Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Penutupan Selat Hormuz Ancam Stabilitas Energi Global

Penutupan Selat Hormuz Ancam Stabilitas Energi Global

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Huda Yousefi*

Serangan Israel terhadap Iran dan meningkatnya ketegangan kawasan telah menyorotkan perhatian dunia ke kawasan Teluk Persia. Wilayah yang dikenal karena letaknya yang strategis dan kekayaan sumber daya energi ini kini menghadapi ancaman serius yang dapat mengguncang stabilitas regional dan global.

Pusat dari potensi krisis ini adalah Selat Hormuz—jalur pelayaran vital yang menjadi titik krusial bagi pasokan energi dunia.

Rezim Israel telah berulang kali mengancam akan menyerang infrastruktur energi Iran. Menanggapi itu, para pejabat tinggi Iran memperingatkan bahwa mereka siap menutup Selat Hormuz jika kepentingan nasional mereka terancam.

Selat ini menghubungkan Teluk Persia ke Laut Oman, dan menjadi nadi penting bagi distribusi energi global. Data terkini menunjukkan sekitar 20% dari total pasokan minyak dunia, atau sekitar 20 juta barel per hari, melintas melalui jalur sempit ini. Selain itu, 30% dari pasokan gas alam cair (LNG) dunia dikirimkan melalui rute ini—80% menuju Asia dan 20% ke Eropa.

Fungsi strategis Selat Hormuz sebagai jalur transit laut menjadikannya sangat penting bagi kelangsungan rantai pasok global. Gangguan apa pun berpotensi menimbulkan gejolak harga energi dan krisis logistik internasional.

Menurut Esmaeil Kowsari, anggota Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, penutupan selat kini tengah dipertimbangkan secara serius. Tidak seperti Selat Bab el-Mandeb yang memungkinkan kapal mengalihkan rute ke sekitar Afrika, tidak ada jalur alternatif bagi Selat Hormuz. Jika ditutup, arus energi global bisa terhenti drastis, dan harga minyak dunia berpotensi melonjak hingga USD 200–300 per barel.

Dampaknya tidak hanya terbatas pada kenaikan ongkos transportasi, tetapi juga dapat memicu keterlambatan besar dalam pengiriman energi ke negara-negara seperti Cina, India, Jepang, dan kawasan Eropa. Efek domino ini bisa menyeret ekonomi dunia ke jurang resesi dan menimbulkan tantangan besar bagi negara-negara eksportir Teluk yang sangat bergantung pada jalur ini.

Negara Arab Suarakan Kekhawatiran

Negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Qatar mulai menyuarakan keprihatinan atas ketegangan yang meningkat. Ekonomi mereka yang sangat bergantung pada ekspor minyak dan gas akan terpukul keras jika jalur pelayaran Selat Hormuz terganggu.

Meskipun secara resmi mengutuk agresi Israel dan menyerukan penahanan diri, kekhawatiran tersembunyi mulai bermunculan: bahwa penutupan selat bisa mengganggu keseimbangan kekuatan di kawasan, serta meruntuhkan posisi geopolitik mereka baik di tingkat regional maupun internasional.

Hak Iran untuk Membela Diri

Beberapa tahun terakhir, Israel disebut menjadi aktor destabilisasi di kawasan, dengan berbagai tindakan agresif terhadap Iran, termasuk ancaman serangan terhadap infrastruktur energi, serangan siber, pembunuhan ilmuwan nuklir, dan provokasi militer terbuka, seringkali dengan dukungan negara-negara Barat.

Tindakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan membahayakan tidak hanya keamanan nasional Iran, tetapi juga stabilitas kawasan Teluk Persia.

Sebagai tanggapan, Iran menegaskan bahwa penutupan Selat Hormuz adalah bagian dari hak sah membela diri, sesuai dengan prinsip kedaulatan dan hukum internasional.

“Iran berkomitmen pada perdamaian dan stabilitas, tetapi dalam menghadapi agresi Israel dan para pendukungnya, kami berhak menggunakan semua cara untuk mempertahankan kepentingan nasional,” demikian pernyataan resmi otoritas Iran (*)

*Penulis adalah Jurnalis Iran

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pramono Anung gowes ketemu Rano Karno

    Pramono Anung Kritik Jalur Sepeda Era Anies

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pramono Anung, bakal calon Gubernur DKI Jakarta, mengkritik pelaksanaan jalur sepeda yang dibangun pada era mantan Gubernur Anies Baswedan. Menurutnya, jalur sepeda tersebut tidak berjalan maksimal dan terkesan setengah hati. “Jalur sepeda yang dibuat Mas Anies sekarang ini nggak berjalan dengan baik, setengah hati lah,” kata Pramono seusai bersepeda pagi di The […]

  • Hasan Nasbi

    Istana Tepis Dugaan Gratifikasi Kaesang, Senggol Mega dan Mahfud MD

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam merespons tuduhan dugaan gratifikasi terhadap Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi yang kini menjabat sebagai Ketua Umum PSI, pihak Istana melalui Kepala Presidential Communication Officer (PCO) Hasan Nasbi memberikan klarifikasi tegas. Menurut Hasan, tuduhan tersebut dianggap tidak relevan karena Kaesang bukanlah penyelenggara negara. “Kaesang bukan pejabat publik, tapi reaksi publik seakan […]

  • Sekjen PPP, Arwani Thomafi, saat foto bersama dalam acara silaturahmi bersama pengurus DPW dan DPC se-Riau di Pekanbaru, Jumat (25/4/2025).

    PPP Tegaskan Stabilitas Jelang Muktamar: Tak Ada Muswil dan Muscab Luar Biasa

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    PEKANBARU, CUPLIKAN.CO.ID – Menjelang muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan digelar pada Agustus atau September 2025, Sekretaris Jenderal DPP PPP M Arwani Thomafi menegaskan tidak akan ada pergantian kepengurusan di tingkat wilayah (DPW) maupun cabang (DPC). Hal ini disampaikannya dalam agenda silaturahmi bersama pengurus DPW dan DPC se-Riau di Pekanbaru, Jumat (25/4). Arwani menekankan […]

  • Mandatori E5 Dimulai 2026, Pemerintah Uji Jalan Baru Transisi Energi Nasional

    Mandatori E5 Dimulai 2026, Pemerintah Uji Jalan Baru Transisi Energi Nasional

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Pemerintah mulai mempercepat langkah diversifikasi energi melalui kebijakan mandatori bensin campuran bioetanol lima persen atau E5 yang akan diberlakukan secara terbatas mulai Juli 2026. Kebijakan ini menjadi sinyal bahwa transisi energi di Indonesia tidak lagi hanya bertumpu pada biodiesel, tetapi mulai merambah sektor bahan bakar berbasis etanol. Kementerian Energi dan Sumber Daya […]

  • Arsjad Rasjid

    Arsjad Rasjid Bantah Munaslub Kadin Terkait Dukungan Politik

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, menepis spekulasi yang mengaitkan Munaslub Kadin dengan politik praktis. Dalam konferensi pers pada Minggu (15/9/2024) siang di Hotel JS Luwansa di bilangan Kuningan Jakarta, Arsjad menegaskan bahwa tidak ada urusan politik dalam konflik internal Kadin, meski dirinya pernah menjabat sebagai Ketua Pemenangan Tim Ganjar-Mahfud untuk Pemilu […]

  • HIPKA Bondowoso

    De’Hadi Pimpin HIPKA Bondowoso, Siap Perkuat Ekonomi Lokal

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, CUPLIKAN.CO.ID – Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Bondowoso memasuki babak baru usai menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 yang berlangsung pada Senin (14/4/2025) di Cafe Kopitalism, Kecamatan Sumberwringin. Musda ini menetapkan Abdul Hadi atau yang akrab disapa De’Hadi sebagai ketua baru HIPKA Bondowoso periode 2025–2030. Mengangkat tema “Kolaborasi dan Sinergi Pengusaha untuk Memperkokoh Perekonomian Bondowoso,” forum […]

expand_less