Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Profil Endang Yustika, Pengusaha Muda yang Viral Usai Pernyataannya di Threads Tuai Pro-Kontra

Profil Endang Yustika, Pengusaha Muda yang Viral Usai Pernyataannya di Threads Tuai Pro-Kontra

  • account_circle DDY
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 170
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Nama Endang Yustika menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah sejumlah unggahannya di platform Threads memicu perdebatan di kalangan warganet.

Influencer sekaligus pengusaha muda tersebut viral setelah menyampaikan pandangannya mengenai hubungan antara kondisi finansial dan nilai seseorang, yang memunculkan beragam respons dari publik.

Endang Yustika dikenal sebagai entrepreneur yang membangun bisnis di bidang fashion sejak masih menempuh pendidikan di bangku kuliah. Ia merupakan pendiri Biu.Costore (BIU.co), sebuah bisnis fashion retail yang pada awalnya berfokus pada penjualan pakaian thrift sebelum berkembang menjadi pengembangan merek lokal.

Selain Biu.Costore, Endang juga mengembangkan beberapa lini usaha lain, yakni New.u dan Koura Official. Aktivitas bisnisnya banyak dipromosikan melalui media sosial, terutama Instagram dan TikTok melalui akun @uc.you.

Berdasarkan profil LinkedIn miliknya, Endang menempuh pendidikan Bachelor’s Degree bidang Marketing Communication di London School of Public Relations (LSPR) Institute of Communication and Business Jakarta pada periode 2018–2021.

Memulai Bisnis dari Nol

Perjalanan Endang sebagai pengusaha dimulai saat masih berstatus mahasiswa. Sebelum memiliki bisnis sendiri, ia bekerja paruh waktu sebagai pelayan restoran untuk memperoleh penghasilan tambahan.

Sebagian pendapatan dari pekerjaan tersebut kemudian disisihkan sebagai modal awal membangun usaha. Bisnis Biu.Costore mulai dirintis ketika Endang masih berada di semester dua perkuliahan dengan fokus pada penjualan pakaian thrift yang saat itu tengah diminati kalangan anak muda.

Seiring waktu, bisnis tersebut berkembang dan menjadi salah satu usaha yang memperkenalkan berbagai produk fashion melalui platform digital.

Viral karena Pernyataan soal Uang

Nama Endang kembali menjadi sorotan setelah unggahannya di Threads pada 21 Juli 2026.

Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan pandangan mengenai pentingnya kondisi finansial serta konsekuensi dari pilihan hidup seseorang.

“Terima fakta kalau lo gapunya uang lo gapunya nilai. Pait tapi fakta,” tulis Endang.

Pernyataan tersebut memicu pro dan kontra. Sebagian pengguna media sosial menilai pesan tersebut sebagai bentuk motivasi agar seseorang berusaha meningkatkan kondisi finansial dan bertanggung jawab terhadap masa depannya.

Namun, tidak sedikit warganet yang mengkritik pernyataan tersebut karena dianggap terlalu menggeneralisasi dan mengaitkan nilai seseorang semata-mata dengan kondisi ekonomi.

Salah satu pengguna Threads menuliskan kritiknya terhadap pernyataan Endang.

“TONE DEAF MAKSIMAL. Lu kira orang jualan bakso, orang jualan pecel lele, UMKM yang masak dari jam 1 pagi dan tutup warung jam 11 malam itu mereka nggak kerja keras? Mereka nggak malas, tapi sekuat apa pun mereka berusaha ya mentok di situ aja. Nggak usah sok kaya deh, enak banget menilai manusia cuma dari duit,” tulis akun @d**hb.

Kembali Disorot Lewat Video tentang Threads

Perhatian publik terhadap Endang kembali meningkat setelah pada 23 Juli 2026 ia mengunggah video yang membahas pengalamannya menggunakan platform Threads.

Dalam video tersebut, Endang menyebut Threads sebagai salah satu media sosial yang menurutnya memiliki lingkungan percakapan yang “toxic”. Ia mengaku tidak menyimpan dendam kepada siapa pun, kecuali kepada pengguna Threads karena menilai platform tersebut dipenuhi pembahasan mengenai kehidupan orang lain.

Menurut Endang, sebagian pengguna yang aktif mengomentari kehidupan figur publik melakukannya karena tidak memiliki kehidupan yang memuaskan, pekerjaan, kondisi finansial, maupun identitas yang kuat.

“Jadi (Threads) itu circle orang-orang yang tidak punya kehidupan, nggak happy, nggak punya kerjaan, nggak punya uang, dan bisa dibilang nggak punya identitas. Karena orang kalau punya background, pendidikan, tempat kerja, suaminya berkecukupan, keluarganya bahagia, dia nggak akan ngumpul dengan orang-orang tersebut,” ujar Endang dalam video tersebut.

Pernyataan itu kembali memicu kontroversi. Sejumlah pengguna media sosial menilai komentar tersebut menggeneralisasi pengguna Threads dan dianggap merendahkan kelompok tertentu.

Hingga kini, perdebatan mengenai pernyataan Endang Yustika masih berlangsung di media sosial. Sebagian warganet menilai pandangannya sebagai bentuk motivasi untuk bekerja keras dan mandiri secara finansial, sementara pihak lain menilai penyampaiannya terlalu keras dan berpotensi mengabaikan kompleksitas kondisi sosial maupun ekonomi yang dihadapi setiap individu.

 

  • Penulis: DDY

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi BAZNAS dan PT Malahayati Renovasi 16 Rumah Korban Kebakaran di Jakarta Selatan

    Kolaborasi BAZNAS dan PT Malahayati Renovasi 16 Rumah Korban Kebakaran di Jakarta Selatan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi kolaborasi antara BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan PT Malahayati Nusantara Raya dalam pelaksanaan Program Bedah Rumah di kawasan bekas kebakaran Jalan Bangka III, Pela Mampang, Jakarta Selatan. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi contoh nyata kerja sama pemerintah, lembaga filantropi, dan sektor swasta dalam mempercepat pemulihan permukiman warga terdampak […]

  • Penandatanganan MOU antara UICI dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang ditandatangi oleh Rektor UICI, Prof. La Ode M.Kamaluddin dan Menteri Wihaji di Jakarta pada Senin (19/5/2025)

    UICI dan BKKBN Teken MoU Dukung Tridharma Perguruan Tinggi

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Senin (19/5), di Auditorium Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta. Penandatanganan ini bertujuan memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dalam mendukung program-program nasional di bidang kependudukan dan pembangunan […]

  • Ballon d’Or 2026 Digelar di London, Pertama Kali Tinggalkan Paris dalam Sejarah Penghargaan

    Ballon d’Or 2026 Digelar di London, Pertama Kali Tinggalkan Paris dalam Sejarah Penghargaan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 26
    • 0Komentar

    London, editoria.co.id  – Malam penganugerahan Ballon d’Or 2026 dipastikan akan berlangsung di London, Inggris, pada 26 Oktober 2026. Keputusan tersebut menjadi tonggak sejarah baru karena untuk pertama kalinya ajang penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola itu digelar di luar Paris, Prancis. Penyelenggaraan di London sekaligus menandai perayaan edisi ke-70 Ballon d’Or sejak pertama […]

  • Viva Yoga Mauladi (Kiri)

    Viva Yoga: Transmigrasi Kunci Pemerataan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BOGOR, CUPLIKAN.CO.ID – Kementerian Transmigrasi siap melaksanakan program Asta Cita sebagai bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045. Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menyatakan optimisme atas capaian kementeriannya dalam menjawab tantangan pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, yang menjadi fokus kementerian tersebut. “Transmigrasi itu kunci pemerataan ekonomi nasional”,ujar Viva Yoga. Pernyataan ini disampaikan Viva Yoga […]

  • Kritikan Satire BEM FISIP UNAIR Surabaya

    Airlangga Pribadi : Pembekuan BEM FISIP Unair, Respons Berlebihan terhadap Kritisme Mahasiswa

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Universitas Airlangga (Unair) tengah menghadapi sorotan setelah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dibekukan oleh dekanat. Langkah ini diambil menyusul kritik pedas yang disampaikan mahasiswa terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui karangan bunga. Kritik tersebut menyinggung isu demokrasi dan etika kepemimpinan di […]

  • Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka. Sumber foto : istimewa.

    Jokowi Tegaskan Gibran Sah Menang Pilpres: Mandat Sudah Diberikan Rakyat

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SOLO, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kemenangan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilu 2024 telah sah dan sesuai konstitusi. Hal ini disampaikan menyusul kritik dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang meminta pencopotan Gibran dari jabatan Wakil Presiden terpilih. “Semua orang sudah tahu bahwa Pak Presiden Prabowo Subianto dan Pak Wapres […]

expand_less