Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Buku » Relawan Perpustakaan: Kekuatan di Balik Kelangsungan Layanan Publik Sheffield

Relawan Perpustakaan: Kekuatan di Balik Kelangsungan Layanan Publik Sheffield

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemotongan anggaran senilai £1,6 juta oleh Dewan Kota Sheffield sepuluh tahun lalu menjadi titik awal bagi perubahan besar dalam layanan perpustakaan di kota tersebut. Sebanyak 16 perpustakaan, yang sebelumnya dikelola oleh dewan, kini dijalankan oleh para relawan. Berkat dedikasi mereka, perpustakaan yang pernah terancam ditutup kini berkembang menjadi pusat komunitas yang dinamis.

Salah satu perpustakaan yang bertahan dan berkembang adalah Perpustakaan Broomhill. Judith Pitchforth, yang menjadi sukarelawan di perpustakaan tersebut sejak pertama kali diambil alih oleh komunitas, mengakui bahwa tantangan tidak mudah dihadapi.

“Komunitas kami diberi kesempatan untuk melanjutkan layanan ini, dan itu adalah keputusan besar, terutama mengingat defisit anggaran yang dihadapi kota pada waktu itu,” katanya.

Pitchforth menyoroti pentingnya peran relawan dalam menjaga perpustakaan agar tetap berjalan. Tidak hanya sekadar membantu operasional sehari-hari, para relawan ini juga terlibat dalam kegiatan-kegiatan komunitas lainnya, seperti program kesejahteraan dan literasi.

“Sukarelawan kami adalah kekuatan di balik perpustakaan ini,” tambahnya.

Perpustakaan Broomhill telah bertransformasi menjadi lebih dari sekadar tempat untuk meminjam buku. Mereka sekarang menawarkan layanan yang lebih luas, termasuk sesi penimbangan bayi dan program kesejahteraan mental yang bekerja sama dengan penyedia resep sosial.

“Membaca terbukti dapat meningkatkan kesejahteraan, dan kami ingin perpustakaan ini menjadi tempat yang mendukung kesehatan mental masyarakat,” ujar Pitchforth.

Namun, tidak semua perpustakaan di Sheffield memiliki nasib yang sama. Ada perpustakaan yang harus berjuang dengan minimnya sumber daya, terutama dalam hal biaya perawatan dan rekrutmen sukarelawan. Beberapa perpustakaan harus menanggung biaya operasional mereka sendiri, yang menjadi tantangan berat bagi komunitas lokal.

Upperthorpe Library adalah salah satu contoh perpustakaan yang dikelola dengan dukungan lebih baik. Berlokasi di Zest, perpustakaan ini tidak perlu khawatir soal biaya perbaikan atau tagihan utilitas, karena berbagi lokasi dengan pusat kebugaran dan kafe. Ini memberikan fleksibilitas lebih bagi perpustakaan untuk fokus pada layanan komunitas.

Susannah Brewer, yang juga terlibat sebagai sukarelawan di Perpustakaan Upperthorpe, menyebutkan bahwa perpustakaan telah menjadi tempat penting bagi masyarakat lokal.

“Kami bangga bisa melayani komunitas yang beragam di sini. Meski area ini memiliki tingkat deprivasi yang tinggi, perpustakaan menawarkan berbagai layanan, mulai dari literasi hingga dukungan sosial,” katanya.

Brewer menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama adalah merekrut sukarelawan di tengah keterbatasan sumber daya. Namun, dengan dukungan yang terus datang, perpustakaan mampu menjaga layanan yang penting bagi masyarakat.

“Kami baru-baru ini mendapatkan beberapa sukarelawan baru, dan ini menjadi dorongan yang positif,” ujarnya.

Salah satu cerita menarik dari Perpustakaan Upperthorpe adalah tentang seorang anak kecil yang kata pertamanya adalah “perpustakaan.” Menurut Brewer, hal ini menunjukkan betapa pentingnya perpustakaan bagi kehidupan masyarakat, terutama di wilayah yang kekurangan akses terhadap layanan dasar.

Tidak hanya tempat untuk membaca, perpustakaan di Sheffield kini berfungsi sebagai pusat akses layanan digital. Banyak masyarakat yang datang untuk menggunakan komputer, mencetak dokumen, atau menggunakan layanan fotokopi. Brewer menambahkan, “Inklusi digital adalah hal penting saat ini, terutama bagi mereka yang tidak memiliki akses ke perangkat teknologi di rumah.”

Di balik kelangsungan perpustakaan-perpustakaan ini, ada kekuatan sukarelawan yang tak kenal lelah. Mereka tidak hanya menjalankan layanan dasar, tetapi juga menciptakan ruang yang memungkinkan masyarakat untuk tumbuh dan berkembang bersama (*).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembukaan Selat Hormuz Jadi Fokus Utama dalam Rencana Kesepakatan AS-Iran

    Pembukaan Selat Hormuz Jadi Fokus Utama dalam Rencana Kesepakatan AS-Iran

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Istanbul, editoria.co.id – Rencana perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dinilai dapat membawa dampak besar terhadap stabilitas energi global, terutama karena kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz. Dalam rancangan nota kesepahaman yang tengah dibahas kedua pihak, Iran disebut akan membersihkan ranjau di kawasan strategis tersebut dan menjamin kebebasan kapal-kapal internasional […]

  • Ketua IWO, Dwi Christianto, S.H., M.Si.

    IWO Kecam Penetapan Tersangka Direktur Jak TV

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ikatan Wartawan Online (IWO) menyatakan keprihatinannya atas penetapan Direktur Pemberitaan Jak TV, Tian Bahtiar, sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Penetapan tersebut dilakukan atas dugaan perintangan penyidikan (obstruction of justice) dalam kasus korupsi timah, impor gula, dan ekspor Crude Palm Oil (CPO). Ketua IWO, Dwi Christianto, S.H., M.Si., menilai langkah hukum tersebut terlalu […]

  • Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad

    Sengketa Pulau Aceh–Sumut Mengemuka, Presiden Ambil Alih

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Polemik lama terkait batas wilayah antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara kembali mencuat setelah empat pulau di Kabupaten Aceh Singkil secara administratif dinyatakan beralih menjadi bagian dari Provinsi Sumatera Utara. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut, Presiden Prabowo Subianto telah turun tangan langsung untuk menyelesaikan kisruh berkepanjangan ini. “Presiden mengambil […]

  • Ilustrasi Tambang Batubara

    Tarif Ekspor Batu Bara Diusulkan Naik Bertahap Hingga 30 Persen

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Lembaga riset Transisi Bersih menilai penerapan pajak ekspor batu bara mulai 2026 dapat menjadi momentum penting untuk membenahi tata kelola energi nasional. Tidak hanya menambah penerimaan negara, kebijakan ini dinilai mampu menciptakan mekanisme harga domestik yang lebih stabil tanpa intervensi pemerintah. Direktur Eksekutif Transisi Bersih, Abdurrahman Arum, menjelaskan bahwa penerapan bea keluar […]

  • Bro Ron (Tengah)

    Kaesang Ditantang Balik: Bro Ron Maju Lewat Jalur Rakyat

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Nama Ronald Aristone Sinaga, atau yang dikenal sebagai Bro Ron, kini resmi masuk gelanggang Pemilihan Raya (Pemira) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai bakal calon ketua umum. Namun pencalonannya bukan sekadar formalitas internal partai. Bro Ron datang dengan modal sosial dari bawah dan pesan simbolik: politik PSI tak boleh terjebak kultus personalitas. Pendaftaran Bro […]

  • Sosialisasi 4 Pilar

    Bamsoet Dorong Amandemen Ke-5 UUD 1945 untuk Selamatkan Demokrasi Pancasila

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar bersama Yayasan Jimly School of Law, mengusulkan perubahan kelima terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) 1945. Menurut Bamsoet, amandemen ini diperlukan untuk mengatasi inkonsistensi dan kontradiksi antar pasal yang telah terjadi akibat empat amandemen sebelumnya. […]

expand_less