Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Tolak Soeharto Jadi Pahlawan, Saidiman: Masa Depan Indonesia Terancam!

Tolak Soeharto Jadi Pahlawan, Saidiman: Masa Depan Indonesia Terancam!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad, melontarkan kritik keras terhadap wacana menjadikan Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai pahlawan nasional. Lewat unggahan di akun X pribadinya pada Rabu (21/05/2025), Saidiman menyebut Soeharto sebagai presiden paling brutal dan pemerintahan Orde Baru sebagai rezim paling serakah dalam sejarah Indonesia.

“Mengapa saya menolak Soeharto menjadi pahlawan? Soeharto mengambil alih kekuasaan dengan cara paling brutal, berkuasa di atas jutaan bangkai rakyat yang dituduh komunis tanpa proses pengadilan,” tulisnya.

Ia juga menyoroti bagaimana Orde Baru membungkam kebebasan rakyat melalui propaganda sistematis, eksekusi terhadap kelompok kritis, hingga pembatasan literasi. Menurutnya, pemerintahan Soeharto menciptakan atmosfer ketakutan yang meluas.

“Jangankan menuntut akuntabilitas pemerintah, sekadar baca buku saja membawa petaka,” tulis Saidiman lagi.

Dalam cuitannya, ia menyebut Soeharto tidak layak diberi gelar pahlawan karena justru melanggengkan kekuasaan melalui kekerasan, pembungkaman, dan penghisapan kekayaan negara oleh kroni-kroninya.

“Kalau orang semacam itu dipahlawankan, masa depan Indonesia ada dalam ancaman. Jika pemimpin brutal bisa jadi pahlawan, apa alasan pemimpin di masa depan untuk bertindak adil dan akuntabel?” tegas Saidiman.

Cuitan tersebut langsung memicu perdebatan di media sosial, memperkuat gelombang pro dan kontra terhadap wacana penganugerahan gelar pahlawan kepada sosok yang memimpin Indonesia selama 32 tahun itu.

Wacana pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto kembali mencuat seiring desakan sejumlah tokoh dan organisasi masyarakat yang menilai jasa-jasa Soeharto layak dikenang secara formal oleh negara. Namun, kritik tajam seperti yang disampaikan Saidiman memperlihatkan bahwa luka sejarah Orde Baru masih belum selesai dibicarakan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden PKS Al Muzammil Yusuf (tengah)

    PKS Buka Peluang Dukung Prabowo di Pilpres 2029!

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sinyal mengejutkan datang dari Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Al Muzzammil Yusuf. Ia mengungkapkan bahwa partainya tidak menutup kemungkinan untuk kembali mendukung Prabowo Subianto jika Menteri Pertahanan itu mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2029 mendatang. Namun, Muzzammil menegaskan bahwa keputusan strategis semacam itu bukan berada di tangan pribadi, melainkan akan ditentukan […]

  • Diskusi Publik bertajuk “Ekonomi Kerakyatan dan Pengakuan Masyarakat Adat” di SleepLess Owl, Jakarta Selatan.

    RUU Masyarakat Adat Didorong Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Keberlanjutan

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Koalisi Kawal RUU Masyarakat Adat menggelar Diskusi Publik bertajuk “Ekonomi Kerakyatan dan Pengakuan Masyarakat Adat” di SleepLess Owl, Jakarta, Rabu (08/10). Acara ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, ahli ekonomi, hingga tokoh masyarakat adat, untuk membahas pentingnya percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat yang telah tertunda lebih dari satu dekade di […]

  • Evaluasi Pembatasan Angkutan Barang Nataru Perlu Diimbangi Mitigasi Dampak Logistik

    Evaluasi Pembatasan Angkutan Barang Nataru Perlu Diimbangi Mitigasi Dampak Logistik

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta, CUPLIKAN.CO.ID – Kebijakan pembatasan angkutan barang pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 yang dievaluasi oleh Kementerian Perhubungan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Korlantas Polri patut diapresiasi sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada akhir tahun. Berdasarkan hasil evaluasi yang dikutip dari situs resmi Kementerian Perhubungan, pembatasan angkutan barang di ruas jalan […]

  • Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI, Ahmad Basarah. Sumber foto : Istimewa.

    “Saya Pengagum Bung Karno”, Jadi Alasan Megawati Siap Bertemu Prabowo

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI Prabowo Subianto bukan sekadar silaturahmi. Faktor pemulihan nama baik Bung Karno menjadi salah satu alasan utama yang mendorong keduanya untuk bertemu. Ahmad Basarah, Ketua DPP PDI Perjuangan, mengungkapkan bahwa Megawati telah memberikan sinyal positif untuk merencanakan pertemuan dengan Prabowo sejak Oktober […]

  • Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi

    Iran Tuding Amerika Terlibat Serangan Israel di Teheran

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat berada di balik agresi militer Israel ke wilayahnya, menyebut adanya “bukti kuat dan meyakinkan” atas keterlibatan langsung militer AS dalam serangan yang menghantam sejumlah fasilitas penting di Teheran, Jumat (13/6) lalu. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyampaikan tudingan itu dalam pertemuan dengan para duta besar negara […]

  • Hashem Safieddine

    Siapa Hashem Safieddine, Calon Pemimpin Baru Hezbollah?

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    BEIRUT, CUPLIKAN.CO.ID – Kematian pemimpin Hezbollah, Hassan Nasrallah, dalam serangan udara di pinggiran Beirut telah menyorot perhatian pada sosok yang dipandang sebagai pewarisnya, Hashem Safieddine. Nasrallah, yang telah memimpin kelompok tersebut selama 32 tahun, tewas dalam serangan pada Jumat lalu, menurut konfirmasi dari kelompok yang didukung Iran itu. Hezbollah kini menghadapi tantangan besar untuk memilih […]

expand_less