Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Pernyataan Cak Imin Soal HMI Dinilai Menyesatkan dan Ahistoris

Pernyataan Cak Imin Soal HMI Dinilai Menyesatkan dan Ahistoris

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pernyataan kontroversial Wakil Ketua Umum PKB yang juga Menko PMK, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, dalam acara Pengukuhan PB IKA PMII mendapat tanggapan tegas dari mantan Ketua Umum PB HMI, Arief Rosyid Hasan.

Dalam pidatonya, Cak Imin menyebut, “Kalau ada yang tak tumbuh dari bawah pasti bukan PMII, pasti itu HMI.” Ungkapan ini dinilai Arief sebagai pernyataan yang ahistoris, simplistik, dan menyesatkan.

“HMI bukan tumbuh dari elit kekuasaan, tetapi dari semangat keumatan dan kebangsaan yang lahir dari masyarakat bawah, khususnya mahasiswa di masa penjajahan dan revolusi,” ujar Arief dalam pernyataan tertulisnya, Senin (14/7).

Arief menegaskan bahwa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), yang berdiri sejak 5 Februari 1947, merupakan organisasi mahasiswa tertua di Indonesia dan lahir dari rahim kampus, bukan dari ruang istana.

“Jutaan kader HMI berasal dari kampus-kampus daerah, pesantren, dan keluarga sederhana yang menjadikan HMI sebagai alat perjuangan untuk naik kelas melalui ilmu, iman, dan amal,” lanjutnya.

Sebagai pejabat negara, menurut Arief, Cak Imin seharusnya lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan, apalagi yang menyangkut sejarah dan kiprah organisasi mahasiswa.

“Kami menghormati PMII sebagai saudara seperjuangan. Tapi keliru jika perbedaan pendekatan dijadikan alasan untuk saling merendahkan. Itu tidak mendidik publik, apalagi generasi muda,” tegasnya.

Arief juga mengingatkan bahwa sejarah gerakan mahasiswa di Indonesia bukan tentang superioritas satu organisasi atas lainnya, melainkan kontribusi kolektif dari berbagai elemen—termasuk HMI, PMII, GMNI, PMKRI, GMKI, dan KAMMI—yang telah ikut membangun bangsa.

Ia mengajak seluruh pihak untuk menempatkan sejarah secara adil dan tidak menjadikannya alat untuk menjatuhkan organisasi lain.

“Pernyataan seperti itu hanya memperkeruh suasana dan menciptakan polarisasi yang tidak perlu,” pungkas Arief Rosyid (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pandji dan Ujian Awal KUHP KUHAP Baru: Menjaga Kritik, Menegakkan Keadilan

    Kasus Pandji dan Ujian Awal KUHP KUHAP Baru: Menjaga Kritik, Menegakkan Keadilan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BOGOR, BERITANEGERI.ID – Kegaduhan hukum yang melingkupi pelaporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono atas materi stand‑up comedy berjudul Mens Rea bukan sekadar sensasi media. Insiden ini seolah menjadi fenomena luar biasa yang memantulkan tiga persoalan besar, pertama, kebebasan berekspresi di ruang digital, Kedua, peran hukum pidana baru, dan ketiga, kedewasaan negara hukum dalam merespons kritik. Bukan […]

  • Juru Bicara Operasi True Promise 3, Kolonel Iman Tajik

    Rudal Fattah Tembus Pertahanan, Iran Kuasai Langit Israel

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Juru bicara Operasi True Promise 3, Kolonel Iman Tajik, menyatakan bahwa serangan rudal Iran pada Selasa malam menegaskan dominasi penuh Republik Islam atas wilayah udara kawasan pendudukan. Dalam keterangan resminya, Tajik memuji keberhasilan Gelombang ke-11 serangan yang dilancarkan Pasukan Dirgantara Garda Revolusi Islam (I.R.G.C.) dengan menggunakan rudal Fattah generasi pertama. “Rudal-rudal Fattah […]

  • Ketika Logika Formal Bertemu Sutra Hati

    Ketika Logika Formal Bertemu Sutra Hati

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Oleh: Agustian Hutriady Jakarta – Saya pernah membaca kalimat “kosong adalah isi, isi adalah kosong” dan langsung mengernyitkan dahi. Bukan karena terkesan, tapi karena terganggu. Dalam logika formal, kalimat itu terasa seperti kesalahan mendasar: kosong adalah kosong itu sendiri, isi adalah isi itu sendiri. Menyamakan dua hal yang justru didefinisikan sebagai lawan satu sama lain […]

  • Bro Ron (Tengah)

    Kaesang Ditantang Balik: Bro Ron Maju Lewat Jalur Rakyat

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Nama Ronald Aristone Sinaga, atau yang dikenal sebagai Bro Ron, kini resmi masuk gelanggang Pemilihan Raya (Pemira) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai bakal calon ketua umum. Namun pencalonannya bukan sekadar formalitas internal partai. Bro Ron datang dengan modal sosial dari bawah dan pesan simbolik: politik PSI tak boleh terjebak kultus personalitas. Pendaftaran Bro […]

  • Pramono Pastikan ASN Pelayanan Publik Tak Ikut WFH

    Pramono Pastikan ASN Pelayanan Publik Tak Ikut WFH

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle MA
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta agar aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat tidak menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dan tetap bekerja di lapangan. “Terus terang, di DKI Jakarta, saya juga meminta bagi ASN yang berhubungan dengan publik, memberikan pelayanan kepada publik, tidak […]

  • Wamen Transmigrasu Viva Yoga Mauladi saat meneriman kunjungan dua bupati sekaligus, yakni Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong dan Bupati Aceh Barat Tarmizi, di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Senin (15/4/2025).

    Wamen Transmigrasi Dukung Wirausaha Kopi dan Bangun Fasilitas Sekolah di Kawasan Trans

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan kawasan transmigrasi, tidak hanya dari sisi infrastruktur tapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikannya usai menerima kunjungan dua bupati sekaligus, yakni Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong dan Bupati Aceh Barat Tarmizi, di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Senin (15/4/2025). […]

expand_less