Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Kesenjangan Dana Konservasi Jadi Sorotan DPR di Forum IPU

Kesenjangan Dana Konservasi Jadi Sorotan DPR di Forum IPU

  • account_circle MA
  • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Ravindra Airlangga, mendorong pengembangan skema pendanaan inovatif untuk memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati. Langkah ini dinilai penting untuk mengatasi kesenjangan pembiayaan konservasi sekaligus menjaga keberlanjutan kehidupan manusia.

Dorongan tersebut disampaikan Ravindra dalam forum Standing Committee on Sustainable Development pada Sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) di Arusha, Tanzania, Rabu (7/10/2026). Dalam forum itu, ia menekankan bahwa perlindungan biodiversitas tidak hanya berkaitan dengan kelestarian lingkungan, tetapi juga menyangkut ketahanan pangan, kesehatan, dan keberlangsungan ekosistem.

Ravindra mengatakan, Indonesia memiliki peran strategis dalam agenda konservasi global karena termasuk negara dengan kekayaan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Karena itu, Indonesia mendukung target 30×30, yakni melindungi sedikitnya 30 persen wilayah daratan dan lautan pada 2030.

Menurut dia, keanekaragaman hayati menyediakan sumber daya penting bagi kehidupan manusia. Keragaman tanaman, misalnya, dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan varietas yang lebih tahan terhadap kekeringan, hama, dan penyakit. Sementara itu, lebih dari separuh obat-obatan modern pada awalnya dikembangkan dari senyawa yang ditemukan di alam.

Selain menyediakan sumber pangan dan bahan obat, ekosistem berperan dalam mengatur iklim, mendaur ulang unsur hara, dan menghasilkan oksigen. Kerusakan biodiversitas berpotensi mengganggu fungsi tersebut dan meningkatkan risiko bagi kehidupan manusia.

Di tengah pentingnya upaya konservasi, Ravindra menyoroti persoalan kesenjangan pendanaan yang masih menjadi tantangan global. Kebutuhan pembiayaan yang belum terpenuhi diperkirakan mencapai ratusan miliar dollar AS setiap tahun hingga 2030.

Untuk menjawab persoalan itu, ia mendorong pemanfaatan berbagai instrumen pembiayaan, antara lain kredit keanekaragaman hayati yang memiliki standar integritas tinggi, penerapan biaya atas kerusakan biodiversitas, serta skema untuk mengurangi risiko investasi swasta di sektor konservasi.

Koordinasi kebijakan moneter juga dinilai dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif untuk mendukung pembiayaan perlindungan keanekaragaman hayati.

Ravindra turut mengajak para peserta forum membahas mekanisme pendanaan yang paling efektif untuk menutup kesenjangan tersebut. Menurut dia, ketersediaan pembiayaan yang memadai menjadi salah satu faktor penting agar upaya konservasi dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Dalam konteks nasional, Indonesia telah memperbarui Indonesia Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025–2045 sebagai bagian dari strategi perlindungan keanekaragaman hayati. Upaya tersebut juga mencakup Rencana Operasional Forestry and Other Land Use (FoLU) Net Sink 2030.

Program ini diarahkan untuk menghentikan konversi hutan alam primer, memulihkan lahan gambut dan mangrove, serta mengintegrasikan aspek konservasi ke dalam perencanaan tata ruang.

Ravindra menegaskan, Indonesia mendukung upaya parlemen internasional dalam memperkuat perlindungan ekosistem pegunungan dan lautan, sekaligus mendorong pencapaian target 30×30.

Ia berharap kerja sama antarnegara dan pengembangan skema pendanaan yang tepat dapat memperkuat upaya konservasi, sehingga perlindungan keanekaragaman hayati tidak berhenti pada komitmen, tetapi diwujudkan melalui kebijakan dan aksi nyata.

  • Penulis: MA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jubir Kemenkeu Yustinus Prastowo

    Kemenkeu Klarifikasi Pajak Rumah Sendiri, Bebas di Bawah 200 M2

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Juru Bicara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yustinus Prastowo memberikan penjelasan terkait pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada pembangunan rumah sendiri. Menurut Yustinus, pajak 2,2 persen hanya berlaku untuk pembangunan rumah dengan luas 200 meter persegi atau lebih. “Pengenaan PPN KMS sebesar 2,2 persen hanya dikenakan jika luas bangunan mencapai 200 meter persegi atau […]

  • Presiden Rusia Vladimir Putin memberi isyarat di atas panggung dalam sebuah acara bersama Presiden Vietnam To Lam, yang dihadiri oleh Asosiasi Persahabatan Vietnam dan generasi alumni Vietnam yang belajar di Rusia di Hanoi Opera House di Hanoi pada 20 Juni 2024. MANAN VATSYAYANA/Pool via REUTERS/TEMPO

    Putin Peringatkan Barat Terkait Penggunaan Rudal Jarak Jauh di Ukraina

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Vladimir Putin kembali menarik perhatian dunia dengan peringatannya kepada Barat mengenai penggunaan rudal jarak jauh oleh Ukraina. Saat berbicara di St. Petersburg, Presiden Rusia tersebut secara tegas memperingatkan negara-negara Barat untuk tidak mengizinkan Ukraina menggunakan rudal jarak jauh buatan mereka untuk menyerang wilayah Rusia. Putin menyatakan bahwa Moskow akan menganggap hal tersebut […]

  • Ketua Komisi III DPR RI Habiburrokhman

    Ketua Komisi III DPR Minta Kejagung Transparan Terkait Kasus Tom Lembong

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memberikan penjelasan lengkap kepada publik terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong. Habib menilai konstruksi hukum dalam kasus ini masih belum jelas sehingga membingungkan masyarakat. “Kejaksaan Agung hendaknya jelaskan ke publik kasus […]

  • Peneliti LSI, Djayadi Hanan

    Baru Turun Takhta, Elektabilitas Jokowi Langsung Anjlok Drastis!

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Nasib politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pasca-lengser kian menjadi sorotan. Setelah dikabarkan menjauh dari PDIP dan santer digosipkan akan bergabung dengan Golkar, kini nama Jokowi justru ramai dikaitkan dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang kini dipimpin oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep. Namun, benarkah kehadiran Jokowi mampu mendongkrak pamor PSI? Peneliti senior […]

  • Megawati Dorong Kolaborasi Global, Soroti Dampak AI pada Pendidikan

    Megawati Dorong Kolaborasi Global, Soroti Dampak AI pada Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    ST.PETERSBURG, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam pidatonya di hadapan para rektor di Rusia, Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa AI memiliki potensi besar untuk membantu produktivitas manusia, tetapi harus dikelola dengan bijak. “Saya mencermati bahwa perkembangan AI memang luar biasa, tapi juga berbahaya jika disalahgunakan,” ujar […]

  • Ketua Bidang PTKP PB HMI, Abdul Hakim El

    PB HMI Tegaskan Demonstran Bukan Pemberontak, Tuntut Bebaskan Tahanan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Perwakilan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mendesak DPR untuk memperjuangkan pembebasan mahasiswa dan massa aksi yang masih ditahan pasca gelombang unjuk rasa nasional pada 25–31 Agustus 2025. Dalam audiensi di ruang Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/9), Abdul Hakim dari PB HMI menyuarakan interupsi keras. Ia menolak forum dilanjutkan bila tuntutan […]

expand_less