Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Setelah Hasan Nasrallah, Israel Bunuh Pemimpin Hamas & 3 Tokoh Palestina

Setelah Hasan Nasrallah, Israel Bunuh Pemimpin Hamas & 3 Tokoh Palestina

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEIRUT, CUPLIKAN.CO.ID – Serangan udara Israel pada Senin (30/9/24) menewaskan pemimpin Hamas di Lebanon, Fateh Sherif Abu el-Amin, serta tiga pemimpin kelompok militan Palestina lainnya di Beirut. Serangan ini menjadi yang pertama kali terjadi di dalam batas kota Beirut.

Hamas mengonfirmasi bahwa Fateh Sherif Abu el-Amin, bersama istri, anak laki-laki, dan anak perempuannya, tewas dalam serangan yang menghantam rumah mereka di kamp pengungsi Palestina di Tyre, Lebanon bagian selatan, pada Senin dini hari.

Sementara itu, kelompok militan Popular Front for the Liberation of Palestine (PFLP) mengatakan tiga pemimpinnya juga tewas dalam serangan yang menargetkan distrik Kola di Beirut. Serangan tersebut menghantam lantai atas sebuah gedung apartemen, menurut saksi mata sebagaimana dilaporkan Reuters.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar resmi dari militer Israel terkait serangan tersebut.

Serangan udara ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan Israel dengan sekutunya Iran di wilayah tersebut. Israel semakin sering melancarkan serangan terhadap milisi Hezbollah di Lebanon dan milisi Houthi di Yaman, yang memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah dan melibatkan Iran serta Amerika Serikat, sekutu utama Israel.

PFLP merupakan salah satu kelompok militan yang turut berperang melawan Israel. Pada hari Minggu, Israel juga meluncurkan serangan udara terhadap milisi Houthi di Yaman dan puluhan target Hezbollah di seluruh Lebanon setelah membunuh pemimpin Hezbollah.

Kementerian Kesehatan Yaman yang dikelola Houthi melaporkan setidaknya empat orang tewas dan 29 lainnya terluka dalam serangan udara di pelabuhan Hodeidah. Israel mengatakan serangan tersebut adalah respons terhadap serangan rudal dari milisi Houthi. Di Lebanon, otoritas setempat melaporkan setidaknya 105 orang tewas dalam serangan udara Israel pada hari Minggu.

Sebagaimana dilansir dari Reuters, Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan lebih dari 1.000 warga Lebanon telah tewas dan 6.000 lainnya terluka dalam dua minggu terakhir, tanpa menyebut jumlah korban dari kalangan sipil. Pemerintah Lebanon menyebutkan sekitar satu juta orang—seperlima dari populasi—telah mengungsi dari rumah mereka akibat konflik ini.

Serangan intensif Israel selama dua minggu terakhir telah menewaskan sejumlah pejabat tinggi Hezbollah, termasuk pemimpin mereka, Sayyed Hassan Nasrallah. Israel bersumpah akan terus melancarkan serangan dan menyatakan tujuannya adalah untuk mengamankan wilayah utara dari serangan roket Hezbollah, yang telah memaksa ribuan warga Israel mengungsi.

Drone Israel terbang di atas Beirut sepanjang hari Minggu, dengan ledakan keras dari serangan udara baru bergema di sekitar ibu kota Lebanon. Banyak keluarga yang mengungsi tidur di bangku-bangku Zaitunay Bay, kawasan restoran dan kafe di tepi laut Beirut.

Sebagian besar serangan Israel dilancarkan di Lebanon bagian selatan, tempat Hezbollah yang didukung Iran memiliki basis operasi, atau di pinggiran selatan Beirut. Namun, serangan pada Senin di distrik Kola menjadi yang pertama kali terjadi di dalam batas kota Beirut.

Warga di kawasan tersebut mengatakan bahwa pengungsi Suriah yang melarikan diri dari serangan Israel di Lebanon selatan telah tidur di bawah jembatan di lingkungan itu selama beberapa hari.

Amerika Serikat telah mendesak penyelesaian konflik di Lebanon melalui jalur diplomatik, tetapi juga memberikan otorisasi kepada militernya untuk memperkuat kehadiran di kawasan tersebut.

Presiden AS Joe Biden, saat ditanya apakah perang besar-besaran di Timur Tengah bisa dihindari, mengatakan, “Itu harus dihindari.” Dipetik dari Reuters, Biden  juga menyatakan akan berbicara dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR: Reforma Agraria Harus Selaras dengan Kepentingan Masyarakat Adat

    DPR: Reforma Agraria Harus Selaras dengan Kepentingan Masyarakat Adat

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle MA
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Martin Manurung mendorong keterlibatan masyarakat adat dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Reforma Agraria. Menurutnya, partisipasi masyarakat adat penting karena sejumlah ketentuan dalam reforma agraria berkaitan langsung dengan hak serta kepentingan mereka. Politisi Fraksi Partai NasDem itu menilai, pelibatan masyarakat adat juga diperlukan untuk memastikan substansi RUU […]

  • Workshop Pelatihan Editing Video dan Konten Media Sosial yang digelar DPP Pengajian Al-Hidayah di Hotel Mercure BSD, Tangerang, Senin (28/7).

    Dakwah Digital Butuh Konten Kreatif, Bukan Ceramah Biasa

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    TANGERANG, CUPLIKAN.CO.ID – Dakwah masa kini tak cukup hanya disampaikan lewat ceramah atau pengajian rutin. Perlu pendekatan baru yang kreatif, cepat, dan menjangkau lebih banyak audiens. Menyadari hal ini, DPP Pengajian Al-Hidayah bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Komisi X DPR RI menggelar Workshop Pelatihan Editing Video dan Konten Media Sosial […]

  • Ali Khamenei dan Donald Trump

    Trump Diduga Didesak Israel untuk Serang Nuklir Iran

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    WASHINGTON, CUPLIKAN.CO.ID – Tekanan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk ikut serta dalam serangan terhadap Iran kian meningkat, seiring dorongan terang-terangan dari para pemimpin Israel yang menilai bahwa hanya Amerika Serikat yang memiliki kapabilitas untuk “menyelesaikan” proyek nuklir Iran. Sumber di lingkaran dalam Gedung Putih menyebut, keputusan Trump tidak hanya dipertimbangkan secara diplomatik, tetapi […]

  • Taruna Ikrar (Kepala BPOM) saat kuliah pakar bertema Riset Inovasi Menuju World Class University di hadapan dosen, guru besar, dan mahasiswa Unhas, Senin (24/12).

    Taruna Ikrar Dorong Riset Inovasi di Universitas Hasanuddin

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    MAKASSAR, CUPLIKAN.CO.ID – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, menyampaikan komitmennya untuk memfasilitasi riset dan inovasi civitas akademika Universitas Hasanuddin (Unhas). Hal ini disampaikan dalam kuliah pakar bertema Riset Inovasi Menuju World Class University di hadapan dosen, guru besar, dan mahasiswa Unhas, Senin (24/12). “BPOM melalui program Pangan Aman […]

  • Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

    Hetifah Soroti Kesalahan Tata Ruang Penyebab Bencana Sumatera

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa bencana yang melanda Sumatera tidak bisa hanya dipandang sebagai fenomena alam semata. Dalam Rapat Kerja Komisi X DPR bersama Mendiktisaintek dan BRIN, Senin (08/12), ia menyoroti kuatnya faktor kelalaian manusia dalam memperparah risiko banjir dan longsor. Hetifah, yang juga seorang planolog, menyebut bahwa […]

  • Gambar adalah ilustrasi

    CMCI Unpad Kecam Pencabutan Kartu Liputan Jurnalis CNN Indonesia

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BANDUNG, CUPLIKAN.CO.ID – Pusat Studi Komunikasi, Media, Budaya, dan Sistem Informasi (CMCI) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran mengecam pencabutan kartu liputan Istana milik wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia, yang dilakukan hanya karena bertanya kepada Presiden Republik Indonesia mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pernyataan resminya, CMCI menilai tindakan pencabutan ID card tersebut melanggar prinsip […]

expand_less