Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Buku » Menulis Sejarah Ulama, Meneguhkan Identitas Islam Kebangsaan Indonesia

Menulis Sejarah Ulama, Meneguhkan Identitas Islam Kebangsaan Indonesia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Langkah pemerintah melalui Bappenas dalam menulis dan menerbitkan biografi para ulama, seperti Kyai Faqih Maskumambang, menuai apresiasi dari kalangan pesantren dan tokoh agama. Tak sekadar pengakuan terhadap kontribusi ulama dalam sejarah bangsa, inisiatif ini dinilai sebagai upaya strategis dalam memperkuat jati diri kebangsaan yang berbasis nilai-nilai Islam Nusantara.

Hal ini mengemuka dalam acara Peluncuran dan Bedah Buku “Kyai Faqih Maskumambang: Peradaban Santri dan Altar Kebangsaan”, yang digelar di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Kamis (10/7/2025). Buku ini diterbitkan atas kerja sama Bappenas dengan LP3ES, sebagai bagian dari ikhtiar menggali dan membumikan warisan pemikiran pesantren dalam wajah Indonesia modern.

“Kyai dan ulama seperti Kyai Faqih Maskumambang bukan sekadar tokoh agama, tapi arsitek moral dan intelektual bangsa. Menulis sejarah mereka adalah bagian dari menjaga keberlangsungan peradaban,” ujar KH Muhammad Idror Maimoen, Pengasuh Ponpes Al Anwar Sarang.

KH Idror Maimoen menambahkan, banyak pemikiran para kyai yang selama ini hanya hidup dalam tradisi lisan. Penulisan buku semacam ini menjadi momentum penting untuk menyalurkan warisan itu dalam bentuk dokumentasi ilmiah dan historis yang dapat diakses generasi mendatang.

“Kami para generasi muda sering mendengar langsung dari Kyai Zubair tentang bagaimana para ulama dahulu merumuskan gagasan besar kebangsaan dari bilik-bilik pesantren,” ujarnya.

Senada dengan itu, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Pengasuh Ponpes Tebuireng dan Ketua PWNU Jawa Timur, menegaskan bahwa semangat Islam yang membumi, santun, dan toleran sebagaimana dicontohkan Kyai Faqih masih hidup dalam tradisi masyarakat hingga kini.

Ia mencontohkan pengajian Yasin As’ani di Jogon, sebuah ruang sosial yang melibatkan beragam kelompok masyarakat, dari ibu-ibu hingga pemuda, dalam suasana keagamaan yang damai dan penuh penghargaan terhadap perbedaan.

“Itu bukti bahwa ajaran para ulama kita membentuk ekosistem sosial yang damai dan konstruktif. Bahkan perbedaan fiqih pun disikapi dengan adab, bukan konflik,” ujar Gus Kikin.

Islam Nusantara dan Proyek Peradaban

Deputi Bappenas Amich Alhumami menegaskan bahwa penerbitan buku ini bukan sekadar dokumentasi sejarah, tetapi bagian dari proyek kebudayaan untuk membangun peradaban Indonesia berbasis Islam Nusantara—Islam yang akomodatif, cinta tanah air, dan inklusif.

“Kita ingin warisan pesantren masuk dalam narasi besar pembangunan Indonesia modern. Generasi muda perlu mengenal dan mencintai identitas keislaman yang berakar kuat di bumi Nusantara,” ujarnya.

Melalui buku ini, Bappenas berharap bisa membuka jalan bagi penulisan biografi tokoh-tokoh ulama lain yang selama ini luput dari dokumentasi resmi, namun memiliki kontribusi besar terhadap pembentukan identitas bangsa.

Melestarikan Keteladanan, Menjawab Tantangan Zaman

Koordinator tim penulis dari LP3ES menyatakan, kisah hidup Kyai Faqih Maskumambang adalah representasi dari perjumpaan antara ilmu agama, nasionalisme, dan praksis sosial yang membentuk karakter kebangsaan Indonesia.

“Kita tak bisa membangun masa depan jika tercerabut dari akar sejarah. Para ulama tidak hanya mengajar kitab, tapi juga membangun tatanan masyarakat. Penulisan sejarah ini adalah upaya untuk menyambung kembali rantai peradaban itu,” tandasnya.

Kyai Faqih Maskumambang, ulama kelahiran Gresik tahun 1857, dikenal sebagai ahli tafsir, tauhid, dan fiqih. Ia juga merupakan salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, dan guru dari tokoh-tokoh penting seperti KH Hasyim Asy’ari.

Dengan penulisan dan peluncuran buku ini, warisan intelektual dan keteladanan Kyai Faqih kini tak hanya hidup di pesantren, tetapi juga di tengah dinamika kebangsaan yang sedang mencari kembali fondasi moral dan spiritualnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Achmad Ardianto

    Visioner Indonesia Dukung Achmad Ardianto Jadi Dirut ANTAM

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Organisasi Visioner Indonesia menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pengangkatan Achmad Ardianto sebagai Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) yang baru. Pengangkatan ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada hari Selasa, 12 Juni 2025, menggantikan Nicolas D Kanter yang sebelumnya menjabat posisi tersebut. Sekretaris Jenderal Visioner Indonesia, […]

  • Seorang tentara Amerika membawa peluncur Javelin saat latihan militer antara Pasukan Demokratik Suriah (Syrian Democratic Forces) dan koalisi internasional pimpinan AS melawan kelompok Daesh, di wilayah pedesaan Deir Ezzor, timur laut Suriah, pada 7 Desember 2021. Sumber foto : AFP.

    Harga Perang Dengan Iran Jauh Lebih Mahal Bagi AS Dibandingkan Bagi Israel.

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Oleh : Emad Abshenas* Dunia saat ini lebih menyerupai hutan rimba daripada sebuah tatanan internasional berbasis aturan. Di tengah kekacauan itu, standar ganda yang diterapkan oleh sebagian negara Barat terlihat sangat jelas. Contoh nyata adalah pernyataan terbaru para pemimpin G7 yang menyebut bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri dari Iran. Namun, yang sengaja diabaikan […]

  • Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Andrian Susanto

    Korban Tewas Usai Cekcok, TNI Dalami Motif dan Peran Pelaku

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SERANG, CUPLIKAN.CO.ID – Perkelahian maut yang menewaskan seorang pemuda di Serang kini memasuki babak baru. Dua anggota TNI diduga ikut terlibat dalam insiden berdarah yang juga menyeret dua warga sipil. Pihak Korem 064/Maulana Yusuf dan Polresta Serang Kota kini fokus mendalami motif dan kronologi lengkap peristiwa yang terjadi di dua lokasi berbeda. Korban, Fahrul Abdilah (29), […]

  • Direktur Eksekutif Indonesia Development Research (IDR), Fathorrahman Fadli

    Fathorrahman Fadli: Intelektual Perlu Ambil Bagian Berantas Korupsi

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Direktur Eksekutif Indonesia Development Research (IDR), Fathorrahman Fadli, menyambut baik tekad Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi di Indonesia. Namun, ia menekankan bahwa upaya tersebut akan sulit berhasil tanpa dukungan seluruh lapisan masyarakat, termasuk peran aktif dari kelompok intelektual. “Membasmi korupsi tidak cukup hanya berhenti pada keinginan Presiden Prabowo, namun harus menjadi […]

  • Ketua Umum DPP PPP, M. Mardiono

    Usai Dualisme Berakhir, Mardiono Siapkan Mukernas Rekonsiliasi PPP

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Setelah melalui dinamika panjang dan perbedaan tajam, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya kembali bersatu. Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) resmi menerbitkan revisi Surat Keputusan (SK) kepengurusan PPP periode 2025–2030, menandai berakhirnya dualisme yang sempat membelah partai berlambang Kakbah itu. Dalam SK terbaru, Muhammad Mardiono ditetapkan sebagai Ketua Umum, sedangkan Agus Suparmanto menduduki […]

  • Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'e, S.E, saat rapat daring membahas pelaksanaan Program Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia (SDM) di Daerah dan Program Beasiswa Indonesia Emas-Daerah (BIE-D), kamis,(27/03/2025).

    Pemkab Bondowoso Dukung Pendidikan Berkualitas untuk Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program pendidikan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah berpartisipasi dalam rapat daring bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) pada Kamis (27/3/2025). Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’e, […]

expand_less