode.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan DPP PUI yang berlangsung pada Selasa (12/8/2025) dipimpin Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri, Dr. Adhe Nuansa Wibisono disambut hangat oleh Dr. Cemal Sahin, Direktur Yunus Emre Enstitüsü Jakarta.

    PUI-Turki Perkuat Diplomasi Budaya, Buka Peluang Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Persatuan Ummat Islam (PUI) resmi menjalin langkah strategis untuk mempererat kerja sama pendidikan dan kebudayaan dengan Yunus Emre Enstitüsü Jakarta. Melalui kunjungan resmi yang berlangsung pada Selasa (12/8/2025), DPP PUI dipimpin Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri, Dr. Adhe Nuansa Wibisono – disambut hangat oleh Dr. Cemal Sahin, Direktur Yunus Emre Enstitüsü Jakarta. […]

  • Pimpinan MPR RI Periode 2019-2024

    MPR Periode 2019-2024 Beri Rekomendasi Pokok Haluan Negara untuk 2024-2029

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menjelang berakhirnya masa jabatan, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI periode 2019-2024 mengeluarkan sejumlah rekomendasi strategis untuk periode MPR berikutnya. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan MPR Nomor III/MPR/2024 tentang Rekomendasi MPR Masa Jabatan 2019-2024. Salah satu rekomendasi utama adalah menyelesaikan pembahasan substansi dan bentuk hukum Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) paling lambat Agustus 2025. […]

  • Aparat Kepolisian dalam suatu kegiatan pengamanan demonstrasi

    Institut Peradaban Dorong Polisi untuk Lebih Beradab

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Polisi sebagai bagian dari sistem penegakan hukum di Indonesia perlu terbuka untuk dikoreksi agar dapat menjadi lebih beradab. Hal ini disampaikan dalam Dialog Peradaban bertema “Polisi dan Peradaban” yang digelar oleh Institut Peradaban, sebuah lembaga kajian isu-isu strategis yang didirikan oleh Prof. Jimly Ashiddiqy dan Prof. Salim Said. Dialog ini menghadirkan IrjenPol […]

  • Program Makan Bergizi Gratis Butuh Pengawasan Ketat, BSNPG Siap Ambil Peran

    Program Makan Bergizi Gratis Butuh Pengawasan Ketat, BSNPG Siap Ambil Peran

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    JAKARTA, EDITORIA.CO.ID – Oleh : Azhar Adam – Sekretaris Badan Saksi Nasional Partai Golkar/BSNPG) Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) seharusnya tidak dipandang sekadar sebagai pergantian pejabat. Langkah tersebut mengirimkan pesan tegas bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan agenda strategis nasional yang tidak boleh terganggu oleh lemahnya tata kelola, […]

  • Pembagian Qurban Poksi X DPR RI Fraksi Partai Golkar

    Poksi X Fraksi Partai Golkar DPR RI Tebar Qurban Meriahkan Idul Adha

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Semangat Idul Adha 1446 H terasa kental di tengah masyarakat Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (7/6), saat Poksi X Fraksi Partai Golkar DPR RI turun langsung menyalurkan hewan qurban dan menyapa warga. Kegiatan sosial ini digelar dengan menggandeng DPP Pengajian Al-Hidayah dan DPD Al-Hidayah Jakarta Timur. Tak kurang dari 61 ekor […]

  • Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong

    DPR Dukung Dana Parpol Naik Demi Akhiri Merekrut Kader Instan!

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Rencana peningkatan alokasi dana bantuan partai politik (parpol) dari negara mendapat sorotan tajam sekaligus dukungan dari Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong. Politisi Partai Gerindra itu menilai bahwa dana yang selama ini diberikan kepada parpol, yakni Rp1.000 per suara, terlalu kecil untuk mendukung proses kaderisasi dan pendidikan politik yang bermutu. […]

expand_less