Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Megawati Klarifikasi: Tak Ada Perseteruan dengan Prabowo, “Dia Suka Nasi Goreng Saya”

Megawati Klarifikasi: Tak Ada Perseteruan dengan Prabowo, “Dia Suka Nasi Goreng Saya”

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menepis isu bahwa hubungannya dengan Presiden Prabowo Subianto sedang tidak harmonis. Dalam pidato politiknya pada perayaan HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025), Megawati menegaskan hubungan mereka tetap baik.

“Pak Prabowo nih, orang mikir saya sama dia itu wah kayaknya musuhan atau apa. Nggak, nggak,” ujar Megawati, yang disambut tepuk tangan meriah oleh para kader PDIP.

Megawati juga membagikan pengalamannya berbincang dengan Prabowo. Ia sempat mengungkapkan perasaannya sebagai pemimpin partai saat melihat kadernya menghadapi kesulitan.

“Saya bilang, ‘Mas, kita kan boleh dong, saya ketua umum, kamu ketua umum. Kalau kamu melihat anak buah kamu dibegitukan, pasti rasanya sama, ya kan?’” tutur Megawati.

Dalam pidato yang santai dan penuh kehangatan itu, Megawati juga mengungkap sisi personal hubungannya dengan Prabowo. Ia bercerita bahwa Prabowo sangat menyukai nasi goreng buatannya dan bahkan pernah meminta Megawati untuk memasak lagi.

“Bukan sombong, padahal dia senang saya masakin nasi goreng,” ucap Megawati sambil tersenyum. Namun, permintaan tersebut hingga kini belum dipenuhi karena, menurut Megawati, suasana hatinya sedang tidak mendukung untuk memasak.

“Sudah lama ada yang ngomong, ‘Ibu, ada yang minta goreng nasi lagi.’ Tapi aku bilang, aku lagi mumet, anak-anakku banyak yang nggak jadi,” ujarnya berkelakar, yang kembali mengundang tawa dan tepuk tangan dari hadirin.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa hubungan Megawati dan Prabowo berjalan baik, meskipun keduanya memimpin partai yang berbeda. Keduanya tetap menjaga komunikasi dan saling memahami sebagai sesama pemimpin partai besar.

Hubungan personal ini menunjukkan kedewasaan dalam politik, di mana persahabatan dan pengertian tetap terjaga meskipun ada perbedaan pandangan. Megawati juga menyoroti pentingnya menjaga hubungan baik di tengah dinamika politik yang sering kali penuh tantangan.

Megawati menutup pidatonya dengan mengingatkan para kader PDIP untuk terus menjaga harmoni dan solidaritas dalam berpolitik. “Kita harus tetap solid, bekerja untuk rakyat, dan membangun Indonesia bersama-sama,” pesannya.

Cerita tentang nasi goreng pun menjadi simbol dari hubungan yang hangat dan penuh canda antara kedua tokoh besar ini, yang mencerminkan politik tidak selalu harus serius dan tegang, tetapi bisa dibawa dengan kehangatan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ari Sutrisno, saat bergabung ke Partai Golkar.

    Ari Sutrisno, Anak Kampung dari Jepara Menuju Rumah Besar Partai Golkar

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Jakarta menyimpan banyak wajah, tapi hari menjelang maghrib itu ia menampakkan wajahnya yang paling hening. Di langit, lampu-lampu kota mulai bersinar pelan, menunggu pertandingan final Piala AFF U23 antara Indonesia dan Vietnam yang akan segera dimulai dalam hitungan jam. Namun, di sebuah sudut di Bilangan Menteng Jakarta, tepatnya di Sekretariat AMPI Media […]

  • Wakil Ketua DPRD Cirebon Minta Maaf Usai Komentar soal Fisik Pengkritik Program MBG Tuai Kecaman

    Wakil Ketua DPRD Cirebon Minta Maaf Usai Komentar soal Fisik Pengkritik Program MBG Tuai Kecaman

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Cirebon, editoria.co.id –  Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Partai Gerindra, Nana Kencanawati, menyampaikan permintaan maaf setelah komentarnya di media sosial yang dinilai menghina fisik seorang ibu rumah tangga pengkritik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral dan menuai kecaman publik. Permintaan maaf tersebut disampaikan Nana melalui akun media sosial pribadinya setelah tangkapan layar komentarnya […]

  • Puteri Komarudin

    Puteri Komarudin : Izin Eksplorasi PT Gag Terbit Sejak 1998

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Di tengah sorotan tajam publik terhadap aktivitas tambang di Raja Ampat, Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Anetta Komarudin, angkat bicara tegas. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang mencabut izin empat perusahaan tambang bermasalah. Namun lebih dari itu, Puteri juga meluruskan tudingan liar yang mencoba menyeret nama […]

  • KPU

    IDR : Independensi KPU Penting untuk Demokrasi Sehat di Pilkada

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), terdapat kekhawatiran terkait intervensi dari aparat pemerintah yang dianggap ikut campur dalam prosesnya. Intervensi semacam ini dinilai berpotensi memicu keributan dan mengancam stabilitas demokrasi lokal, terutama saat momentum Pilkada yang krusial. Direktur Eksekutif Indonesia Development Research (IDR), Fathorrahman Fadli, menyoroti pentingnya menjaga independensi Komisi Pemilihan Umum […]

  • Penulis

    Promosi Doktor Bahlil Lahadalia dan Kegaduhan Publik: Perspektif Co-Promotor

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Teguh Dartanto* Promosi Doktor Bahlil Lahadalia (BL) menimbulkan kehebohan luar biasa di kalangan dunia pendidikan di Indonesia. Kebencian dan ketidaksukaan terhadap sosok Bahlil, membuat kita sampai lupa adab, akhlak serta hilang kecerdasan dan logika seketika, sehingga dengan gampang menghakimi dan menjatuhkan hukuman kepada Universitas Indonesia dan orang-orang yang terlibat di dalam proses […]

  • Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, saat menyampaikan sambutan dalam Peringatan 40 Hari Wafatnya Kholis Malik (Politisi Partai Golkar dan Juga Ketua Umum PB HMI 2002-2004) di Cakung, Jakarta Timur pada Jum'at (27/12/2024).

    Kholis Malik di Mata Bahlil Lahadalia

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID- Dalam peringatan 40 hari wafatnya Kholis Malik (Politisi Partai Golkar dan Ketua Umum PB HMI Periode 2002-2004), Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan sambutan penuh kenangan selama bergaul bersama almarhum. Bahlil memulai sambutannya dengan mengenang momen pertama bertemu dengan istri almarhum, Wahyuni Revi Setya Bekti “Saat itu pertama kali saya bertemu Mbak […]

expand_less