Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bahlil Sebut 5 Persen Cocok untuk Ambang Batas Parlemen

Bahlil Sebut 5 Persen Cocok untuk Ambang Batas Parlemen

  • account_circle MA
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta — Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menilai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold yang ideal untuk diterapkan dalam Pemilu berada di angka 5 persen.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil di tengah bergulirnya pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu di DPR. Meski demikian, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya menyebut pembahasan RUU tersebut masih berada pada tahap awal.

“Kalau parliamentary threshold dalam komunikasi kita dengan lintas partai, memang ada yang menginginkan 6 persen, 7 persen, 5 persen, ada juga di bawah itu. Tetapi mungkin angka ideal, ya angka ideal itu 5 persen, cocoklah,” kata Bahlil, Kamis (16/9/2026).

Bahlil belum menjelaskan lebih jauh mengenai sikap resmi Partai Golkar terkait usulan ambang batas parlemen sebesar 5 persen. Ia juga tidak memberikan keterangan mengenai kemungkinan adanya pertemuan para ketua umum partai politik koalisi pemerintah yang membahas isu tersebut.

Usulan ambang batas 5 persen sejauh ini juga disampaikan sejumlah partai politik yang memiliki kursi di DPR. Selain Golkar, Partai Gerindra, PDI Perjuangan, dan PKS turut menyebut angka tersebut dalam pembahasan RUU Pemilu.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Sugiono mengatakan partainya menyepakati ambang batas parlemen sebesar 5 persen dalam pembahasan RUU Pemilu.

Pernyataan itu disampaikan Sugiono kepada wartawan di Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, Rabu (16/9). Ia juga menyebut angka tersebut telah dibicarakan dalam pertemuan para ketua umum partai politik koalisi pemerintah ketika dirinya mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke New Delhi, India, pekan lalu.

Sementara itu, PDI Perjuangan melalui Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun juga menilai angka 5 persen sebagai ambang batas yang ideal.

“Angka lima persen itu ideal. Pasti ada pertimbangan soal efektif efisiensi jalannya pemerintahan. Jadi, semakin disederhanakan partai politik, semakin mudah dalam konsolidasi kekuasaan,” ujar Komarudin di Jakarta, Rabu.

Berbeda dengan partai-partai tersebut, PAN menyatakan keberatan apabila ambang batas parlemen ditetapkan di atas 4 persen.

Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan penetapan ambang batas di atas 4 persen berpotensi tidak sejalan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 116/PUU-XXI/2023.

Dalam putusan tersebut, MK meminta pengaturan ambang batas parlemen mempertimbangkan keterwakilan politik serta meminimalkan banyaknya suara sah pemilih yang tidak terkonversi menjadi kursi di DPR.

Menurut Viva Yoga, semakin tinggi ambang batas parlemen, semakin besar pula potensi suara sah pemilih tidak terwakili dalam perolehan kursi di parlemen.

“Sikap PAN bukan karena khawatir tidak lolos mendapatkan kursi DPR RI, karena sejak Pemilu 1999 sampai 2024 PAN terbukti selalu lolos ke Senayan,” kata Viva Yoga.

  • Penulis: MA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lee Je-hoon tampil memukau sebagai Yoon Joo-no, seorang negosiator legendaris dalam bidang merger dan akuisisi (M&A).

    The Art of Negotiation: Duel Strategi Tanpa Peluru

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – The Art of Negotiation adalah drama Korea terbaru yang menyajikan kisah intens dan elegan tentang dunia bisnis, kekuasaan, dan seni berdiplomasi. Drama ini tidak hanya menawarkan ketegangan khas dunia korporat, tetapi juga eksplorasi mendalam terhadap psikologi karakter dan konflik moral di balik setiap keputusan bisnis. Lee Je-hoon tampil memukau sebagai Yoon Joo-no, […]

  • Pelantikan DPP Pengajian Al Hidayah

    Pengajian Al Hidayah Perkuat Dakwah Melalui Akselerasi Digital Nasional

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Upaya Pengajian Al Hidayah dalam memasuki era digital semakin ditegaskan melalui pelantikan pengurus pusat periode 2025–2030 yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (29/11/2025). Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum akselerasi digital dalam model dakwah dan pemberdayaan perempuan. Ketua Dewan Penasehat Pengajian Al Hidayah, Sri Suparni Bahlil, menyebut bahwa organisasi perempuan tak bisa lagi hanya […]

  • Bambang Soesatyo (Kiri)

    Bamsoet Serukan Pembentukan TNI Angkatan Siber di HUT ke-79 TNI

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID– Dalam rangka memperingati HUT ke-79 TNI, Bambang Soesatyo menegaskan kembali pentingnya pembentukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Siber. Menurutnya, kehadiran matra keempat ini sangat diperlukan untuk memperkuat pertahanan Indonesia di era digital yang semakin kompleks. Bamsoet mengungkapkan bahwa pembentukan TNI Angkatan Siber menjadi langkah strategis untuk mencapai kemandirian pertahanan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada […]

  • Mensesneg Prasetyo Hadi (Kanan)

    Presiden Minta Penataan Arsip Wilayah Demi Cegah Sengketa

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Juru Bicara Presiden RI, Prasetyo Hadi, menekankan pentingnya penataan ulang arsip-arsip kewilayahan di berbagai kementerian dan lembaga negara untuk mencegah sengketa batas wilayah antarprovinsi. Hal ini disampaikan menyusul konflik administratif antara Pemerintah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara atas empat pulau di wilayah perbatasan. “Ke depan harus kita rapikan semua arsip kita ini,” […]

  • Pulau Serangan Bali

    Pulau Serangan, Permata yang Hilang di Jantung Bali

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Oleh : Wayan Suyadnya* Di antara gemerlapnya pusat pariwisata Bali—Nusa Dua, Sanur, Kuta, dan hingar-bingar Bandara Ngurah Rai—terdapat sebuah pulau kecil yang begitu indah, Pulau Serangan. Sebuah dunia yang damai, sakral, dan penuh sejarah, kini berada dalam pusaran paradoks modernitas. Pantai pulau Serangan hilang digantikan dengan nama pantai Kura-kura Bali. Akankah ini juga menghilangkan ‘peta’ […]

  • Komisi III DPR Minta RUU Perampasan Aset Disusun Lebih Cermat

    Komisi III DPR Minta RUU Perampasan Aset Disusun Lebih Cermat

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle MA
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, menegaskan bahwa pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset tidak cukup hanya berfokus pada aspek hukum pidana. Menurutnya, regulasi tersebut juga harus mempertimbangkan dimensi hukum perdata, terutama yang berkaitan dengan status dan pembuktian kepemilikan suatu aset. Pernyataan itu disampaikan Soedeson saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) […]

expand_less