Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Jejak Koalisi, Saksi Hidup Bahlil, dan Pertarungan di Kongres HMI Pondok Gede

Jejak Koalisi, Saksi Hidup Bahlil, dan Pertarungan di Kongres HMI Pondok Gede

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : MS. As-Syadzili*

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Di antara riuhnya Kongres HMI Pondok Gede, wajah-wajah muda yang menjelma menjadi tokoh besar di palagan politik tanah air saat ini, berkumpul dalam satu gelanggang sejarah. Nama-nama seperti Bahlil Lahadalia (Ketua Umum Partai Golkar), M. Sarmuji (Sekjen DPP Partai Golkar saat ini), Shoim Haris, Fauzi Amro (DPR RI Partai Nasdem), dan sederet nama tokoh politisi lainnya menjadi saksi dari babak baru pergerakan mahasiswa kala itu. Di sanalah Fajar Zulkarnaen berdiri, menempuh jalan yang membawanya pada koalisi tak terduga.

Koalisi itu terjalin dengan kandidat Ketua Umum PB HMI bernama Hasanuddin, diperkuat oleh Bahlil dan Syahmud. Persatuan yang lahir dari kebutuhan, dari kalkulasi politik, dan juga dari rasa percaya bahwa perubahan hanya bisa dirajut dengan tangan-tangan yang saling menguatkan. Dari kongres itulah, Fajar Zulkarnaen dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal PB HMI Periode 2004-2006. Hasanuddin menempati posisi kursi Ketua Umum, sementara Bahlil diangkat sebagai Bendahara Umum.

Bagi banyak orang, mungkin sekadar struktur organisasi. Namun baginya, itu adalah titik loncatan, sebuah percepatan. Dari Ketua Badko Jawa Barat langsung melesat menjadi Sekretaris Jenderal  di PB HMI, sebuah perjalanan yang tak semua orang bisa tempuh dalam waktu singkat.

Dan di tengah cerita itu, ada satu nama yang menancap kuat dalam ingatannya: Bahlil Lahadalia. Ia masih bisa menyaksikan jelas, bagaimana seorang mahasiswa sederhana dari Papua itu sudah berdiri sebagai pebisnis jauh sebelum gelar sarjana melekat di pundaknya. Tahun 2004, ketika kebanyakan mahasiswa masih berkutat dengan buku dan rapat organisasi, Bahlil sudah menanam benih bisnis IT di tanah kelahirannya.

Di antara para pengurus PB, hanya Bahlil yang sudah “mapan” kala itu. Setiap kali organisasi butuh dana, dialah yang pertama mengulurkan tangan. Raker di Puncak, kegiatan-kegiatan awal, bahkan ongkos gerakan mahasiswa, banyak yang ditalangi dari kantongnya. Karena itulah ia dipilih menjadi Bendahara Umum PB HMI. Bahlil bukan hanya bendahara, ia juga penopang nafas organisasi.

“Kalau hari ini orang mengenal Bahlil sebagai pengusaha besar dan pejabat penting negeri, aku adalah saksi hidup bahwa jalan itu ia rintis sejak lama,” begitu ia sering mengulang kisah itu dengan nada penuh kesaksian. Bahlil, dengan kelincahan lobi dan kelihaian bisnis, memang sudah ditempa sejak usia muda.

Di mata dirinya yang berasal dari daerah, datang ke Jakarta tanpa banyak pengalaman politik, Bahlil tampak seperti sosok yang selangkah lebih dewasa. Ia bukan hanya membawa uang, tetapi juga membawa naluri tajam untuk membaca situasi, membangun koalisi, dan menggerakkan barisan.

Namun, sejarah organisasi tak selalu mulus. Dualisme kembali terjadi. Setelah masa Kholis Malik, retakan itu muncul lagi di era Hasanuddin. Ia yang kala itu menjabat Sekjen harus merasakan getirnya terjebak di antara dua ketua umum. Posisi itu memberinya luka sekaligus pelajaran: bahwa idealisme dan kenyataan politik seringkali berjalan di jalur yang berbeda.

Ia memilih bertahan sebagai Sekjen, menolak mengambil alih jabatan ketua umum meski pintu itu terbuka. “Aku tetap Sekjen saja,” katanya dalam diam, seolah meneguhkan sikap. Bukan karena ia tak mampu, melainkan karena ia tak ingin larut dalam ambisi yang justru memecah belah.

“Kenapa harus begini terus?” keluhnya dalam hati kala itu. Tapi dari kekecewaan itu, tumbuh tekad: perpecahan harus berakhir, organisasi harus kembali bersatu. Baginya, perjuangan bukan tentang siapa yang duduk di kursi puncak, melainkan tentang menjaga rumah bersama agar tak runtuh dihantam ambisi.

Di balik hiruk-pikuk dualisme, di balik nama-nama besar yang kelak menghiasi panggung politik nasional saat ini, ia tetap menorehkan jejak: saksi hidup tumbuhnya seorang Bahlil, pejuang yang memilih bertahan sebagai Sekjen di tengah badai amuk dualisme PB HMI, dan pemimpin yang percaya bahwa kesetiaan pada organisasi lebih penting daripada haus akan jabatan (RED).

*Penulis adalah Kerani Arsip Historia HMI

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) sekaligus Ketua Umum PB HMI Periode 1997-1999, Anas Urbaningrum, saat menyampaikan testimoni pada Peringatan 7 Hari Almarhum Kholis Malik di Jakarta, pada Minggu (24/11/2024)

    Anas Urbaningrum : Kholis Malik Sosok Teguh Pendirian dan Setia Kawan

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) sekaligus Ketua Umum PB HMI periode 1997-1999 memberikan testimoni dalam peringatan tujuh hari wafatnya Kholis Malik (Ketua Umum PB HMI periode 2002-2004) di Jakarta, pada Minggu, (24/11/2024) malam. Acara ini dihadiri oleh keluarga, sahabat, dan berbagai elemen aktivis. Baik dari HMI, JARI, GMNI dan dihadiri politisi […]

  • Sekjen MN KAHMI, Syamsul Qomar

    Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Oleh : Syamsul Qomar* JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pada peringatan hari kesaktian Pancasila tahun ini, ditengah berbagai persoalan yang menerpa bangsa ini, kita patut melakukan introspeksi diri, apakah kita sudah menjadikan Pancasila sebagai pedoman dan laku hidup dalam seluruh proses kehidupan  bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kita menyadari adanya distorsi sejarah tentang Pancasila akibat kurangnya akses terhadap […]

  • Dibuka Panggilan Casting Untuk Pemeran Film Serial Harry Potter

    Dibuka Panggilan Casting Untuk Pemeran Film Serial Harry Potter

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Serial Harry Potter yang akan ditayangkan di HBO, telah meluncurkan panggilan casting untuk para aktor muda. Panggilan casting ini dibuka awal pekan ini, dan jaringan TV tersebut telah mengonfirmasi kabar tersebut. Sebagaimana dilansir BBC News, untuk memenuhi syarat memerankan Harry, Ron, atau Hermione, anak-anak harus berusia antara sembilan hingga sebelas tahun pada […]

  • Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Nasdem, Rudianto Lallo

    Demi Stabilitas Pemerintahan Prabowo, Rudianto Lallo Serukan Fokus pada Kasus Korupsi Baru

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Rudianto Lallo, menyerukan agar aparat penegak hukum memprioritaskan penanganan kasus korupsi yang baru muncul, untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang baru berjalan. Ia mengingatkan agar Kejaksaan, KPK, dan Polri lebih berfokus pada penegakan hukum yang segar dan relevan bagi stabilitas bangsa, alih-alih […]

  • Audiensi panitia MUBES KKSS XII dan PSBM XXV dengan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman pada Jum'at (4/4/2025).

    Andi Amran Terpilih Aklamasi, Simbol Soliditas KKSS Nasional

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    MAKASSAR, CUPLIKAN.CO.ID — Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dalam Musyawarah Besar (Mubes) XII yang digelar di Makassar, Jumat (11/4/2025). Penetapan Andi Amran sebagai calon tunggal menjadi bukti kuatnya soliditas dan kebersamaan warga Sulawesi Selatan di seluruh Indonesia. Dukungan […]

  • Ketua Umum APKLI, Ali Mahsun

    Ketum APKLI Dorong Legalisasi Rokok Ilegal Demi Rakyat

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed, mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan legalisasi rokok ilegal sebagai langkah melindungi ekonomi rakyat kecil. Ia menilai, pendekatan represif semata terhadap rokok ilegal tidak cukup menyelesaikan persoalan struktural dalam ekosistem industri tembakau. “Peredaran rokok ilegal naik 46,95% dan berpotensi merugikan negara […]

expand_less