Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » IDR Soroti Potensi Konflik Kepentingan DPR yang Didominasi Pengusaha

IDR Soroti Potensi Konflik Kepentingan DPR yang Didominasi Pengusaha

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Lembaga riset Indonesia Development Research (IDR) memperingatkan publik agar lebih waspada terhadap proses tender proyek-proyek pemerintah yang didanai oleh APBN. IDR menyoroti potensi konflik kepentingan, mengingat mayoritas anggota DPR yang baru dilantik berasal dari kalangan pengusaha.

Direktur Eksekutif IDR, Fathorrahman Fadli, mengungkapkan bahwa dari 580 anggota DPR RI yang dilantik pada 1 Oktober 2024, sebanyak 354 orang memiliki latar belakang sebagai pengusaha. Kondisi ini dinilai berpotensi menciptakan penyalahgunaan wewenang, terutama terkait pengadaan proyek-proyek pemerintah.

“Wajah DPR saat ini sangat didominasi oleh pebisnis. Ini situasi yang mengkhawatirkan karena besar kemungkinan mereka akan berupaya mengambil bagian dalam proyek-proyek pemerintah,” ujar Fathorrahman Fadli dalam keterangannya, Minggu malam (6/10).

Menurutnya, meskipun secara formal anggota DPR diwajibkan melepaskan jabatan mereka di perusahaan, potensi pengaruh tidak langsung tetap ada.

“Secara praktis, mereka bisa saja tetap mengatur proyek-proyek pemerintah melalui jalur-jalur lain, baik secara langsung maupun melalui afiliasi keluarga dan rekan bisnis,” tambahnya.

Fathorrahman menegaskan bahwa praktik “bagi-bagi” proyek APBN ini sudah berlangsung lama dan menjadi fenomena yang sulit dihindari, terutama setelah era reformasi.

“Pada masa Orde Baru, DPR belum secara terang-terangan menggunakan posisinya untuk bisnis, tapi sekarang, memanfaatkan fasilitas sebagai pejabat publik untuk bisnis hampir dianggap normal,” ungkap penulis biografi tokoh-tokoh nasional ini.

Dengan komposisi DPR periode 2024-2029 yang 61%-nya terafiliasi dengan bisnis, IDR khawatir praktik ini akan semakin sulit diawasi. Banyak dari mereka memiliki hubungan erat dengan perusahaan melalui keluarga atau rekanan yang menduduki posisi strategis seperti direktur, komisaris, CEO, atau bahkan pemegang saham.

IDR mendesak seluruh elemen masyarakat, terutama aktivis demokrasi dan transparansi, untuk ikut memantau proses tender dan proyek-proyek pemerintah guna mencegah potensi penyimpangan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota MPR RI Periode 2024-2029, Ahmad Dhani Prasetyo, dalam sebuah acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Surabaya pada Rabu (23/4/2025)

    Ahmad Dhani : MPR RI Terus Gencarkan Sosialisasi Empat Pilar

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID — MPR RI terus menggencarkan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan guna memperkuat rasa nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Demikian dikatakan anggota MPR RI Periode 2024-2029, Dhani Ahmad Prasetyo di Surabaya pada Rabu (23/04/2025) Dalam paparannya, Dhani menegaskan pentingnya pemahaman yang utuh, menyeluruh, dan berkelanjutan terhadap empat pilar bangsa, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar […]

  • KH. Ma'ruf Amin

    Ma’ruf Amin Resmikan Formula Santri, Gerakan Ulama Moderat Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan berdirinya Forum Musyawarah Ulama & Santri (Formula Santri) di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (23/10). Forum ini dibentuk sebagai wadah silaturahim dan musyawarah lintas pesantren, generasi, dan organisasi Islam untuk memperkuat peran ulama, […]

  • Wakil Ketua Umum Partai Golkar , Adies Kadir dalam acara puncak HUT ke-60 Partai Golkar. Sumber foto : Instagram Adies Kadir.

    Golkar Tegaskan Tak Ada Matahari Kembar di Pemerintahan

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Adies Kadir, mengajak semua pihak menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi dinamika politik pasca-Pemilu 2024, termasuk soal polemik pertemuan sejumlah menteri kabinet dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Merespons kekhawatiran politikus PKS Mardani Ali Sera soal potensi munculnya ‘matahari kembar’, Adies menegaskan bahwa Indonesia secara konstitusional hanya memiliki satu kepala […]

  • Hassan Nasrallah dan Ayatullah Ali Khamenei

    Hubungan Nasrallah, Hezbollah dan Iran

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Pemimpin Hezbollah yang berusia 64 tahun, Hassan Nasrallah, tewas pada hari Jumat dalam serangan udara Israel di selatan Beirut, 42 tahun setelah ia menjadi wakil penguasa Iran, Ruhollah Khomeini, di Lebanon pada usia 21 tahun. “Yang Mulia Sayyed Hassan Nasrallah, sekretaris jenderal Hezbollah, telah bergabung dengan para syuhada besar yang dipimpinnya selama […]

  • Prabowo: Indonesia Tengah Rampungkan Ratifikasi Perjanjian I-EAEU FTA

    Prabowo: Indonesia Tengah Rampungkan Ratifikasi Perjanjian I-EAEU FTA

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle MA
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini tengah menyelesaikan proses ratifikasi Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA). Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Belarus yang telah lebih dahulu menuntaskan proses ratifikasi perjanjian perdagangan bebas tersebut. “Di bidang perdagangan, kami mengapresiasi Belarus yang telah menyelesaikan proses ratifikasi Indonesia–Eurasian Economic Union Free […]

  • M. Fauzan Irfan (Voicers)

    Pak Harto, Sang Jenderal Besar dan Bapak Pembangunan Nasional

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Oleh: M Fauzan Irvan* Sebagai generasi yang lahir tahun 90an, saya mungkin tidak merasakan secara utuh bagaimana kepemimpinan dan kebijakan Presiden Soeharto. Tetapi karena isu ini sudah menjadi wacana publik, rasa ingin tahu membuat saya membaca banyak hal. Dari arsip sejarah, laporan ekonomi, testimoni para pelaku, hingga data Badan Pusat Statistik. Dari semua itu, saya […]

expand_less