Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Orang Muda Desak Prabowo dan DPR Sahkan RUU PPRT

Orang Muda Desak Prabowo dan DPR Sahkan RUU PPRT

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Desakan agar pemerintah segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) kembali menguat. Sejumlah organisasi orang muda menyuarakan tuntutan tersebut dalam konferensi pers yang digelar Koalisi Masyarakat Sipil untuk UU PPRT di LBH Jakarta, Selasa (4/11/2025).

RUU PPRT yang sudah terbengkalai selama 21 tahun dianggap sebagai bentuk kelalaian negara dalam melindungi jutaan Pekerja Rumah Tangga (PRT) di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menjanjikan pengesahan RUU ini dalam waktu tiga bulan saat peringatan Hari Buruh 1 Mei 2025, namun belum ada perkembangan signifikan hingga saat ini.

Ketua BEM STHI Jentera, Derry Prima, menyebut bahwa janji pemerintah harus segera dipenuhi.

“Suara anak muda ikut menagih janji yang tak kunjung ditepati. Kami menuntut political will yang nyata sekarang juga,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Gabe Tobing dari Suara Muda Kelas Pekerja Partai Buruh. Ia menegaskan bahwa kerja domestik adalah fondasi kehidupan sosial dan ekonomi, namun hingga kini tidak memiliki perlindungan hukum. “Perjuangan PRT adalah perjuangan kita semua,” katanya.

Perwakilan EN LMID, Dea Melrisa, juga menilai lambannya pemerintah sebagai bentuk keberpihakan yang timpang.

“Janji politik tanpa realisasi adalah pengkhianatan terhadap rakyat, terutama PRT yang terus terjebak eksploitasi,” ujarnya.

Dari organisasi perempuan, Feby dari EN-LMND menyebut pengesahan RUU PPRT sebagai kebutuhan mendesak. “PRT juga buruh yang harus dilindungi hak-haknya. Kita harus melihat akar persoalan bangsa yang masih dikuasai serakahnomics,” katanya.

Dukungan juga hadir dari berbagai organisasi muda lainnya seperti Indonesia Young Greens, Woman Study Centre Bandung, INPES Bandung, FMR, Resistance, Comrade, hingga Amnesty International Indonesia. Mereka menilai negara terlalu lama mengabaikan kerja perawatan yang menjadi penopang kehidupan sehari-hari masyarakat.

Puspa, dari Woman Study Centre Bandung, menekankan aspek keadilan gender dalam RUU PPRT. “Pengesahan RUU ini berarti menghapus diskriminasi yang selama ini membelenggu PRT, mayoritas perempuan,” tegasnya.

Sementara Hanvah dari INPES Bandung mengingatkan bahwa regulasi ini bukan beban bagi pemberi kerja.
“Ini tentang relasi kerja yang adil dan manusiawi,” ujarnya. Dari FMR, Jen menegaskan pentingnya solidaritas lintas sektor. “UU PRT adalah bagian dari perjuangan kelas. Tekanan publik harus terus dirawat,” katanya.

Mila Nabilah dari Resistance dan Agnes dari Comrade sama-sama menekankan bahwa penindasan terhadap PRT adalah gambaran jelas dari sistem ekonomi eksploitatif dan budaya patriarki yang masih kuat di Indonesia.

Terakhir, Vania dari Amnesty International Indonesia menyebut isu ini sebagai persoalan hak asasi manusia.
“Penghidupan layak bagi PRT harus dijamin dalam hukum,” ujarnya.

Tujuh Alasan Orang Muda Mendesak Pengesahan RUU PPRT

Generasi muda memandang pengesahan RUU PPRT sebagai kebutuhan mendesak karena:

  1. Kerja PRT memungkinkan anak muda bisa bersekolah dan bekerja.

  2. PRT adalah pekerja yang harus diakui dan dilindungi.

  3. Menolak budaya feodalisme yang dimulai dari rumah.

  4. UU PRT adalah cermin kehadiran negara.

  5. Janji pembahasan harus diselesaikan, bukan ditunda.

  6. Kerja perawatan menopang kehidupan semua orang.

  7. Tidak ingin mewarisi sistem kerja timpang dan tidak adil gender.

Tuntutan anak muda ini sangat jelas. Pertama, tuntaskan pembahasan RUU PPRT. Kedua, sahkan RUU PPRT segera dalam Paripurna (RED)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PKS, Reni Astuti.

    Desak RUU PPRT Dipercepat, Reni Astuti: Untuk Lindungi Pekerja Rumah Tangga

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PKS, Reni Astuti, mendorong percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) dalam rapat bersama Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga (Jala PRT) dan sejumlah organisasi lainnya di Jakarta. Menurutnya, RUU ini diperlukan untuk memastikan perlindungan hukum yang layak bagi pekerja rumah tangga […]

  • Foto bersama MD KAHMI Sukabumi dengan Sekjen MN KAHMI Syamsul Qomar

    MD KAHMI Sukabumi Resmi Dilantik, Siap Dukung Pembangunan Daerah

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SUKABUMI, CUPLIKAN.CO.ID – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kota Sukabumi resmi dilantik dalam acara yang berlangsung di Pusat Kajian Islam (Puski), Sukabumi, Minggu (28/9/2025). Pelantikan disertai rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kontribusi KAHMI dalam pembangunan daerah. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Jawa Barat, Dodi […]

  • Nadiem Makarim Ajukan Banding Usai Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

    Nadiem Makarim Ajukan Banding Usai Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id  – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim, menyatakan akan mengajukan upaya hukum banding setelah dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dalam perkara korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek. Pernyataan tersebut disampaikan Nadiem kepada awak media usai sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tindak […]

  • Penandatanganan MOU antara Pengajian Al Hidayah dengan LEMHANAS.

    Pengajian Al Hidayah dan Lemhannas Teken MoU Ketahanan Nasional

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam rangkaian Muktamar ke-IX DPP Pengajian Al-Hidayah, digelar Seminar Nasional dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara DPP Pengajian Al-Hidayah dan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (21/10). Kegiatan bertajuk “Memperkuat Ketahanan Sosial dan Nasional di Tengah Disrupsi Digital” ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara […]

  • Ketua DPW PPP DKI, Saiful Rahmat Dasuki (Ketiga Kiri) bersama Pengurus dan Kader PPP DKI Jakarta. Sumber foto : istimewa.

    PPP Terbelah? DPW Jakarta Bongkar Oknum Pengacau Jelang Muktamar!

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menjelang Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan digelar Agustus 2025, suhu politik internal mulai memanas. Isu bahwa 20 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP mendukung calon ketua umum dari luar partai langsung dibantah keras oleh Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki. Menurut Saiful, informasi tersebut adalah hasil rekayasa pihak tak […]

  • Ketua Umum Asosiasi Lembaga Peningkatan Kapasitas SDM Indonesia, Julia Putri Noor.

    Hari Desa Nasional Momentum Tingkatkan Literasi dan Kompetensi Warga Desa

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Peringatan Hari Desa Nasional pada 15 Januari hari ini menjadi momentum penting untuk mendorong literasi dan kompetensi masyarakat desa di seluruh Indonesia. Ketua Umum Asosiasi Lembaga Peningkatan Kapasitas SDM Indonesia, Julia Putri Noor, menyoroti peran strategis pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing dan berkontribusi pada pembangunan […]

expand_less