Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Istana Tepis Dugaan Gratifikasi Kaesang, Senggol Mega dan Mahfud MD

Istana Tepis Dugaan Gratifikasi Kaesang, Senggol Mega dan Mahfud MD

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam merespons tuduhan dugaan gratifikasi terhadap Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi yang kini menjabat sebagai Ketua Umum PSI, pihak Istana melalui Kepala Presidential Communication Officer (PCO) Hasan Nasbi memberikan klarifikasi tegas. Menurut Hasan, tuduhan tersebut dianggap tidak relevan karena Kaesang bukanlah penyelenggara negara.

“Kaesang bukan pejabat publik, tapi reaksi publik seakan menyudutkannya,” ujarnya, Selasa (17/9) di Podcast Zulfan Lindan Unpacking Indonesia.

Hasan menilai ada ketidakadilan dalam persepsi publik terhadap penggunaan jet pribadi. Ia menyebut contoh Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI, yang kerap menggunakan jet pribadi untuk berbagai perjalanan.

“Ibu Mega sering menggunakan jet pribadi, baik dalam maupun luar negeri, tapi tidak pernah menjadi polemik besar,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Hasan juga menyinggung Menko Polhukam Mahfud MD yang beberapa kali naik jet pribadi milik Jusuf Kalla.

“Pak Mahfud juga pernah menggunakan jet pribadi, tapi hal itu tak menimbulkan heboh di publik,” tambah Hasan, memperlihatkan ketidakadilan dalam pemberitaan terhadap Kaesang.

Hasan kemudian mengaitkan isu ini dengan fenomena “trial by the press” atau peradilan media, di mana pemberitaan yang berulang-ulang menciptakan opini negatif di masyarakat meskipun belum ada proses hukum yang menyatakan bersalah.

“Media massa terlalu cepat menarik kesimpulan dan membuat opini publik menghakimi Kaesang,” jelasnya.

Dia juga menyinggung bahwa Kaesang telah berupaya menjalani hidup sederhana. Sebagai contoh, Hasan menyebut perjalanan Kaesang menggunakan pesawat komersial kelas ekonomi setelah mengikuti upacara HUT RI di IKN, Kalimantan Timur.

“Kaesang duduk di kelas ekonomi, sementara beberapa menteri berada di kelas bisnis,” ujar Hasan.

Selain itu, Hasan menekankan bahwa dalam perjalanannya ke Amerika Serikat, Kaesang justru menyesuaikan jadwalnya dengan teman yang menawarkan tumpangan, bukan sebaliknya.

“Kaesang hanya menyesuaikan dengan jadwal temannya, ini menunjukkan tidak ada kemewahan di situ,” tambahnya.

Menurut Hasan, tuduhan terhadap Kaesang sebenarnya hanya digunakan oleh pihak-pihak yang memiliki kebencian terhadap Presiden Jokowi dan keluarganya.

“Beberapa pihak yang memang tidak suka dengan keluarga Presiden menggunakan ini sebagai alat untuk glorifikasi kebencian mereka,” ujar Hasan.

Meski begitu, Hasan menganggap ini sebagai ujian bagi Kaesang.

“Ini adalah bagian dari tantangan yang dihadapi Kaesang sebagai figur publik, dan ia telah berusaha tetap hidup sederhana meskipun dihadapkan dengan kritik-kritik tidak adil,” pungkasnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Joe Biden

    AS Ragu Terkait Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    WASHINGTON, CUPLIKAN.CO.ID – Pejabat di Amerika Serikat meyakini bahwa kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza tidak akan tercapai sebelum Presiden Joe Biden meninggalkan jabatannya pada bulan Januari. Hal ini terungkap dalam laporan terbaru oleh Wall Street Journal yang mengutip beberapa pejabat tinggi dari Gedung Putih, Departemen Luar Negeri, dan Pentagon. Salah satu […]

  • Diskusi Pemuda

    Pemuda Soroti Setahun Kinerja Pemerintahan Prabowo dalam Realisasi Asta Cita

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Forum Pemerhati Kebijakan Publik (Formatik) menggelar Diskusi Publik bertajuk “Refleksi Satu Tahun Prabowo–Gibran dan Momentum Hari Pahlawan: Menanamkan Rasa Nasionalisme” di Warung Pojok Rawamangun, Jakarta Timur, pada Senin (11/11). Acara ini dihadiri sekitar seratus aktivis muda dari berbagai kampus dan organisasi kepemudaan. Memasuki satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil […]

  • Ruslan Abdul Gani, konsultan politik pasangan IRAMA

    Agil dan Tangan Dinginnya yang Sukses Menangkan IRAMA

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    NUNUKAN, CUPLIKAN.CO.ID – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Irwan Sabri – Hermanus (IRAMA) dinyatakan telah memenangkan Pilkada Nunukan 2024 setelah KPU Nunukan menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Suara Pilbup Nunukan. Pasangan kandidat IRAMA meraih suara terbanyak dibandingkan rival terdekatnya yakni paslon Andi Akbar – Serfianus (GAAS) dengan selisih 3.726 suara dan selisih 20.000 […]

  • Usman M. Tokan

    Usman Tokan Puji Jokowi Tolak Jadi Ketum PPP

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Juru Bicara Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Usman Tokan, memberikan tanggapan menyejukkan atas penolakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menolak wacana menjadi Ketua Umum PPP. Bagi PPP, penolakan Jokowi bukanlah penolakan politik biasa, tapi cerminan kedewasaan dalam memahami kultur partai. “Kami sangat menghargai sikap politik Pak Jokowi. Beliau sebagai mantan Presiden […]

  • Nadiem Makarim seusai diperiksa Kejagung, Senin (23/06/2025).

    Proyek Rp10 Triliun Diusut, Nadiem Diperiksa Hampir 12 Jam

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemeriksaan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim di Kejaksaan Agung, Senin (23/6/2025), menandai babak baru dalam pengusutan kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi pendidikan senilai hampir Rp10 triliun. Nadiem diperiksa selama hampir 12 jam, terkait tanggung jawabnya dalam kebijakan strategis dan penggunaan anggaran digitalisasi pendidikan tahun 2019–2023. Nadiem […]

  • Pengurus DPP PSI Periode 2025-2030

    Bestari Barus Kritik PDIP soal Penilaian Soeharto

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus menyoroti keras sikap sebagian politikus PDI Perjuangan yang menolak usulan penetapan Presiden kedua RI Soeharto sebagai pahlawan nasional. Ia menilai penolakan tersebut menunjukkan ketidakobjektifan dalam melihat sejarah bangsa. Bestari mengatakan penilaian terhadap sosok Soeharto seharusnya dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan kontroversi politik masa lalu. […]

expand_less