Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Pulau Serangan, Permata yang Hilang di Jantung Bali

Pulau Serangan, Permata yang Hilang di Jantung Bali

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Wayan Suyadnya*

Di antara gemerlapnya pusat pariwisata Bali—Nusa Dua, Sanur, Kuta, dan hingar-bingar Bandara Ngurah Rai—terdapat sebuah pulau kecil yang begitu indah, Pulau Serangan.

Sebuah dunia yang damai, sakral, dan penuh sejarah, kini berada dalam pusaran paradoks modernitas. Pantai pulau Serangan hilang digantikan dengan nama pantai Kura-kura Bali. Akankah ini juga menghilangkan ‘peta’ Serangan menggantikan dengan nama lain yaitu Kura-kura?

Pulau ini bukan sekadar hamparan pasir putih dan laut yang berkilauan. Ia adalah palemahan bagi Pura Sakenan, pura tua yang suci, tempat umat Hindu Bali bersembahyang kepada Dewa Varuna.

Tempat ini adalah saksi bisu perjalanan spiritual masyarakat Bali, dari zaman Dang Hyang Nirartha hingga kini.

Dalam setiap perayaan Kuningan, Pulau Serangan menjadi magnet bagi ribuan umat yang ingin merasakan kedekatan dengan leluhur dan dewata.

Namun, perubahan datang tanpa mengetuk pintu. Ketika pemerintah pusat menetapkan Pulau Serangan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, paradoks itu hadir begitu nyata.

Alih-alih mengembangkan potensi yang sudah melekat di pulau ini, investasi besar malah mengubah identitasnya.

Serangan perlahan menghilang dari peta. Di Google Maps, namanya tak lagi muncul, tergantikan oleh “Pulau Kura-Kura.”
Jalanan yang dahulu bertuliskan “Jalan Pulau Serangan” kini berubah menjadi “Jalan Pulau Kura-Kura.”

Seolah-olah sebuah pulau bisa dijual begitu saja, lalu dibaptis ulang dengan nama baru, seakan sejarahnya tak pernah ada.

Pulau Serangan, apakah kau masih ada? Apakah hanya mereka yang memiliki kuasa dan uang yang boleh menentukan nasib sebuah tanah, menghapus namanya, dan menggantinya sesuka hati?

Jika hari ini Serangan bisa berubah menjadi Kura-Kura, apakah esok Bali akan berubah nama menjadi sesuatu yang lebih “menguntungkan”?

Di balik kemegahan investasi dan janji kesejahteraan, ada pertanyaan yang menggantung: apakah pembangunan ini benar-benar untuk masyarakat Bali, atau hanya untuk kepentingan segelintir orang?

Apakah akar budaya dan spiritual yang telah berakar ratusan tahun masih dihargai, atau akan tergilas oleh gelombang kapitalisme?

Serangan tak hanya sekadar pulau. Ia adalah bagian dari jiwa Bali. Jika namanya saja bisa diubah begitu mudah, bagaimana dengan sejarah, budaya, dan hak-hak penduduknya?

Mungkin ini bukan sekadar cerita tentang sebuah pulau kecil di Denpasar. Ini adalah cerminan dari bagaimana dunia modern sering kali datang dengan janji-janji manis, hanya untuk kemudian mengambil lebih banyak dari yang diberikannya.

Sebuah dunia paradoks, di mana keindahan dijual, identitas dihapus, dan tradisi perlahan digerus oleh kepentingan ekonomi.

Denpasar, 29 Januari 2025

*Penulis Tinggal di Denpasar Bali

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peluncuran dan Bedah Buku “Kyai Faqih Maskumambang: Peradaban Santri dan Altar Kebangsaan”, yang digelar di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

    Menulis Sejarah Ulama, Meneguhkan Identitas Islam Kebangsaan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Langkah pemerintah melalui Bappenas dalam menulis dan menerbitkan biografi para ulama, seperti Kyai Faqih Maskumambang, menuai apresiasi dari kalangan pesantren dan tokoh agama. Tak sekadar pengakuan terhadap kontribusi ulama dalam sejarah bangsa, inisiatif ini dinilai sebagai upaya strategis dalam memperkuat jati diri kebangsaan yang berbasis nilai-nilai Islam Nusantara. Hal ini mengemuka dalam […]

  • Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan DPP Partai Golkar dalam acara Silaturahmi Perempuan Partai Golkar dan Peringatan Hari Ibu di Aula DPP Partai Golkar Slipi, Jakarta pada Jum'at (20/12/2024).

    Kisah Inspiratif Sri Suparni Bahlil Warnai Acara Silaturahmi Perempuan Golkar

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Partai Golkar menggelar acara Silaturahmi Perempuan Partai Golkar dan Peringatan Hari Ibu di Aula DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (20/12/2024). Acara ini dibarengi bedah buku Memahat Jejak Merawat Asa karya Sri Suparni Bahlil, yang menjadi inspirasi bagi perempuan kader Golkar untuk terus berkarya. Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan DPP Partai Golkar, Hetifah […]

  • Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, menghadiri Wisuda Akbar Sekolah Lansia Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (14/4/2025).

    BKKBN Dorong Sekolah Lansia, Cegah Depresi di Usia Tua

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    OGAN ILIR, CUPLIKAN.CO.ID – Kesepian, depresi, dan kesehatan menurun jadi tantangan besar bagi lansia di Indonesia. Untuk mengatasi itu, BKKBN mendorong hadirnya Sekolah Lansia sebagai ruang belajar, bersosialisasi, dan tetap aktif di usia senja. Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Selasa (15/4), Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, menghadiri Wisuda […]

  • whatsapp image 2024 09 11 at 06.52.12

    Film Dokumenter Kontroversial Netanyahu Diputar di Toronto Film Festival

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    TORONTO, CUPLIKAN.CO.ID – Film dokumenter yang penuh kontroversial terkait dengan Benjamin Netanyahu akhirnya berhasil diputar di gelaran acara Toronto Film Festival. Terlepas dari upaya hukum untuk menghentikannya, film dokumenter berjudul The Bibi Files, itu menampilkan rekaman interogasi yang bocor dari perdana menteri Israel tersebut. Penonton melihat rekaman interogasi polisi terhadap Benjamin Netanyahu yang bocor untuk […]

  • Ketum PDIP Megawati Sukarnoputri

    Kerudung Fatmawati Warnai Ziarah Megawati ke Makam Imam Bukhari

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SAMARKAND, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, melakukan ziarah ke makam Imam Al Bukhari di Samarkand, Uzbekistan, pada Jumat (20/9/2024). Dalam ziarah tersebut, Megawati mengenakan kerudung putih milik ibundanya, Fatmawati Soekarno. Kerudung ini dipilih sebagai simbol penghormatan khusus terhadap perawi hadis terkemuka tersebut. Ahmad Basarah, Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri, yang mendampingi Megawati, […]

  • Ali Khamenei dan Donald Trump

    Trump Diduga Didesak Israel untuk Serang Nuklir Iran

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    WASHINGTON, CUPLIKAN.CO.ID – Tekanan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk ikut serta dalam serangan terhadap Iran kian meningkat, seiring dorongan terang-terangan dari para pemimpin Israel yang menilai bahwa hanya Amerika Serikat yang memiliki kapabilitas untuk “menyelesaikan” proyek nuklir Iran. Sumber di lingkaran dalam Gedung Putih menyebut, keputusan Trump tidak hanya dipertimbangkan secara diplomatik, tetapi […]

expand_less