Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Kader Muda Golkar Diminta Siap Hadapi Tantangan Sistem Pemilu Baru

Kader Muda Golkar Diminta Siap Hadapi Tantangan Sistem Pemilu Baru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Guru Besar dan Pengamat Politik LIPI, Prof. Siti Zuhro, mengingatkan pentingnya kesiapan kader muda Partai Golkar menghadapi perubahan dinamika pemilu dan sistem politik di Indonesia. Pesan itu ia sampaikan dalam acara Urun Rembug DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) bertajuk “Masa Depan Golkar dan Sistem Pemilu di Indonesia” yang berlangsung di AMPI Media Centre, Menteng, Jakarta, Kamis (31/7).

Dalam paparannya, Siti Zuhro menyoroti perubahan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) dan wacana pemisahan pemilu nasional dan daerah. Menurutnya, perubahan regulasi ini menuntut partai politik menyiapkan strategi dan kader yang tangguh. “Jika partai tidak bersiap dari sekarang, akan sulit mengontrol kualitas calon legislatif dan kepala daerah yang diusung,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kualitas pemilih (voters) dan kader sama-sama menentukan masa depan demokrasi Indonesia. Menurutnya, distorsi politik bisa terjadi bila partai hanya mengandalkan popularitas tanpa memperkuat kompetensi kader. “Anak muda harus berani tampil dengan kualitas, bukan hanya terkenal. Golkar perlu kader-kader yang outstanding agar tidak sekadar ikut kontestasi, tapi juga memimpin dengan gagasan,” tegasnya.

Siti Zuhro mengingatkan bahwa filosofi kebangsaan harus menjadi fondasi bagi setiap kader muda. “Kita punya Pancasila sebagai way of life, konstitusi, dan bentuk negara kesatuan. Semua ini harus dipahami oleh calon pemimpin, agar tidak kehilangan arah di tengah perubahan politik,” jelasnya.

Menurutnya, Golkar harus mengoptimalkan kaderisasi agar tidak hanya menghasilkan tokoh-tokoh populer, tetapi juga pemimpin yang memahami rakyat dan siap menjadi teladan. “Kaderisasi tidak boleh hanya untuk pemilu sesaat. Kita butuh tokoh muda yang bisa menjadi role model bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapan agar AMPI mampu menjadi motor regenerasi politik di tubuh Golkar. Dengan menyiapkan kader muda yang berkualitas, Golkar diyakini tetap bisa bersaing dalam setiap pemilu, termasuk menghadapi kompetisi ketat pada 2029.

“Generasi muda Golkar harus menunjukkan kebaruan, energi positif, dan kualitas yang bisa dipercaya rakyat. Itulah kunci agar partai tetap relevan di tengah perubahan sistem politik,” pungkas Siti Zuhro (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Cirebon Minta Maaf Usai Komentar soal Fisik Pengkritik Program MBG Tuai Kecaman

    Wakil Ketua DPRD Cirebon Minta Maaf Usai Komentar soal Fisik Pengkritik Program MBG Tuai Kecaman

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Cirebon, editoria.co.id –  Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Partai Gerindra, Nana Kencanawati, menyampaikan permintaan maaf setelah komentarnya di media sosial yang dinilai menghina fisik seorang ibu rumah tangga pengkritik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral dan menuai kecaman publik. Permintaan maaf tersebut disampaikan Nana melalui akun media sosial pribadinya setelah tangkapan layar komentarnya […]

  • Presiden Prabowo Subianto

    Membela Rakyat tak Pernah Salah

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Oleh : Fathorrahman Fadli* JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam etika kepemimpinan klasik, tindakan yang berpihak kepada mereka yang paling rentan selalu berada di sisi moral yang benar. Ia menghindarkan pemimpin dari kesewenang-wenangan dan menjaga integritas dirinya di mata publik. Negara, jelas bukan panggung untuk ambisi pribadi. Dalam kajian “modern state”, tindakan membela rakyat itu dapat memastikan […]

  • Beberapa buku Delpedro Marhaen yang disita pihak aparat kepolisian

    Polisi Kembalikan 16 Buku Delpedro Usai Disita Kasus Demo

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Polda Metro Jaya mengembalikan 16 buku milik Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen, tersangka kasus dugaan penghasutan dalam demonstrasi Agustus lalu. Manajer Penelitian dan Pengetahuan Lokataru Foundation, Hasnu Ibrahim, menyebut buku-buku tersebut dikembalikan dua hari lalu, sebelum pihaknya mendaftarkan permohonan praperadilan Delpedro dan kawan-kawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (3/10/2025). “Patut […]

  • Khofifah Indar Parawansa tampak menghadiri pemakaman putra sulung dari Sekjen DPP Partai Golkar, M.Sarmuji, yang dimakamkan di Surabaya pada Senin (30/9).

    Karangan Bunga Duka Cita dari Pejabat Hiasi Rumah Sarmuji di Surabaya

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Rumah duka Sekjen DPP Partai Golkar, Sarmuji, di Surabaya dipenuhi dengan karangan bunga duka cita dari sejumlah pejabat tinggi negara dan tokoh politik, Senin (30/9). Karangan bunga tersebut dikirim sebagai bentuk belasungkawa atas meninggalnya putra pertama Sarmuji, M Sutojoyo Sulthana Nashir, yang wafat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta sehari sebelumnya. […]

  • Arip Mustopa (Penulis)

    Keluar dari Perangkap Pendapatan Menengah

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Oleh Arip Musthopa, S.IP., M.Si.* Bank Dunia mendefinisikan negara berpendapatan menengah-atas adalah negara yang pendapatan per kapitanya berada di antara US$4.466 dan US$13.845. Indonesia yang pendapatan per kapitanya tahun 2024 sebesar US$5.271, secara otomatis masuk kategori tersebut. Setelah mencapai level ini, maka target selanjutnya adalah masuk kategori negara berpendapatan tinggi atau negara maju dengan pendapatan […]

  • Dialogista bertema “Pemuda dan Ketahanan Pangan” yang digelar BEM Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) bersama Pemuda Inspirasi Nusantara (PIN) pada Jumat (7/11)

    Prioritaskan Petani Muda, Akademisi Soroti Ketimpangan Kebijakan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    MALANG, CUPLIKAN.CO.ID – Dialogista bertema “Pemuda dan Ketahanan Pangan” yang digelar BEM Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) bersama Pemuda Inspirasi Nusantara (PIN) pada Jumat (7/11) kembali menyoroti urgensi regenerasi petani muda sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional. Dalam diskusi yang menghadirkan tiga narasumber—Dr. Mochamad Syamsulhadi (Ketua Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan FP UB), Heru […]

expand_less