Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » Korupsi Laptop Chromebook, Nadiem Makarim Bisa Diperiksa!

Korupsi Laptop Chromebook, Nadiem Makarim Bisa Diperiksa!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Nama mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, ikut terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi pengadaan laptop senilai Rp17,42 triliun di Kemendikbudristek. Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka kemungkinan memanggil dan memeriksa eks Mendikbudristek tersebut.

Kasus ini berawal dari proyek pengadaan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti laptop Chromebook untuk sekolah dasar hingga menengah, yang berlangsung sepanjang tahun 2019 hingga 2022. Program tersebut merupakan bagian dari agenda besar Digitalisasi Pendidikan di era Nadiem. Namun, kini program itu tengah diselidiki akibat dugaan adanya kongkalikong dalam penentuan spesifikasi perangkat yang dinilai tidak sesuai kebutuhan di lapangan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, menyatakan bahwa semua pihak yang mengetahui seluk-beluk proyek tersebut berpotensi diperiksa, termasuk Nadiem.

“Siapa pun yang membuat terang tindak pidana ini bisa saja dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan,” tegasnya.

Saat ini, penyidik Jampidsus telah menyita sejumlah dokumen penting dari penggeledahan dua staf khusus Nadiem, yakni FH dan JT, yang dilakukan di apartemen mewah kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Barang bukti tersebut diduga berkaitan dengan dugaan korupsi yang merugikan negara hingga belasan triliun rupiah.

Kritik publik pun bermunculan. Pasalnya, kebijakan pengadaan Chromebook tersebut tetap dijalankan meskipun hasil uji coba menunjukkan perangkat tidak cocok digunakan untuk Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), terutama karena ketergantungannya pada jaringan internet yang belum merata di Indonesia.

Dengan nilai anggaran jumbo dan munculnya indikasi manipulasi kajian teknis, publik kini menanti keberanian Kejagung dalam menyeret tokoh-tokoh kunci – termasuk Nadiem Makarim- jika memang terbukti ada peran signifikan dalam skandal ini (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sena DPD

    Kabiro Humas dan Media DPD RI Jelaskan Proyek Vtuber Sena

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI merespons polemik peluncuran Vtuber bernama Sena Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang ramai diperbincangkan publik sejak Oktober 2025. Visual Vtuber tersebut dinilai sebagian masyarakat kurang etis untuk mewakili sebuah lembaga negara. Kepala Biro Protokol Humas dan Media Setjen DPD RI, Mahyu Darma, menjelaskan bahwa proyek digital tersebut […]

  • Anggota Komisi X DPR RI F-PKB, Habib Syarief Muhammad

    PKB Soroti Krisis Air Bersih di Bencana Sumatra

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief, menyoroti daruratnya kondisi air bersih dan sanitasi di wilayah terdampak bencana Sumatra. Dalam rapat kerja Komisi X DPR bersama Kemendikti Saintek dan BRIN, Senin (8/12/2025), ia menyebut masyarakat berada dalam situasi ekstrem hingga terpaksa meminum air banjir untuk bertahan hidup. “Kami mendapat laporan […]

  • Ketua Dewan Nasional, SETARA INstitute, Hendardi.

    Pembungkaman Pasif Akademisi Berlanjut Meski Jokowi Lengser

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kasus pencopotan Ubaidilah Badrun dari jabatannya sebagai Ketua Departemen Sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menambah daftar panjang praktik pembungkaman terhadap akademisi. SETARA Institute menyoroti pencopotan ini sebagai indikasi berlanjutnya praktik pembungkaman pasif yang terjadi sejak era pemerintahan Joko Widodo. “Rektor UNJ seolah lupa bahwa Jokowi bukan lagi Presiden RI. Namun, tampaknya, ada […]

  • Presiden Jokowi dan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

    Jokowi Ogah Jadi Ketum PPP: “Saya di PSI Saja!”

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SOLO, CUPLIKAN.CO.ID – Mantan Presiden Joko Widodo menanggapi dengan santai soal namanya yang masuk dalam bursa calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Alih-alih menganggap serius, Jokowi justru berseloroh bahwa dirinya lebih memilih tetap bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI). “Saya di PSI saja lah,” ujar Jokowi sembari tersenyum, ketika ditemui awak media di kediaman pribadinya […]

  • Wakil Ketua DPRD Cirebon Minta Maaf Usai Komentar soal Fisik Pengkritik Program MBG Tuai Kecaman

    Wakil Ketua DPRD Cirebon Minta Maaf Usai Komentar soal Fisik Pengkritik Program MBG Tuai Kecaman

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Cirebon, editoria.co.id –  Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Partai Gerindra, Nana Kencanawati, menyampaikan permintaan maaf setelah komentarnya di media sosial yang dinilai menghina fisik seorang ibu rumah tangga pengkritik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral dan menuai kecaman publik. Permintaan maaf tersebut disampaikan Nana melalui akun media sosial pribadinya setelah tangkapan layar komentarnya […]

  • Danantara Fokus Bangun SDM Teknologi, Siapkan 15 Ribu Talenta Semikonduktor

    Danantara Fokus Bangun SDM Teknologi, Siapkan 15 Ribu Talenta Semikonduktor

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai memprioritaskan penguatan sumber daya manusia untuk mendukung pengembangan industri teknologi strategis nasional, khususnya sektor semikonduktor. Langkah tersebut ditandai dengan target pengembangan 15 ribu talenta semikonduktor dalam kurun waktu tiga hingga lima tahun ke depan sebagai bagian dari pembangunan ekosistem industri chip nasional. Chief Technology […]

expand_less