Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Meitri Citra Wardani: Upaya Sistematis Tangani Tambang Ilegal Butuh Ditjen Gakkum ESDM

Meitri Citra Wardani: Upaya Sistematis Tangani Tambang Ilegal Butuh Ditjen Gakkum ESDM

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi XII DPR RI, Meitri Citra Wardani, menekankan pentingnya pembentukan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai langkah konkret untuk mengatasi tambang ilegal yang semakin merajalela. Ia menilai bahwa kehadiran Ditjen Gakkum akan menjadi ujung tombak dalam menangani berbagai persoalan tambang ilegal yang kompleks dan sistematis.

“Dengan adanya Ditjen Gakkum, kita harapkan penanganan tambang ilegal bisa berjalan terkoordinasi, terutama dalam mengintegrasikan berbagai satgas yang sudah ada di daerah-daerah,” ujar Meitri pada Rabu (13/11/2024). Menurutnya, satuan tugas lokal seringkali terhambat karena kurangnya koordinasi dan arahan yang terpusat.

Politisi PKS ini juga menyatakan bahwa tambang ilegal menimbulkan dampak besar terhadap lingkungan, selain juga berpotensi menggerus penerimaan negara. Ia menyebut bahwa kerugian negara akibat tambang ilegal meningkat dari Rp1,6 triliun pada 2019 menjadi Rp3,5 triliun pada 2022.

“Dampaknya bukan hanya pada penerimaan negara, tetapi juga pada alam kita yang semakin rusak. Tambang ilegal merusak kesuburan tanah, mencemari air, dan membuka peluang konflik sosial yang cukup serius,” jelas Meitri.

Ia menambahkan bahwa pemulihan lingkungan dari kerusakan tambang ilegal membutuhkan anggaran yang sangat besar. Contohnya, pemulihan hutan yang rusak oleh tambang ilegal bisa mencapai biaya Rp1,5 triliun. “Ini adalah angka yang luar biasa besar, dan ini jadi beban negara,” tambahnya.

Selain dampak ekologis, Meitri juga menggarisbawahi hilangnya potensi penerimaan negara akibat tambang ilegal. Berdasarkan data Kementerian ESDM, penerimaan dari sektor mineral dan batu bara tahun lalu mencapai Rp172 triliun. Menurutnya, angka ini bisa lebih tinggi jika tambang ilegal bisa ditertibkan.

Ia menyebut, “Dengan menertibkan tambang ilegal, penerimaan negara bisa jauh lebih optimal. Dana ini dapat dialokasikan untuk program pembangunan yang berpihak pada rakyat.”

Lebih jauh, Meitri berharap agar Ditjen Gakkum Kementerian ESDM tidak hanya berfokus pada tindakan penindakan, tetapi juga mengutamakan pencegahan. Ia berpendapat bahwa pencegahan lebih efisien dalam jangka panjang dan berbiaya lebih rendah dibandingkan dengan tindakan hukum.

“Pendekatan berbasis pencegahan harus jadi prioritas, agar kita tidak terus-menerus menanggung biaya pemulihan lingkungan yang besar,” kata Meitri. Menurutnya, aktivitas tambang ilegal seringkali tidak memperhatikan prosedur yang ramah lingkungan, sehingga pencegahan adalah langkah paling bijak.

Ia mengusulkan pendekatan berbasis pencegahan yang mencakup penegakan aturan yang lebih tegas, kampanye edukasi masyarakat, dan pengawasan yang lebih berkelanjutan dengan melibatkan komunitas lokal. “Melibatkan masyarakat lokal sebagai pengawas adalah langkah penting agar pengawasan bisa dilakukan lebih efektif,” tambahnya.

Namun demikian, Meitri tidak menafikan pentingnya operasi penindakan untuk kasus-kasus yang mendesak. Ia menyatakan bahwa meski penindakan membutuhkan anggaran besar, hal ini tetap dibutuhkan dalam situasi tertentu.

“Tentu saja kita tidak bisa sepenuhnya meninggalkan operasi penindakan. Tetapi di sisi lain, pencegahan akan selalu jadi solusi yang lebih bijaksana,” tegasnya.

Meitri pun menyimpulkan dengan menekankan pentingnya sinergi antara pencegahan dan penindakan untuk mengatasi tambang ilegal. “Pada akhirnya, sinergi antara pencegahan dan penindakan ini yang akan membuat kita bisa mengelola sumber daya dengan lebih baik,” pungkasnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yusuf Rio Wahyu Prayogo

    Kasus Korupsi Petahana Jadi Faktor Penentu Pilkada Situbondo

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    SITUBONDO,RADIANTVOICE.ID – Pilkada Situbondo 2024 mencatatkan pasangan Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Ulfiyah sebagai pemenang dengan perolehan suara 204.133 (51,8%), mengungguli pasangan petahana Karna Suswandi-Khoirani yang hanya meraih 190.140 suara (48,2%). Kekalahan pasangan petahana tidak terlepas dari kasus hukum yang menjerat Karna Suswandi, Bupati Situbondo, yang menjadi tersangka dugaan korupsi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) […]

  • Emas Antam

    Harga Emas Naik Lagi, Pecah Rekor Rp1,44 Juta!

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini, Senin (16/9), berdasarakan pantauan Radiant Voice masih melesat naik ugal-ugalan. Berdasarkan laman resmi Logam Mulia Antam, harga dasar emas per 1 gram dijual sebesar Rp1.443.000. Setelah dikenakan pajak PPh 22 sebesar 0,25%, harga akhirnya mencapai Rp1.446.608 per gram. Harga ini naik […]

  • Ilustrasi aksi pelestarian lingkungan untuk mendukung keberlanjutan Keanekaragaman Hayati. Dok : Greenpress Indonesia.

    Heboh! Greenpress Gaungkan Aksi Biodiversitas di TMII 2025

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Peringatan Hari Keanekaragaman Hayati (Kehati) Internasional 2025 berlangsung semarak di Bale Panjang, Museum Indonesia, TMII, Jakarta, pada 22–23 Mei 2025. Salah satu sorotan utama adalah kehadiran Greenpress Indonesia yang tampil membakar semangat publik dalam sesi spesial bertajuk “Berbagi Cerita, Semangat, dan Aksi”. Organisasi yang dikenal aktif mengampanyekan isu lingkungan ini diundang langsung […]

  • Raja-Raja Bali saat Mendukung Pembangunan Bandara Utara Singaraja

    Raja-Raja Bali Dukung Bandara Utara dibangun di Laut

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    GIANYAR, CUPLIKAN.CO.ID– Rencana pembangunan Bandara Internasional Bali Utara mendapat dukungan penuh dari para raja di Pulau Dewata. Mereka mendukung konsep reklamasi laut di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, demi melindungi kelestarian situs budaya dan peradaban kuno di daratan. Raja Puri Agung Klungkung sekaligus Ketua Paguyuban Raja-Raja se-Bali, Ida Dalem Semara Putra, menekankan pentingnya menjaga kesakralan Pura Penegil […]

  • Bonnie Triyana (Kiri) bersama Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (kanan).

    Bonnie: Menbud Tak Bisa Pungkiri Kekerasan Seksual 1998

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana menegaskan bahwa pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon terkait pemerkosaan massal dalam kerusuhan Mei 1998 tidak hanya keliru, tetapi juga berpotensi mengabaikan luka sejarah bangsa. Ia menilai pandangan subjektif Fadli tak bisa dijadikan dasar untuk menghapuskan fakta-fakta kekerasan seksual terhadap perempuan Tionghoa dalam tragedi berdarah tersebut. […]

  • Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Wihaji, dalam acara Talk Show & StandUp Comedy DPP Partai Golkar bertajuk Membangun Sumberdaya Manusia Dan Kependudukan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045 bertempat di DPP Partai Golkar, Slipi Jakarta pada Kamis, (15/5/2025)

    Kependudukan Bukan Sekadar Angka, Tapi Soal Kesejahteraan Nyata

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, menyoroti pentingnya melihat isu kependudukan secara lebih substansial, bukan sekadar statistik. Hal ini ia sampaikan dalam Talk Show & Stand-Up Comedy yang digelar DPP Partai Golkar bertajuk Membangun Sumberdaya Manusia dan Kependudukan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045, di Jakarta, Kamis (15/5/2025). Menurut Wihaji, angka-angka dalam urusan […]

expand_less