Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » BPK Kalbar Buka Suara soal Auditornya yang Kena OTT dan Uang Rp400 Juta: “Kami Masih Menunggu

BPK Kalbar Buka Suara soal Auditornya yang Kena OTT dan Uang Rp400 Juta: “Kami Masih Menunggu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK – Kasus OTT Polda Kalimantan Barat yang mengamankan seorang auditor BPK RI berinisial DN bersama pihak Perumdam Tirta Bengkayang masih menyisakan sejumlah pertanyaan.

DN bersama HR diamankan Subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kalbar pada Selasa (29/9/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Keduanya diamankan di kawasan Jalan Dr. Wahidin, Pontianak. Polisi dalam penindakan tersebut turut mengamankan uang tunai sebesar Rp400 juta dan sejumlah barang lainnya.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono membenarkan adanya penindakan tersebut.

OTT dilakukan setelah penyidik melakukan penyelidikan tertutup terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang diduga berkaitan dengan proses audit Semester I Tahun Anggaran 2026.

Namun, hingga Jumat (2/10/2026), penyidik belum menentukan status hukum DN maupun HR. Pemeriksaan dan pendalaman masih dilakukan untuk mengungkap hubungan para pihak serta konstruksi perkara.

Di tengah proses tersebut, BPK RI Perwakilan Kalbar menyatakan masih menunggu informasi resmi dari penyidik.

Kepala Sekretariat Perwakilan BPK RI Kalbar Fahrizal Noor mengatakan pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail posisi DN ketika diamankan.

“Kami menghormati kewenangan dari masing-masing pihak. Jadi kita tetap akan mendukung segala hal yang menjadi kewenangan masing-masing pihak,” kata Fahrizal saat ditemui di Kantor BPK Kalbar, Jumat (2/10/2026).

Bahkan, BPK belum mengetahui secara rinci tugas DN ketika OTT berlangsung. Objek dan lingkup audit yang sedang dikerjakan DN juga belum diketahui.

Begitu pula dengan pertemuan DN bersama pihak Perumdam Tirta Bengkayang. BPK belum memperoleh kepastian apakah pertemuan tersebut berkaitan dengan tugas kedinasan atau justru kepentingan pribadi.

“Belum ada keterangan. Kami masih menunggu detailnya,” ujarnya.

Untuk langkah internal, BPK memastikan terdapat mekanisme kepegawaian yang harus dilalui, termasuk aturan yang berlaku bagi ASN.

“Yang jelas semuanya kan ada mekanismenya. Kita ada mekanisme internal. Sebagai pegawai ASN juga ada mekanismenya. Kita lihat prosesnya,” kata Fahrizal.

Hingga saat ini, BPK juga belum mengetahui adanya pegawai lainnya yang dipanggil penyidik Polda Kalbar.

“Saya dari kemarin belum ada tamu atau belum ada sama sekali,” ujarnya.

Penyidik masih terus melakukan pemeriksaan dan pendalaman. Tidak menutup kemungkinan perkara ini berkembang dengan munculnya pihak lain.

Untuk sementara, BPK Kalbar memilih tidak berspekulasi dan menunggu hasil proses hukum.

“Sikap kami posisinya adalah menunggu,” tutup Fahrizal. (efr)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Agung Pecalang yang digelar di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Sabtu (17/5).

    13 Ribu Pecalang Bali Siap Usir Preman Berkedok Ormas!

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, CUPLIKAN.CO.ID – Sebanyak 13 ribu pecalang dari 1.500 desa adat di seluruh Bali secara tegas menyatakan penolakan terhadap aksi premanisme yang berkedok organisasi masyarakat (ormas). Pernyataan sikap ini dideklarasikan dalam acara Gelar Agung Pecalang yang digelar di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Sabtu (17/5). Deklarasi ini menjadi peringatan keras bagi kelompok-kelompok yang menggunakan identitas ormas […]

  • Prabowo: Indonesia Tengah Rampungkan Ratifikasi Perjanjian I-EAEU FTA

    Prabowo: Indonesia Tengah Rampungkan Ratifikasi Perjanjian I-EAEU FTA

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle MA
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini tengah menyelesaikan proses ratifikasi Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA). Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Belarus yang telah lebih dahulu menuntaskan proses ratifikasi perjanjian perdagangan bebas tersebut. “Di bidang perdagangan, kami mengapresiasi Belarus yang telah menyelesaikan proses ratifikasi Indonesia–Eurasian Economic Union Free […]

  • Rudi Arifiyanto

    Rudi Arifiyanto, Pj Bupati Sampang Dengan Visi Pembangunan Berkelanjutan.

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Redaksi Radiant Voice menemuinya di Pasar Rumput di bilangan Halimun, Jakarta. Di sana, di lantai 3, di sebuah Coffee Shop milik pengusaha muda asal Makassar,  pria kelahiran Surabaya ini memang kerap menyempatkan waktunya untuk sekedar melepas lelah dan berdiskusi dengan kelompok aktivis muda HMI. Meski telah ditunjuk menjadi Penjabat Bupati Kabupaten Sampang […]

  • Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.

    China Naikkan Tarif AS, Perang Dagang Makin Membara

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BEIJING, CUPLIKAN.CO.ID – China resmi menaikkan tarif impor atas produk Amerika Serikat (AS) menjadi 125 persen, dari sebelumnya 84 persen. Kebijakan yang berlaku mulai Sabtu, 12 April 2025 ini mempertegas eskalasi konflik dagang antara dua ekonomi terbesar dunia. Kementerian Keuangan China menyebut langkah tersebut sebagai respons langsung terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang lebih […]

  • Prabowo Ajak BRICS Satukan Kekuatan Industri dan Sumber Daya

    Prabowo Ajak BRICS Satukan Kekuatan Industri dan Sumber Daya

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle MA
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto mengajak negara-negara anggota BRICS memperkuat kolaborasi di bidang industrialisasi dan rantai pasok global. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan global sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang. “Izinkan saya menawarkan sesuatu yang konkret. Mari kita melakukan industrialisasi bersama. Mari kita mengoptimalkan sumber daya dan kapasitas yang kita miliki […]

  • Husnan Bey Fananie

    Bey Fananie: Kisruh PPP Hanya Bisa Reda Jika Kembali ke Semangat Fusi 1973

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kisruh Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar Sabtu (27/9/2025) memunculkan dua kubu pendukung, masing-masing mengklaim Muhammad Mardiono dan Agus Suparmanto sebagai ketua umum terpilih. Kondisi ini menuai keprihatinan para tokoh senior PPP yang mendorong agar partai kembali ke semangat awal pendiriannya. Kader senior PPP Husnan Bey Fananie menilai perpecahan hanya […]

expand_less