Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemerintah Klaim Efisiensi APBN Hemat Rp300 Triliun, Jawab Kritik Mahasiswa Soal Pemborosan Anggaran

Pemerintah Klaim Efisiensi APBN Hemat Rp300 Triliun, Jawab Kritik Mahasiswa Soal Pemborosan Anggaran

  • account_circle DDY
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, editoria.co.id – Pemerintah menegaskan langkah efisiensi yang dilakukan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan upaya untuk memastikan belanja negara lebih tepat sasaran sekaligus mengurangi pemborosan anggaran.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan kebijakan yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto sejak awal masa pemerintahannya justru berfokus pada penghematan anggaran dan penutupan berbagai celah kebocoran keuangan negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Qodari sebagai respons terhadap salah satu tuntutan yang disuarakan mahasiswa dalam aksi demonstrasi pada Jumat (12/6), yang menyoroti dugaan pemborosan APBN.

“Mengenai tuntutan pertama, misalnya terkait pemborosan APBN, yang dilakukan oleh Pak Prabowo justru selama ini adalah menghentikan pemborosan di berbagai sektor,” kata Qodari dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).

Klaim Hemat Anggaran Rp300 Triliun

Menurut Qodari, pemerintah sejak awal telah melakukan evaluasi terhadap sejumlah pos pengeluaran negara yang dinilai tidak mendesak maupun tidak memiliki dampak langsung terhadap kepentingan publik.

Langkah efisiensi tersebut, kata dia, berhasil menghasilkan penghematan anggaran yang nilainya mencapai sekitar Rp300 triliun.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan penghematan dilakukan dengan mengurangi berbagai belanja yang dianggap kurang produktif, sehingga anggaran negara dapat dialihkan untuk program-program yang lebih prioritas dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Prabowo Disebut Berada di Garda Depan Lawan Kebocoran

Selain menekan pemborosan, Qodari juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo berkomitmen memperkuat upaya pencegahan kebocoran anggaran dan aset negara.

Salah satu langkah yang ditempuh pemerintah adalah pembentukan Danantara, yang disebut sebagai instrumen untuk memperkuat tata kelola aset dan kekayaan negara agar lebih efektif dan transparan.

“Jadi kalau soal kebocoran, Bapak Presiden adalah panglima paling depan. Panglima dalam melawan kebocoran. Karena itu, beliau harus didukung oleh teman-teman mahasiswa,” ujarnya.

Menurut Qodari, upaya memperbaiki tata kelola keuangan negara menjadi salah satu agenda utama pemerintahan saat ini guna meningkatkan efektivitas penggunaan APBN dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemerintah Terbuka terhadap Aspirasi Mahasiswa

Meski memberikan penjelasan terkait kebijakan efisiensi anggaran, Qodari menegaskan bahwa pemerintah menghormati berbagai kritik dan aspirasi yang disampaikan masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa.

Ia menilai aksi penyampaian pendapat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi di Indonesia. Karena itu, pemerintah mengaku terbuka untuk menerima masukan dan saran dari berbagai kelompok masyarakat.

“Tuntutan dari masyarakat, tuntutan dari mahasiswa tentu sangat wajar sebagai bagian dari proses dan sistem demokrasi. Tentu kita ingin mendengarkan masukan dan saran dari berbagai macam kelompok masyarakat, apalagi mahasiswa,” kata Qodari.

Pemerintah berharap dialog dan penyampaian aspirasi dapat terus berlangsung secara konstruktif sehingga berbagai kebijakan yang diambil dapat memperoleh masukan dari berbagai elemen masyarakat sekaligus mendukung upaya peningkatan efektivitas pengelolaan keuangan negara.

 

  • Penulis: DDY

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suswono di hadapan mass media.

    Suswono Minta Maaf soal Pernyataan Janda Kaya

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Suswono, meminta maaf atas pernyataannya yang menyinggung soal “janda kaya menikahi pemuda pengangguran.” Pernyataan tersebut menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat dan menuai respons dari berbagai kalangan. Suswono menyampaikan permintaan maafnya dan mencabut pernyataan itu dalam keterangan pers yang dirilis pada Selasa (29/10). “Saya menyadari bahwa pernyataan saya […]

  • Warna-warni kemasan dari berbagai produk

    Manfaat Kemasan Produk untuk Pemasaran: Lebih dari Sekadar Pelindung

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pernahkah kamu berpikir tentang cetak kemasan produk secara mendalam? Dulu, saya cenderung menganggap kemasan sebagai sesuatu yang hanya berfungsi untuk melindungi produk agar tidak rusak saat sampai ke tangan konsumen. Namun, seiring berjalannya waktu dan pengalaman bekerja dalam pemasaran, saya sadar bahwa kemasan itu punya peran jauh lebih besar dalam strategi pemasaran. Kemasan […]

  • Pemerintah Fokus Kurangi Risiko Kecelakaan Kereta, Flyover dan Underpass Jadi Prioritas

    Pemerintah Fokus Kurangi Risiko Kecelakaan Kereta, Flyover dan Underpass Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Pemerintah mulai mempercepat agenda peningkatan keselamatan perkeretaapian nasional melalui penanganan perlintasan sebidang yang selama ini menjadi salah satu titik rawan kecelakaan. Selain penutupan sejumlah perlintasan berisiko tinggi, pembangunan flyover dan underpass kini menjadi fokus utama Kementerian Perhubungan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp4 triliun […]

  • Tangkapan layar saat Hasto Kristiyanto menjadi narasumber di acara podcast Akbar Faisal Uncensored pada Jum'at (22/11/2024) malam.

    Geger! Hasto Kristiyanto : Kriminalisasi Anies Baswedan itu Perintah Jokowi

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan tudingan serius terhadap mantan Presiden Joko Widodo terkait dugaan kriminalisasi Anies Baswedan. Dalam podcast Akbar Faisal Uncensored pada Jumat (22/11/2024), Hasto menyatakan bahwa kasus Formula E yang menyeret nama Anies merupakan instruksi langsung dari Presiden Jokowi. “Saya bersaksi, kasus Formula E itu adalah perintah langsung dari Pak […]

  • Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin)

    Pemerintah Percepat Reforma Agraria Demi Nol Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan bahwa pemerintah sedang mempercepat pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang penanggulangan kemiskinan ekstrem. Hal itu disampaikan setelah memimpin rapat koordinasi bersama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid di Jakarta, Senin (24/11/2025). Menurut Cak Imin, pemerintah menetapkan target ambisius dalam pengentasan kemiskinan, […]

  • Ketua Komite Tetap Kompartemen Hubungan Kadin dengan DPR RI, Achmad Baidowi.

    Komut PT ASDP Achmad Baidowi Resmi Jabat Ketua Komite Kadin-DPR

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, secara resmi mengukuhkan Dewan Pengurus Kadin Indonesia periode 2024-2029 dalam sebuah acara yang digelar pada Minggu (1/12/2024). Salah satu tokoh yang dikukuhkan adalah Achmad Baidowi sebagai Ketua Komite Tetap Kompartemen Hubungan Kadin dengan DPR RI. Pengukuhan ini sekaligus menandai sahnya kepengurusan Kadin […]

expand_less