Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » ISPI Sebut Penjualan Kendaraan Berbahan Bakar Fosil PT Astra Berpotensi Hambat Target Transisi Energi

ISPI Sebut Penjualan Kendaraan Berbahan Bakar Fosil PT Astra Berpotensi Hambat Target Transisi Energi

  • account_circle DDY
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, editoria.co.id – Direktur Riset Indonesian of Social Political Institute (ISPI), Hendi Surya Iskandar, menilai upaya transisi energi menuju penggunaan kendaraan listrik dan hybrid di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Menurutnya, dominasi penjualan kendaraan berbahan bakar fosil di pasar otomotif nasional menjadi salah satu faktor yang menghambat pencapaian target tersebut.

Hendi mengatakan, perusahaan otomotif masih memperoleh keuntungan besar dari penjualan kendaraan berbahan bakar fosil, sementara masyarakat harus menanggung dampak berupa peningkatan emisi, kemacetan, hingga pencemaran udara.

“Selama kendaraan-kendaraan yang diproduksi dan dipasarkan masih berbasis bahan bakar fosil, maka beban emisi, kemacetan, dan pencemaran udara akan terus mengalami peningkatan. Di sisi lain, perusahaan otomotif tetap memperoleh keuntungan besar dari penjualan kendaraan mereka,” kata Hendi, Kamis (2/7), di kawasan Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Berdasarkan hasil analisis ISPI, sekitar 85 hingga 90 persen jejak emisi industri otomotif berasal dari emisi gas buang kendaraan yang digunakan konsumen atau dikenal sebagai emisi Scope 3. Dalam konteks tersebut, Hendi turut menyinggung PT Astra International Tbk sebagai salah satu pelaku utama di industri otomotif nasional.

Menurutnya, tingginya penjualan kendaraan berbahan bakar fosil dinilai tidak sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendorong transisi energi dan pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

“Narasi keberlanjutan yang dirumuskan oleh negara tentang energi terbarukan, ramah lingkungan, dan seterusnya itu, pada akhirnya hanya slogan saja. Faktanya, perusahaan-perusahaan otomotif saat ini masih melakukan penjualan kendaraan berbahan bakar fosil. Kalau perusahaan tersebut kampanye soal ramah lingkungan, itu pola greenwashing,” ujarnya.

Sebelumnya, Penggerak Milenial Indonesia (PMI) juga menyampaikan pandangan serupa terkait pentingnya transparansi emisi Scope 3 dalam industri otomotif. Organisasi tersebut menilai porsi terbesar jejak karbon sektor otomotif berasal dari penggunaan kendaraan yang telah dipasarkan kepada konsumen.

Perwakilan PMI, Hasrullah, mengatakan kendaraan berbahan bakar fosil hingga kini masih mendominasi pasar otomotif nasional sehingga berkontribusi terhadap tingginya emisi karbon, kepadatan lalu lintas, dan penurunan kualitas udara, khususnya di kawasan Jabodetabek.

“Kendaraan-kendaraan dengan bahan bakar fosil hingga saat ini masih mendominasi pasar otomotif nasional, dan itu berdampak pada tingginya kontribusi terhadap emisi dan kepadatan lalu lintas yang saat ini semakin sangat besar,” kata Hasrullah.

PMI juga menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat PT Astra International Tbk dan Kementerian Lingkungan Hidup. Aksi tersebut disebut sebagai bentuk protes terhadap dugaan minimnya transparansi dan akuntabilitas lingkungan industri otomotif, khususnya terkait pelaporan emisi karbon kategori Scope 3.

Menurut Hasrullah, perusahaan otomotif semestinya memiliki tanggung jawab yang lebih besar terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan dari produk yang dipasarkan.

“Perusahaan otomotif memperoleh keuntungan dari penjualan jutaan kendaraan, sementara masyarakat harus menanggung dampak berupa kemacetan, penurunan kualitas udara, serta kerugian ekonomi yang sangat besar. Kondisi ini membutuhkan tanggung jawab yang lebih besar dari korporasi maupun pemerintah,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, PT Astra International Tbk belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan ISPI maupun PMI. Redaksi masih menunggu konfirmasi dari pihak perusahaan guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan (cover both sides).

 

  • Penulis: DDY

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kwik Kian Gie

    In Memoriam: Kwik Kian Gie (1935-2025) dan Sunyi yang Melawan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Oleh Dikdik Sadikin “In a time of universal deceit, telling the truth is a revolutionary act.” – George Orwell ORWELL barangkali akan tersenyum mengenang seseorang yang bahkan di hari-hari menjelang ajalnya, masih setia mengucapkan kebenaran yang tak enak didengar. Kwik Kian Gie, seorang ekonom, teknokrat, dan pemberontak yang sopan, mengembuskan napas terakhirnya pada 28 Juli […]

  • Konpers DPP Partai Golkar

    Golkar Usung Astacita untuk Sejahterakan Papua Lewat Pembangunan Desa

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, menegaskan bahwa arahan Ketua Umum Partai Golkar akan menjadi pedoman penting bagi kepemimpinan di Papua ke depan. Ia menyebut, strategi pembangunan yang tertuang dalam Astacita menjadi landasan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua secara berkelanjutan. Menurut Idrus, Astacita yang mencakup ideologi, ketahanan pangan, ketahanan […]

  • DPP Pemuda Nusantara Nilai MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Perkuat SDM serta Ekonomi Desa

    DPP Pemuda Nusantara Nilai MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Perkuat SDM serta Ekonomi Desa

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAKARTA, EDITORIA.CO.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Nusantara menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa. Ketua Umum DPP Pemuda Nusantara, Muhamad Ikram Pelesa, S.Si, menilai kedua […]

  • Komnas HAM

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengeluarkan pernyataan mengejutkan: manajemen CNN Indonesia dinilai melakukan pelanggaran HAM terhadap para pekerjanya. Hal itu disampaikan dalam dokumen resmi yang dirilis pada 28 Mei 2025, sebagai hasil investigasi Komnas HAM atas laporan dugaan pelanggaran hak-hak buruh media yang diajukan oleh Solidaritas Pekerja CNN Indonesia (SPCI). […]

  • Penandatanganan MOU antara UICI dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang ditandatangi oleh Rektor UICI, Prof. La Ode M.Kamaluddin dan Menteri Wihaji di Jakarta pada Senin (19/5/2025)

    UICI Perkuat Dukungan Terhadap BKKBN Lewat Kemitraan Strategis

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) dalam rangka memperluas peran perguruan tinggi dalam pembangunan keluarga dan kependudukan nasional. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan pada Senin (19/5) di Auditorium Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta. […]

  • Menteri Desa Yandri Susanto

    Pemerintah Perkuat Pengawasan Dana Desa untuk Cegah Penyalahgunaan

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap penggunaan Dana Desa. Hal ini dilakukan untuk memastikan anggaran yang mencapai Rp16 triliun benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan tidak disalahgunakan. Dalam acara Sosialisasi Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan […]

expand_less