Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » In Memoriam: Kwik Kian Gie (1935-2025) dan Sunyi yang Melawan

In Memoriam: Kwik Kian Gie (1935-2025) dan Sunyi yang Melawan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh Dikdik Sadikin

“In a time of universal deceit, telling the truth is a revolutionary act.” – George Orwell

ORWELL barangkali akan tersenyum mengenang seseorang yang bahkan di hari-hari menjelang ajalnya, masih setia mengucapkan kebenaran yang tak enak didengar. Kwik Kian Gie, seorang ekonom, teknokrat, dan pemberontak yang sopan, mengembuskan napas terakhirnya pada 28 Juli 2025. Usianya 89 tahun. Tapi warisan kata-katanya tak pernah sepuh: seperti arus deras yang menyusuri lembah sunyi politik Indonesia, menabrak batu, membelah kebekuan.

Kwik bukan hanya tokoh ekonomi. Ia adalah semacam conscience – suara hati — yang menolak kompromi atas nama kekuasaan. Dalam suatu wawancara tahun 2021, ia berkata, “Saya memilih menjadi miskin daripada berbohong untuk jabatan.” Pernyataan itu mungkin terdengar utopis di tengah korupsi yang menjadi semacam kebiasaan kebangsaan, tetapi dari mulut Kwik, ia terdengar seperti sumpah yang dijaga.

Kwik pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Ekonomi di awal era reformasi, saat Indonesia berada dalam luka pasca-krisis 1998. Ia duduk bersama Megawati Soekarnoputri, tetapi tak pernah sekadar menjadi “pembisik kekuasaan.” Ia mengoreksi, mengritik, bahkan mundur saat suara nuraninya tak sejalan. Seorang insider yang tak sungkan menjadi outsider.

Ekonomi, baginya, bukan sekadar angka. Ia menolak proposal privatisasi BUMN oleh IMF yang mendiktekan Indonesia seperti tanah jajahan ekonomi. Ia menyebutnya: “penjarahan bersertifikat.” Di tahun 2002, saat banyak tokoh diam, Kwik mengutuk program BLBI yang merugikan negara lebih dari Rp600 triliun—sebuah jumlah setara hampir 25% PDB Indonesia saat itu. Ia menyerukan audit, pengembalian uang rakyat, dan transparansi. Seruannya disambut sunyi.

Namun kesunyian itu bukan kekalahan. Seperti kata Albert Camus, “A man’s greatness lies in his decision to be stronger than his condition.”

Kwik, dalam banyak hal, seperti sosok Cassandra dalam mitologi Yunani—mampu melihat malapetaka yang akan datang, tetapi tak didengarkan. Ia mengingatkan tentang bahaya utang luar negeri, tentang kartel pangan, tentang penyeragaman dalam sistem pendidikan yang membunuh kreativitas. Ia menulis. Ia berbicara. Ia hadir di ruang-ruang kuliah dan kanal-kanal YouTube, lebih didengar oleh mahasiswa dan rakyat kecil ketimbang elite istana.

Sikap skeptisnya terhadap kekuasaan mengingatkan kita pada tokoh-tokoh dunia: seperti Thomas Sankara di Burkina Faso yang hidup sederhana dan anti korupsi, atau seperti Yanis Varoufakis di Yunani yang menolak menyerah pada diktat troika Eropa. Tapi tak seperti Varoufakis yang meledak-ledak, Kwik mengkritik dengan wajah tenang dan diksi yang tajam: seperti angin gunung yang menusuk diam-diam.

Kwik juga berbeda dari banyak teknokrat Indonesia. Ia tak pernah merasa nyaman dalam euforia statistik. Di saat para menteri bicara pertumbuhan ekonomi 5,2%, Kwik bertanya: siapa yang tumbuh? Ketika BPS menyebut penurunan kemiskinan menjadi 9,36% (2022), ia menyentil soal garis kemiskinan yang terlalu rendah. “Yang bisa hidup dengan Rp550 ribu sebulan itu bukan manusia, tapi angka,” katanya.

Ekonom Harvard boleh bicara trickle down effect, tetapi Kwik lebih percaya pada trickle up honesty. Ia percaya bahwa kejujuran seorang pejabat akan menular ke bawah. Bahwa negara harus hadir untuk rakyat kecil, bukan konglomerat rente. Bahwa pembangunan bukan betonisasi, tapi keberpihakan.

Dan meski ia dikenal sebagai pendiri Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan di UGM, warisan utamanya bukan institusi. Tapi keteladanan. Di negeri yang mudah amnesia, Kwik adalah ingatan yang tak mau padam.

Dalam diam, ia hidup seperti daun jatuh yang tidak pernah membenci angin. Dalam lantang, ia berbicara seperti lonceng yang membangunkan tidur bangsa.

Ia tidak sempurna. Ia pernah keliru. Tapi justru di situlah kemanusiaannya terasa. Seorang manusia yang terus bertanya, terus bersuara, bahkan ketika semua memilih diam.

Kini, suara itu terhenti.

Tapi barangkali seperti kata Vclav Havel, penulis dan presiden Ceko yang juga dissiden:

“The salvation of this human world lies nowhere else than in the human heart, in the human power to reflect, in human meekness and human responsibility.”

Dan kita berutang pada suara seperti Kwik. Suara yang datang dari hati yang bertanya, dari tanggung jawab yang tidak tunduk pada tepuk tangan, dari keberanian untuk berkata “tidak” saat yang lain sibuk menyusun kata “ya”.

Selamat jalan, Bung Kwik.
Angin pun hari ini lebih lambat bertiup.

Bogor, 29 Juli 2025

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menerima Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan rombongan di Jakarta, Jumat (11/4/2025). Sumber foto ; Instagram @agusyudhoyono

    AHY Bahas Prioritas Pembangunan Strategis untuk Aceh

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID — Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menerima Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan rombongan di Jakarta, Jumat (11/4/2025), untuk membahas sejumlah isu strategis pembangunan di Aceh. Pertemuan itu turut dihadiri oleh Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman. Dalam keterangannya, AHY menyebut diskusi mencakup pembangunan infrastruktur, mitigasi […]

  • Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani

    Investasi RI Tembus Rp942 Triliun, BKPM Janji Lindungi Investor

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan investasi dan menjaga kepercayaan investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Kepercayaan ini dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan iklim usaha yang stabil sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menekankan pentingnya meminimalisir segala potensi […]

  • Presiden Joko Widodo saat meresmikan produksi pabrik pengolahan hasil tambang (smelter) PT. Freeport Indonesia (PTFI) di Kab. Gresik, Senin (23/09).

    Jokowi Resmikan Smelter Freeport, Dorong Hilirisasi dan Penerimaan Negara

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    GRESIK, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Joko Widodo meresmikan produksi smelter PT. Freeport Indonesia (PTFI) di Gresik pada Senin (23/09). Smelter ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam mempercepat hilirisasi industri tambang di Indonesia, sebuah langkah yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah besar bagi ekonomi nasional. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya hilirisasi sebagai pendorong utama […]

  • SOKSI Resmi Tutup Rapimnas, Dorong Bahlil Kembali Pimpin Golkar

    SOKSI Resmi Tutup Rapimnas, Dorong Bahlil Kembali Pimpin Golkar

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BANDUNG, EDITORIA.CO.ID – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2026 Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) resmi ditutup dengan sejumlah keputusan strategis organisasi serta penegasan dukungan politik terhadap pemerintah dan Partai Golkar. Penutupan acara Rakernas I dan Rapimnas I SOKSI Tahun 2026 yang digelar di Kota Bandung, Sabtu (16/5/2026), […]

  • Nihayatul Wafiroh

    Nihayatul Wafiroh Soroti Perpindahan Pabrik Sepatu Demi UMR

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh atau Ninik, menyoroti fenomena perpindahan sejumlah perusahaan sepatu dari wilayah Tangerang ke daerah lain seperti Pekalongan yang diduga dipicu oleh perbedaan Upah Minimum Regional (UMR). Menurutnya, jika motif utama relokasi adalah menekan biaya tenaga kerja, maka tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai bentuk eksploitasi buruh. […]

  • Mendagri Minta Calon Pemimpin Polri Biasakan Kebijakan Berbasis Sains dan Data

    Mendagri Minta Calon Pemimpin Polri Biasakan Kebijakan Berbasis Sains dan Data

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle MA
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta peserta Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri membangun kebiasaan mengambil keputusan dan merumuskan kebijakan berdasarkan sains serta data. Pesan tersebut disampaikan Tito saat menjadi narasumber Dialog Kebangsaan Sespim Lemdiklat Polri di Gedung Tribrata Convention Center Dharmawangsa, Jakarta, Senin. Menurut Tito, […]

expand_less