Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Analisa Strategi Kebijakan Luar Negeri Partai Golkar Era Kepemimpinan Bahlil Lahadalia

Analisa Strategi Kebijakan Luar Negeri Partai Golkar Era Kepemimpinan Bahlil Lahadalia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Adhe Nuansa Wibisono, Ph.D*

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Teori linkage politics yang digagas James N. Rosenau (1969) menegaskan bahwa partai politik berperan sebagai linkage agent yang vital dalam mentransmisikan kepentingan, ideologi, dan aspirasi konstituennya langsung ke dalam proses formulasi kebijakan luar negeri. Partai Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia mengaktualisasikan teori ini melalui pendekatan yang komprehensif dan multilevel.

Sebagai partai dengan basis pemerintahan dan jaringan ekonomi yang kuat, Golkar memainkan peran ganda melalui berbagai institusi: DPP Partai Golkar sebagai perumus strategi politik luar negeri, Fraksi Golkar di DPR RI sebagai pengawal kebijakan melalui fungsi legislasi dan anggaran, serta Komisi I DPR RI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengarahkan diplomasi Indonesia yang berprinsip bebas-aktif.

Tidak hanya melalui jalur formal, sayap kepemudaan Partai Golkar juga aktif membangun multitrack diplomacy dan people-to-people connections dengan berbagai negara, khususnya di kawasan ASEAN. Pendekatan multisektor ini memungkinkan Golkar tidak hanya menjadi artikulator kepentingan ekonomi nasional tetapi juga penjaga stabilitas diplomasi Indonesia dalam percaturan global, sekaligus memastikan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia tetap selaras dengan kepentingan pembangunan nasional dan stabilitas kawasan.

Partai Golkar dan Gagasan Diplomasi Lunak

Partai Golkar menegaskan konsistensinya dalam mendorong politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif dengan mengedepankan diplomasi lunak (soft diplomacy) sebagai solusi utama berbagai konflik internasional. Usulan ini tidak hanya retorika, tetapi diimplementasikan di berbagai lini, dari tingkat tinggi hingga grassroot.

Di tingkat kebijakan strategis, Ali Mochtar Ngabalin, Ketua Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional DPP Partai Golkar, mengusulkan Presiden Prabowo Subianto menerapkan soft diplomacy melalui penyelesaian konflik melalui dialog tanpa senjata untuk meredakan ketegangan Israel-Iran. Gagasan ini dinilai selaras dengan tradisi Indonesia sebagai juru damai sejak Konferensi Asia Afrika 1955.

Komitmen pada dialog ini tidak hanya untuk konflik Timur Tengah. Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi Golkar, Dave Laksono, secara konsisten mendorong penyelesaian sengketa Laut China Selatan melalui pendekatan diplomasi dan dialog multilateral. Menyongsong KTT ASEAN 2025, ia menekankan pentingnya konsolidasi internal ASEAN untuk memperkuat posisi tawar dalam negosiasi Code of Conduct (CoC) dengan China.

Dave Laksono menegaskan bahwa CoC harus secara tegas melindungi kedaulatan dan kepentingan nasional, termasuk hak nelayan Indonesia, sambil menjaga stabilitas kawasan. Ia juga mendorong peran aktif Indonesia sebagai mediator dalam ketegangan bilateral, seperti antara Thailand dan Kamboja, untuk mencegah eskalasi yang mengancam stabilitas regional dan warga negara Indonesia.

Di jalur diplomasi non-pemerintah, Said Aldi Al Idrus sebagai Ketua Umum PP AMPG aktif membangun people-to-people connections. Di Singapura, ia bertemu mantan Presiden Halimah Yacob untuk berdiskusi tentang penguatan kepemimpinan pemuda dan pertukaran best practices governance. Di Malaysia, ia menjalin kerja sama pendidikan politik “Malindo” dengan Pemuda UMNO pimpinan Datuk Dr. Muhamad Akmal Saleh, fokus pada peningkatan kapasitas kader dan sinergi kebudayaan. Sementara di Kamboja, kehadirannya dalam buka puasa dengan PM Hun Manet dimanfaatkan untuk memperkuat dialog mengenai peluang investasi dan kerja sama vokasi pemuda ASEAN, membuktikan komitmen Golkar dalam mempererat jejaring soft diplomacy lintas kawasan.

Dukungan Golkar terhadap Kemerdekaan Palestina

Partai Golkar secara konsisten dan teguh menegaskan komitmennya terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina, yang tercermin dalam sikap struktural partai dari tingkat pusat hingga legislatif. Idrus Marham, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar mendukung penuh pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa Indonesia akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel hanya dengan syarat pengakuan kemerdekaan penuh Palestina terlebih dahulu. Idrus Marham menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 dan tradisi politik luar negeri Indonesia yang konsisten sejak era Soekarno.

Di sisi legislatif, Muhammad Sarmuji sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI memperkuat komitmen ini melalui tindakan nyata. Dalam pertemuannya dengan Ketua Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban Dr Ahed Abu Alata, Sarmuji menyatakan keprihatinan mendalam atas krisis kemanusiaan di Gaza, khususnya dampak blokade yang menyebabkan kelaparan massal. Ia tidak hanya menyuarakan solidaritas tetapi juga berkomitmen untuk menginstruksikan Komisi I DPR RI memperkuat diplomasi internasional, mendorong tekanan global terhadap Israel, dan berpartisipasi aktif dalam berbagai forum internasional untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

Pandangan ini merepresentasikan konsistensi Golkar dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan konstitusional dalam politik luar negeri Indonesia. Melalui peran ganda di eksekutif dan legislatif, mereka memastikan bahwa dukungan bagi Palestina tidak hanya menjadi pernyataan simbolis tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata dan aksi diplomatis yang konkret.

Memperkuat Jejaring Diplomasi Global

Partai Golkar secara konsisten memperluas jejaring internasionalnya melalui berbagai forum strategis, menegaskan peran Indonesia dalam percaturan politik global. Ali Mochtar Ngabalin, Ketua Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional DPP Partai Golkar, menjadi tokoh kunci dalam menjalin hubungan ini. Ia dijadwalkan sebagai delegasi tunggal Indonesia dalam konferensi internasional “The End of the Era of Colonialism” di Aljazair yang diundang oleh National Liberation Front Party. Meskipun forum ini ditunda akibat ketegangan Timur Tengah, partisipasi yang direncanakan ini menunjukkan komitmen Golkar melawan segala bentuk kolonialisme baru.

Ngabalin juga memimpin pertemuan dengan delegasi sayap perempuan Partai Keadilan Rakyat (PKR) Malaysia yang membahas isu perlindungan perempuan dan anak di perbatasan. Pada “Forum of Supporters of the Struggle against Modern Practices of Neocolonialism” yang digelar secara daring, Ngabalin hadir sebagai satu-satunya wakil Asia Tenggara dan menandatangani kesepakatan sebagai komitmen resmi Golkar. Forum ini dibuka oleh Dmitry Medvedev, mantan Presiden Rusia sekaligus Ketua Partai United Russia, yang menegaskan pentingnya solidaritas Global South melawan dominasi neokolonial.

Di tingkat pimpinan, Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar menerima kunjungan Liu Jianchao, Menteri Departemen Hubungan Internasional Komite Sentral Partai Komunis China. Pertemuan tertutup ini membahas kerjasama ekonomi strategis, termasuk hilirisasi di berbagai sektor dan kemungkinan keikutsertaan Indonesia dalam BRICS. Bahlil menegaskan bahwa semua kerjasama ini tetap berpegang pada prinsip politik bebas-aktif Indonesia, sambil memastikan manfaat ekonomi yang konkret bagi Indonesia.

Di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia, Partai Golkar menjalankan peran sebagai linkage agent melalui pendekatan multilevel, menggabungkan jalur formal yaitu eksekutif-legislatif dengan diplomasi non-pemerintah, terutama oleh sayap pemuda. Golkar konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan mendorong diplomasi lunak untuk menyelesaikan berbagai konflik.

Melalui jejaring global dan forum strategis, Golkar memperkuat peran Indonesia di kancah internasional dengan tetap berpegang pada prinsip bebas-aktif dan menjamin keselarasan kebijakan luar negeri dengan nilai konstitusional (RED).

*Penulis adalah Tenaga Ahli Fraksi Partai Golkar DPR-RI, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP AMPI

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf

    Ghalibaf Ancam Israel: “Neraka Akan Kami Timpakan Padamu!”

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengeluarkan peringatan keras kepada Israel di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Dalam pidatonya di sidang terbuka parlemen pada Senin, Ghalibaf menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Iran akan membuat musuh “biadab” itu lumpuh dan menderita, karena Israel tidak memegang komitmen terhadap batas-batas moral apa pun. “Dalam beberapa […]

  • Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar

    Dugaan Manipulasi Proyek Chromebook Kemdikbud, Nadiem Dicekal!

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus menguak fakta-fakta baru. Selain menyedot anggaran negara hampir Rp10 triliun, penyidikan Kejaksaan Agung (Kejagung) juga mengarah pada dugaan manipulasi arah kebijakan teknologi yang dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan pendidikan nasional. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, […]

  • Gambar adalah ilustrasi

    CMCI Unpad Kecam Pencabutan Kartu Liputan Jurnalis CNN Indonesia

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BANDUNG, CUPLIKAN.CO.ID – Pusat Studi Komunikasi, Media, Budaya, dan Sistem Informasi (CMCI) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran mengecam pencabutan kartu liputan Istana milik wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia, yang dilakukan hanya karena bertanya kepada Presiden Republik Indonesia mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pernyataan resminya, CMCI menilai tindakan pencabutan ID card tersebut melanggar prinsip […]

  • Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin Sjafrie.sjamsoeddin Saat Menerima Kunjungan Ketua Majelis Syuro PKS, Shohibul Iman.

    PKS Dukung Sinergi Kemhan Perkuat Patriotisme dan Bela Negara

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan komitmennya untuk mendukung program-program Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam memperkuat semangat patriotisme, nasionalisme, dan bela negara di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Staf Presiden PKS, Pipin Sopian, menanggapi pertemuan antara Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang […]

  • Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam persidangan di Jakarta pada Jum'at (11/4/2025). Sumber foto : ANTARA.

    Hasto: Putusan Hakim Tak Surutkan Tekad Wujudkan Keadilan

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyatakan tetap teguh dalam memperjuangkan keadilan meskipun majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menolak eksepsi yang diajukannya dalam perkara dugaan suap dan perintangan penyidikan. Dalam keterangannya usai sidang putusan sela pada Jumat (11/4), Hasto menegaskan bahwa dirinya menghormati putusan pengadilan namun akan […]

  • Tim Pansel Ombudsman RI

    Seleksi Terbuka Calon Anggota Ombudsman RI Dimulai

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk mendaftar sebagai calon anggota Ombudsman Republik Indonesia periode 2026–2031. Seleksi ini resmi dimulai setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk lima tokoh sebagai Panitia Seleksi (Pansel), sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 57/P Tahun 2025 yang ditandatangani pada 3 Juni 2025. Wakil Menteri Sekretaris […]

expand_less