Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » LaNyalla Tekankan Urgensi Keadilan Fiskal Daerah Perbatasan

LaNyalla Tekankan Urgensi Keadilan Fiskal Daerah Perbatasan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendorong perlunya keadilan fiskal untuk pembangunan wilayah perbatasan dan daerah 3T. Dalam seminar nasional yang digelar DPD RI, LaNyalla menyoroti bahwa dana yang dialokasikan untuk daerah tersebut masih minim. “Perlu ada peningkatan anggaran untuk pembangunan perbatasan. Kesenjangan fiskal masih sangat terasa,” ujarnya. Selain itu, ia merekomendasikan harmonisasi Undang-Undang terkait kewenangan pemerintah daerah dan pusat serta penguatan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) agar lebih efektif.

Seminar yang digelar di Gedung Nusantara V, Senayan, Jakarta, dihadiri oleh sejumlah narasumber, termasuk Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono, Kepala BRIN Dr. Laksana Tri Handoko, dan Sekretaris BNPP Prof. Zudan Arif Fakrullah. LaNyalla membuka diskusi dengan menekankan bahwa pembangunan di daerah perbatasan memerlukan percepatan.

Menurut LaNyalla, ada ketidakharmonisan dalam regulasi yang mengatur pembangunan daerah perbatasan.

“Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 perlu diselaraskan agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan,” tegasnya.

Pasal 9 UU No. 43/2008 memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah, namun Pasal 361 UU No. 23/2014 justru mengutamakan pemerintah pusat. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan BNPP.

“Saat ini, BNPP dan Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) hanya berfungsi sebagai koordinator, padahal seharusnya mereka bisa menjalankan program secara lebih mandiri dan efektif,” jelasnya.

LaNyalla menambahkan bahwa pembangunan daerah 3T dan kepulauan juga perlu mendapatkan perhatian yang lebih besar dalam konteks keadilan fiskal.

“Dengan beban pembangunan yang berat, daerah-daerah ini membutuhkan anggaran lebih besar,” katanya.

Di dalam seminar tersebut, ia juga meminta agar segera disusun peraturan pemerintah untuk memperjelas kewenangan dalam pelaksanaan pembangunan daerah perbatasan, sesuai dengan Pasal 10, 11, dan 12 Undang-Undang No. 43/2008.

LaNyalla mengakhiri pidatonya dengan menekankan pentingnya alokasi anggaran yang memadai untuk daerah-daerah perbatasan.

“Ironisnya, lembaga yang bertanggung jawab atas pengelolaan perbatasan justru memiliki anggaran kecil, bahkan beberapa daerah mengalokasikan anggaran yang sangat minim untuk pembangunan perbatasan,” tutupnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina. Sumber foto : Vatican News

    Habemus Papam! Asap Putih Mengepul dari Kapel Sistina

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    VATIKAN, CUPLIKAN.CO.ID – Asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina di Vatikan, Kamis dini hari waktu Indonesia, menandakan terpilihnya Paus yang baru. Momen sakral ini mengakhiri masa sede vacante dan menjadi penanda awal kepemimpinan Paus ke-266, penerus tahta Santo Petrus. Demikian dikutip dari laporan Vatican News. Dilansir dari Reuters, tidak lama setelah asap putih terlihat, […]

  • BPJPH dan BPOM saat merilis produk bersertikasi halal tapi mengandung unsur Porcine (Babi).

    Skandal Label Halal: 7 Produk Bersertifikat Tercemar Babi

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kepercayaan publik terhadap label halal tengah terguncang. Dalam hasil investigasi bersama yang dirilis Senin (21/4/2025), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan mencengangkan: sembilan produk makanan olahan yang beredar di pasaran Indonesia mengandung unsur babi (porcine), tujuh di antaranya justru mengantongi sertifikat halal. Pengujian […]

  • Salah satu kapal di Laut Merah yang dihantam rudal Houthi Yaman

    Houthi Kirim Pesan Email Siap Serang Kapal-Kapal di Laut Merah

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    ATHENA, CUPLIKAN.CO.ID – Pada malam musim semi yang hangat di Athena, sesaat sebelum tengah malam, seorang eksekutif senior di sebuah perusahaan pelayaran Yunani menerima email yang tidak biasa di kotak masuk pribadinya. Pesan tersebut, yang juga dikirim ke alamat email bisnis manajer tersebut, memperingatkan bahwa salah satu kapal perusahaan yang berlayar melalui Laut Merah berisiko […]

  • KPU

    IDR : Independensi KPU Penting untuk Demokrasi Sehat di Pilkada

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), terdapat kekhawatiran terkait intervensi dari aparat pemerintah yang dianggap ikut campur dalam prosesnya. Intervensi semacam ini dinilai berpotensi memicu keributan dan mengancam stabilitas demokrasi lokal, terutama saat momentum Pilkada yang krusial. Direktur Eksekutif Indonesia Development Research (IDR), Fathorrahman Fadli, menyoroti pentingnya menjaga independensi Komisi Pemilihan Umum […]

  • Viral Ojol Memohon Saat Motornya Diangkut Dishub Jaktim, Begini Penjelasan Pemprov DKI

    Viral Ojol Memohon Saat Motornya Diangkut Dishub Jaktim, Begini Penjelasan Pemprov DKI

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) memohon kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) agar tidak mengangkut motornya viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi saat pengemudi sedang mengambil pesanan makanan di kawasan Jakarta Timur. Penertiban itu merupakan bagian dari operasi gabungan yang digelar Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur pada Rabu […]

  • Voicers La Nyalla Mahmud Mattalitti

    Kejahatan Rekening Bansos Fiktif: Siapa yang Mampu Mengorganisasi?

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Oleh: AA LaNyalla Mahmud Mattalitti JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Belum lama ini Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengumumkan 10 juta rekening dormant yang menerima bantuan sosial (bansos). Kemudian PPATK kembali mengumumkan 571.410 data penerima bansos terindikasi terlibat pinjol, judol, bisnis narotika, dan terorisme. Ini tentu mengagetkan kita semua. Terutama terkait dengan penerima bansos fiktif. […]

expand_less