Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan, Pemerintah Perpanjang Tenggat hingga Juni 2026

Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan, Pemerintah Perpanjang Tenggat hingga Juni 2026

  • account_circle DDY
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, editorial.co.id – Perum Bulog akan mengoptimalkan penyaluran bantuan pangan setelah pemerintah memutuskan memperpanjang batas waktu distribusi bantuan beras dan minyak goreng hingga Juni 2026. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memastikan seluruh penerima manfaat memperoleh bantuan sesuai target yang telah ditetapkan.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyambut positif keputusan pemerintah tersebut. Menurutnya, tambahan waktu diperlukan karena masih terdapat bantuan pangan yang belum tersalurkan di sejumlah daerah.

“Dengan perpanjangan waktu salur kami bersyukur karena memang masih banyak yang belum tersalurkan,” kata Rizal di sela kegiatan pemotongan hewan kurban di Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Sebelumnya, Bulog diberi tenggat hingga 31 Mei 2026 untuk menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026. Dengan adanya perpanjangan hingga Juni, Bulog memiliki waktu lebih panjang untuk mengejar target distribusi kepada masyarakat penerima manfaat.

Rizal berharap tambahan waktu tersebut dapat mendorong realisasi penyaluran bantuan pangan hingga mencapai 100 persen.

“Dengan waktu salur yang diperpanjang, harapannya bisa mencapai 100 persen,” ujarnya.

Berdasarkan data Bulog, hingga 29 Mei 2026 realisasi penyaluran bantuan pangan telah mencapai sekitar 47 persen dari target 33,2 juta penerima manfaat. Jumlah bantuan yang telah disalurkan meliputi 308 ribu ton beras dan 62 ribu ton Minyakita.

Bulog juga memastikan ketersediaan stok beras pemerintah dalam kondisi aman. Saat ini perusahaan mengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekitar 5,3 juta ton.

Stok tersebut tidak hanya digunakan untuk mendukung program bantuan pangan, tetapi juga untuk menjaga stabilitas harga beras di pasar serta mendukung upaya pengendalian inflasi pangan.

Rizal menjelaskan, keterlambatan penyaluran bantuan pangan pada awal tahun dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satunya adalah proses administrasi yang baru diterima pada akhir Maret 2026.

Selain itu, penyaluran bantuan juga bertepatan dengan periode Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, sehingga diperlukan penyesuaian dalam distribusi di lapangan.

“Kami juga menghadapi keterbatasan pasokan minyak goreng dari skema domestic market obligation (DMO), sehingga distribusi saat itu diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan Idul Fitri,” jelasnya.

Menurut Rizal, pasokan minyak goreng yang tersedia hanya sekitar 35 persen dari alokasi DMO yang berasal dari Kementerian Perdagangan. Kondisi tersebut membuat Bulog harus memfokuskan distribusi untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga selama momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Sementara itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan bahwa perpanjangan tenggat penyaluran bantuan pangan hingga Juni 2026 merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan keputusan tersebut telah disepakati dalam rapat koordinasi teknis di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Dalam Rakornis di Kemenko Perekonomian diputuskan bantuan pangan diperpanjang sampai Juni,” kata Ketut.

Ia menambahkan, program bantuan pangan tidak hanya bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan, termasuk minyak goreng.

Pemerintah melalui Bapanas dan Perum Bulog berkomitmen mempercepat distribusi bantuan selama masa perpanjangan agar penyaluran dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi seluruh penerima yang telah terdaftar.

  • Penulis: DDY

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan Olly Dondokambey

    PDIP Tunda Kongres, Megawati Tunggu Momen yang Tepat!

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – PDI Perjuangan (PDIP) hingga kini belum juga menggelar kongres partai yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada April 2025. Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena partai masih fokus pada pembenahan internal usai gelaran Pilkada serentak 2024. “Kadang-kadang Ibu (Ketua Umum Megawati Soekarnoputri) kan selalu melihat suasana. Kita baru habis […]

  • Kartel Narkoba

    Perpecahan Kartel Sinaloa Memicu Kekerasan di Culiacan

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    CULIACAN, CUPLIKAN.CO.ID – Pertarungan internal dalam kartel narkoba Sinaloa telah menciptakan gelombang kekacauan di Culiacan, Meksiko. Perpecahan antara faksi yang dipimpin oleh Ismael Zambada Garcia alias “El Mayo” dan putra-putra mantan bos kartel, Joaquin “El Chapo” Guzman, memicu perang saudara di dalam salah satu kartel paling berbahaya di dunia. Krisis ini bermula pada 25 Juli, […]

  • Wakil Ketua Komisi X, My Esti Wijayanti

    Komisi X: Sekolah Rakyat Harus Jadi Inovasi, Bukan Pelarian Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati, menekankan bahwa program Sekolah Rakyat tak boleh dipandang sebelah mata. Menurutnya, program ini harus menjadi ruang inovasi pendidikan untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, bukan sekadar pelengkap atau “pelarian” dari sistem pendidikan formal. Politisi PDI Perjuangan itu meminta agar pengelolaan Sekolah Rakyat dialihkan […]

  • Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

    Komisi I DPR Siap Gelar FPT Calon Dubes AS, Tunggu Nama dari Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melalui Komisi I siap menggelar fit and proper test untuk calon duta besar Indonesia, termasuk untuk pos strategis di Amerika Serikat. Pemerintah disebut telah menyiapkan nama-nama calon dubes dan akan segera menyerahkannya ke DPR RI. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan pihaknya sudah mendapat informasi […]

  • Tim Sekolah Mazhab Ciputat berfoto bersama Komaruddin Hidayat (tengah, depan) dan Lies Marcoes Natsir (kanan, depan) saat acara Studium Generale dan Pembukaan Resmi Sekolah Mazhab Ciputat Angkatan 1. Foto: Dok. Tim Sekolah Mazhab Ciputat.

    Sekolah Mazhab Ciputat Resmi Diluncurkan, Hidupkan Tradisi Intelektual

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    CIPUTAT, CUPLIKAN.CO.ID – Suasana intelektual khas Mazhab Ciputat terasa kental saat Studium Generale sekaligus peresmian Sekolah Mazhab Ciputat Angkatan 1 digelar di Roemah Nena Resto, Ciputat Timur, Jumat (26/9/2025). Empat sekolah resmi dibuka, yaitu Sekolah Hukum dan Kebijakan Publik, Sekolah Feminisme dan Gerakan Perempuan, serta Sekolah Sastra dan Kepenulisan, dengan total 80 peserta hasil seleksi […]

  • Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 : Dari Tantangan ke Peluang

    Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 : Dari Tantangan ke Peluang

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    JAKARTA, BERITANEGERI.ID – Oleh: Dr. Arya I. P Palguna Memasuki tahun 2026, Indonesia berada di persimpangan penting dalam perjalanan ekonominya. Setelah melewati tekanan global akibat pandemi, inflasi dan fluktuasi nilai tukar, negara ini memiliki peluang untuk menata fondasi ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan dan inklusif. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan stabil di kisaran 4,5–5,5 persen, dengan konsumsi […]

expand_less