Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Putin Tetapkan Garis Merah, Menuju Perang Dunia Ketiga?

Putin Tetapkan Garis Merah, Menuju Perang Dunia Ketiga?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan peringatan keras kepada negara-negara Barat agar tidak mengizinkan Ukraina menggunakan rudal jarak jauh mereka untuk menyerang wilayah Rusia. Dalam pidatonya di St. Petersburg, Putin menegaskan bahwa tindakan semacam itu akan dianggap sebagai keterlibatan langsung negara-negara NATO dalam perang di Ukraina.

Sebagaimana dilansir dari BBC News, Putin menyatakan bahwa serangan rudal ke wilayah Rusia dengan bantuan teknologi Barat akan mengubah sifat konflik ini secara drastis.

“Ini akan berarti bahwa NATO, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa sedang berperang dengan Rusia,” kata Putin.

Ia juga menuding bahwa untuk meluncurkan serangan rudal ke Rusia, Ukraina membutuhkan data dari satelit Barat dan hanya personel militer NATO yang dapat memasukkan misi penerbangan ke dalam sistem rudal tersebut.

Pernyataan ini menjadi kelanjutan dari sikap Rusia yang beberapa kali menetapkan “garis merah” dalam konflik Ukraina. Pada awal invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022, Putin sudah memperingatkan pihak luar yang mencoba mengintervensi bahwa Rusia akan merespons dengan segera dan tanpa ampun. Namun, sejak saat itu, Barat terus mendukung Ukraina dengan persenjataan canggih, termasuk tank, sistem rudal, dan jet tempur F-16 buatan Amerika.

Tahun ini, Rusia menuduh Ukraina menggunakan rudal jarak jauh buatan Amerika, ATACMS, untuk menyerang Krimea, semenanjung Ukraina yang dianeksasi oleh Rusia. Sementara itu, media dan pejabat Rusia sering menuduh Barat terlibat langsung dalam konflik ini, meskipun faktanya Rusia yang menginvasi Ukraina pada 2022.

Putin juga memberikan sinyal bahwa penargetan wilayah Rusia dengan senjata Barat akan membawa konflik ini ke tingkat eskalasi baru yang lebih berbahaya. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci bagaimana Rusia akan merespons.

“Kami akan mengambil keputusan yang sesuai berdasarkan ancaman yang tercipta bagi kami,” ujar Putin, menyiratkan bahwa Moskow siap mengambil langkah serius jika peringatan ini diabaikan oleh Barat.

Sebagai langkah antisipatif, Putin menegaskan bahwa Rusia akan meningkatkan sistem pertahanan udara mereka untuk menghancurkan rudal yang diluncurkan ke wilayahnya. Selain itu, ia juga memberi isyarat bahwa Rusia bisa saja memasok senjata canggih kepada musuh-musuh Barat di berbagai belahan dunia, sebagai bentuk balasan atas suplai senjata dari Barat ke Ukraina.

Dalam pernyataan sebelumnya, Rusia juga menyebutkan bahwa doktrin nuklir mereka sedang direvisi, sebuah langkah yang diambil sebagai respons terhadap “eskalasi” yang dilakukan oleh negara-negara Barat. Hal ini menandai kesiapan Rusia untuk mengambil tindakan lebih lanjut jika peringatan ini tidak diindahkan. (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Orang-orang menyaksikan Wakil Pemimpin Hezbollah, Sheikh Naim Qassem, menyampaikan pidato yang disiarkan di televisi, saat mereka duduk di sebuah kafe di Beirut, Lebanon, 15 Oktober 2024. REUTERS/Mohamed Azakir

    Hezbollah: Kami Siap Lukai Israel Jika Gencatan Senjata Tak Terwujud

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BEIRUT, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Sekretaris Jenderal Hezbollah, Naim Qassem, pada Selasa (15/10), menyatakan bahwa kelompoknya telah mengadopsi “perhitungan baru” untuk melukai Israel, meskipun ia juga menyerukan gencatan senjata. Pernyataan ini muncul di tengah serangan besar-besaran Israel terhadap Hezbollah yang didukung Iran sejak 23 September lalu. Serangan ini bertujuan agar warga Israel utara dapat kembali ke […]

  • Wakil Ketua DPP Partai Nasdem, Eva Kusuma Sundari.

    Eva Sundari: Non-Aktif Jadi Transisi Menuju Pemberhentian DPR

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua DPP Partai Nasdem, Eva Kusuma Sundari, menegaskan bahwa status non-aktif bagi anggota DPR merupakan mekanisme transisi sebelum adanya keputusan pemberhentian tetap. Menurutnya, istilah ini lahir karena proses pemberhentian permanen membutuhkan waktu panjang melalui jalur yuridis dan mekanistik di DPR. Eva menjelaskan, Pasal 122 ayat 3 UU MD3 memang tidak menyebut […]

  • Pemerintah menyerahkan rumah subsidi kepada keluarga Affan di Perumahan Pesona Kahuripan, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (1/9/2025).

    Menteri Maruarar Serahkan Rumah Subsidi untuk Keluarga Affan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    BOGOR, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mewujudkan cita-cita mendiang Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas saat aksi unjuk rasa di Jakarta. Pemerintah menyerahkan rumah subsidi kepada keluarga Affan di Perumahan Pesona Kahuripan, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (1/9/2025). Rumah tersebut diterima oleh ibunda Affan, Erlina. Ia menilai bantuan ini sebagai […]

  • KPK Sita Aset Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq, Termasuk Tanah 1 Hektare dan Toko Ritel

    KPK Sita Aset Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq, Termasuk Tanah 1 Hektare dan Toko Ritel

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset milik Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq, yang diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan. Aset yang disita mencakup lahan seluas sekitar satu hektare, rumah, salon kecantikan, hingga sejumlah toko ritel waralaba yang tersebar di wilayah […]

  • Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim.

    Skandal Chromebook Makin Panas! Lima Pejabat Era Nadiem Diseret Kejagung

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kasus dugaan korupsi di tubuh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) era Menteri Nadiem Makarim mulai menyeret sejumlah nama. Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi memeriksa lima mantan pejabat kementerian terkait proyek ambisius digitalisasi pendidikan. Kelima orang tersebut diperiksa sebagai saksi pada Selasa, 3 Juni 2025, dalam rangka pendalaman kasus pengadaan laptop […]

  • Kesenjangan Dana Konservasi Jadi Sorotan DPR di Forum IPU

    Kesenjangan Dana Konservasi Jadi Sorotan DPR di Forum IPU

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle MA
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Ravindra Airlangga, mendorong pengembangan skema pendanaan inovatif untuk memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati. Langkah ini dinilai penting untuk mengatasi kesenjangan pembiayaan konservasi sekaligus menjaga keberlanjutan kehidupan manusia. Dorongan tersebut disampaikan Ravindra dalam forum Standing Committee on Sustainable Development pada Sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) di Arusha, […]

expand_less