Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Muhlis Ali Kisahkan Dualisme HMI yang Berujung pada Persatuan

Muhlis Ali Kisahkan Dualisme HMI yang Berujung pada Persatuan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Muhlis Ali, Founder Graha Yakusa Malang, memberikan testimoni pada peringatan tujuh hari wafatnya Kholis Malik (Ketua Umum PB HMI periode 2002–2004), di Jakarta, Minggu (24/11/2024). Dalam refleksi panjangnya, Muhlis mengenang Kholis Malik sebagai sosok yang mampu menjadi katalisator di tengah dinamika organisasi yang penuh tantangan.

Muhlis memulai kisahnya dengan mengenang momen-momen sulit yang terjadi saat periode kepemimpinan Kholis Malik. Salah satu yang disorot adalah konflik dualisme di tubuh PB HMI. Meski awalnya terasa berat, Muhlis menilai konflik ini memberikan dampak positif dalam distribusi kader.

“Dualisme tersebut membawa kebaikan dalam distribusi kader. Kedua pihak saling memperkuat, dan akhirnya kami pun menyatukan diri kembali di kongres bersama,” ujarnya.

Salah satu momen penting yang dikenang Muhlis adalah Kongres PB HMI di Balikpapan. Dalam kongres itu, Kholis Malik dan Yayat Biaro (Ketua Umum JARI) menjadi dua tokoh yang bersaing. Setelah putaran pertama selesai, Kholis Malik mendapatkan suara lebih tinggi. Tanpa ragu,  Yayat Biaro menunjukkan sikap legowo dengan mendukung Kholis.

“Tanpa banyak basa-basi, dengan sikap tegas dan legowo, Pak Yayat langsung berkata, ‘Bismillah, Kholis Ketum,’” kata Muhlis. Keputusan tersebut membuat tim sukses Yayat Biaro merasa terharu, bahkan ada yang menangis. Hal ini menunjukkan jiwa besar yang dimiliki oleh Yayat sebagai seorang pemimpin.

Muhlis juga mengenang kerja keras yang dilakukan bersama-sama untuk mempersiapkan kongres tersebut. Dalam keterbatasan sumber dana, mereka berbagi peran dengan adil. “Jika kami berhasil mendapatkan Rp1 juta, kami bagi rata: Pak Yayat 25 persen, Mas Kholis 25 persen, saya 25 persen, dan Pak Jhon 25 persen,” kenang Muhlis sambil tersenyum.

Dalam testimoninya, Muhlis turut menceritakan momen kebersamaan dengan Kholis Malik sebelum pelantikan. Ia ingat, satu atau dua malam sebelumnya, mereka makan pecel lele bersama di sebuah tempat sederhana. “Pagi harinya, pelantikan dijadwalkan pukul 10. Saya bersama Yayat Biaro dan Mas Kholis bertemu di Hotel Purijaya. Saat itu, saya kaget ketika Yayat Biaro tiba-tiba berkata, ‘Hari ini, jalan kita berbeda,’” ujarnya.

Pernyataan Yayat saat itu menandai awal dari konflik internal yang kemudian membelah PB HMI menjadi dua. Meski demikian, Muhlis menegaskan bahwa konflik tersebut tidak selamanya membawa keburukan. Justru, dualisme itu menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga kesatuan di tengah perbedaan.

Muhlis juga menyoroti peran Kholis Malik dalam meredakan konflik. Dengan kesabaran dan kebijaksanaannya, Kholis menjadi tokoh pemersatu yang mampu menjaga hubungan baik antar kader.

“Mas Kholis selalu menjadi katalisator yang mempersatukan kami dengan kesabaran dan kebijaksanaannya,” kata Muhlis.

Hubungan kekeluargaan yang dibangun oleh Kholis terasa kuat, terutama di periode 1999–2001, ketika organisasi mengalami dinamika yang sangat kompleks. Kholis tidak hanya menjadi pemimpin yang tegas, tetapi juga seorang sahabat yang selalu ada untuk mendukung anggotanya dalam situasi apa pun.

Muhlis juga berbagi kisah pribadi tentang perjuangannya membangun Graha Yakusa Malang . Ia memulai dengan modal seadanya dan meminjam material dari berbagai pihak. Baginya, pengalaman tersebut mencerminkan bagaimana perjuangan kecil dalam kehidupan pribadi dapat sejalan dengan nilai-nilai yang ia pelajari di HMI.

Di akhir testimoninya, Muhlis menekankan bahwa perjalanan kepemimpinan Kholis Malik penuh dengan pelajaran berharga. Kholis tidak hanya memimpin dengan visi yang jelas, tetapi juga dengan hati yang tulus, sehingga setiap keputusan yang diambil selalu berdampak positif bagi organisasi.

“Perjuangan bersama dalam organisasi bukan hanya soal hasil, tetapi juga pelajaran yang bisa diambil dari setiap proses,” tutup Muhlis. Baginya, nilai-nilai yang diwariskan Kholis Malik akan terus dikenang oleh seluruh kader HMI sebagai inspirasi untuk masa depan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Para pengunjuk rasa Muslim melaksanakan salat di luar kampus utama Universitas Columbia saat demonstrasi untuk mengecam penangkapan imigrasi terhadap Mahmoud Khalil, seorang aktivis pro-Palestina yang turut memimpin aksi protes menentang Israel di universitas tersebut, di New York City, Amerika Serikat, 14 Maret 2025. REUTERS/David Dee Delgado.

    Kebebasan Bersuara Dipertaruhkan dalam Kasus Deportasi Khalil

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JENA, LOUISIANA, CUPLIKAN.CO.ID  – Sidang imigrasi terhadap Mahmoud Khalil, mahasiswa Universitas Columbia yang juga aktivis pro-Palestina, menuai sorotan luas setelah seorang hakim AS memutuskan bahwa ia dapat dideportasi, meskipun belum pernah didakwa melakukan kejahatan apapun. Putusan ini menandai babak baru dalam kebijakan imigrasi era Presiden Donald Trump yang dituding menggunakan hukum untuk membungkam suara-suara kritis […]

  • Jamaludin Malik, Caleg Ultraman

    Jamaludin Malik, Caleg Ultraman Dilantik Jadi Anggota DPR

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Jamaludin Malik, anggota DPR terpilih periode 2024-2029, kembali mencuri perhatian publik dengan kostum kampanyenya yang tidak biasa. Dalam rangkaian pelantikan di Gedung DPR RI, Selasa (1/10/2024), Jamaludin mengenakan kostum “Ultraman” sebelum akhirnya berganti pakaian formal sesuai protokol. Kostum ikonik ini bukan hanya simbol pahlawan, tetapi juga bagian dari strategi kampanye yang berhasil […]

  • Ketua PWI, Zulmansyah Sekedang

    Jelang Pilkada Serentak, Ketua PWI : Pers Wajib Menjaga Kebinekaan

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menjaga kebhinekaan menjadi kewajiban yang harus diemban oleh media massa jelang pelaksanaan Pilkada serentak pada November 2024. Hal ini diamanahkan dalam Undang-Undang Pers Pasal 6 yang menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam pemberitaan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, dalam sarasehan yang diselenggarakan […]

  • AS dan Iran Teken Nota Kesepahaman untuk Akhiri Konflik, Penandatanganan Resmi Dijadwalkan di Swiss

    AS dan Iran Teken Nota Kesepahaman untuk Akhiri Konflik, Penandatanganan Resmi Dijadwalkan di Swiss

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Washington, editoria.co.id – Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU) secara elektronik sebagai langkah menuju pengakhiran konflik yang selama beberapa bulan terakhir mengguncang kawasan Timur Tengah. Menurut sejumlah laporan media Amerika Serikat pada Senin (15/6/2026), dokumen tersebut ditandatangani secara virtual oleh Presiden AS Donald Trump, Wakil Presiden […]

  • M. Fauzan Irfan (Voicers)

    Pak Harto, Sang Jenderal Besar dan Bapak Pembangunan Nasional

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Oleh: M Fauzan Irvan* Sebagai generasi yang lahir tahun 90an, saya mungkin tidak merasakan secara utuh bagaimana kepemimpinan dan kebijakan Presiden Soeharto. Tetapi karena isu ini sudah menjadi wacana publik, rasa ingin tahu membuat saya membaca banyak hal. Dari arsip sejarah, laporan ekonomi, testimoni para pelaku, hingga data Badan Pusat Statistik. Dari semua itu, saya […]

  • KAHMI Jaya Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah untuk Wujudkan Green Economy Jakarta

    KAHMI Jaya Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah untuk Wujudkan Green Economy Jakarta

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA — Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jaya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas wilayah dalam mendorong penerapan ekonomi hijau (green economy) dan mewujudkan Jakarta sebagai kota berkelanjutan (eco-city). Upaya tersebut membutuhkan sinergi kebijakan, inovasi, investasi, serta partisipasi masyarakat untuk mengurangi emisi karbon dan memulihkan ekosistem. Komitmen tersebut mengemuka dalam Diskusi Publik KAHMI Jaya bertema “Green […]

expand_less