Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Institut Peradaban Bahas Ancaman Perang Nuklir dan Krisis Peradaban Global

Institut Peradaban Bahas Ancaman Perang Nuklir dan Krisis Peradaban Global

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, Institut Peradaban menggelar forum strategis bertajuk “Perang Nuklir: Indikasi Awal Kiamat?” yang akan membahas ancaman nyata dari eskalasi konflik antarnegara pemilik senjata nuklir. Acara ini berlangsung Senin, (06/10/2025), di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta.

Forum ini menjadi wadah refleksi global atas masa depan peradaban manusia di tengah bayang-bayang perang besar. Lembaga yang digagas oleh Prof. Jimly Asshiddiqie dan Prof. Salim Said itu menilai, dunia saat ini berada pada fase paling genting sejak Perang Dunia II.

Ketua Umum Institut Peradaban, Dr. Dipo Alam, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar diskusi akademik, melainkan peringatan moral bagi umat manusia. Menurutnya, ketegangan antarnegara seperti Rusia-Ukraina, Iran-Israel, hingga India-Pakistan, menunjukkan bahwa perang nuklir bukan lagi fiksi.

“Kita ingin mengingatkan dunia, bahwa peradaban bisa runtuh bukan karena bencana alam, tapi karena keserakahan dan ego politik manusia,” ujar Dipo Alam dalam pernyataannya di Jakarta.

Acara ini menghadirkan Duta Besar Dian Wirengjurit sebagai pembicara utama. Ia dikenal luas sebagai diplomat dan penulis yang banyak membahas isu nuklir dan geopolitik Timur Tengah.

Forum juga akan diwarnai tanggapan dari tiga tokoh terkemuka:

  1. Duta Besar Prof. Dr. Makarim Wibisono, MA

  2. Prof. (H.C.) Jaya Suprana

  3. Laksdya TNI (Purn) Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, M.Sc

Institut Peradaban berharap forum ini menjadi ruang dialog antar generasi, baik bagi kalangan intelektual, akademisi, maupun praktisi kebijakan. Tujuannya, menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa ancaman perang nuklir bukan sekadar isu militer, melainkan persoalan peradaban dan kemanusiaan.

Dr. Dipo Alam menambahkan, pasca Perang Dunia II, dunia hidup dalam paradoks: di satu sisi teknologi nuklir digunakan untuk energi dan kemajuan, di sisi lain menjadi alat pemusnah massal.

“Nuklir memang tak bisa ‘dihapus’ dari sejarah, tapi kesadaran manusialah yang bisa mencegah kehancuran,” tegasnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina. Sumber foto : Vatican News

    Habemus Papam! Asap Putih Mengepul dari Kapel Sistina

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    VATIKAN, CUPLIKAN.CO.ID – Asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina di Vatikan, Kamis dini hari waktu Indonesia, menandakan terpilihnya Paus yang baru. Momen sakral ini mengakhiri masa sede vacante dan menjadi penanda awal kepemimpinan Paus ke-266, penerus tahta Santo Petrus. Demikian dikutip dari laporan Vatican News. Dilansir dari Reuters, tidak lama setelah asap putih terlihat, […]

  • Mahfud MD

    Disenggol Hasan Nasbi, Ini Jawaban Telak Mahfud MD

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Mahfud Md menanggapi pernyataan Kepala Presidential Communication Officer (PCO) Hasan Nasbi yang menyebut penggunaan jet pribadi milik Jusuf Kalla (JK) sebagai gratifikasi. Menurut Mahfud, ia diundang oleh JK untuk mengisi ceramah, dan penggunaan jet tersebut bukan bentuk gratifikasi. “Saya diundang untuk ceramah dan dijemput dengan transportasi. Ini seperti saya mengajar di kampus, […]

  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi pangkalan pelatihan pasukan operasi khusus Angkatan Bersenjata Korea di lokasi yang dirahasiakan, di Korea Utara, dalam gambar yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada 4 Oktober 2024. KCNA via REUTERS.

    Kim Jong Un : Jika Kedaulatan Kami Dilanggar, Kami Respon Pakai Nuklir

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SEOUL, CUPLIKAN.CO.ID – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menyatakan negaranya tidak akan ragu untuk menggunakan semua kekuatan ofensif yang dimiliki, termasuk senjata nuklir, jika musuh mencoba menggunakan kekerasan untuk melanggar kedaulatannya. Pernyataan ini dilaporkan oleh kantor berita negara KCNA pada Jumat. “Jika kedaulatan kami dilanggar, kami akan meresponnya dengan nuklir,”kata Kim pada kantor berita […]

  • Jokowi dan Prabowo

    Pertemuan Jokowi dan Prabowo Bahas Isu Kebangsaan Dua Jam

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden ke-8 Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Rumah Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Sabtu (4/10/2025). Pertemuan berlangsung dalam suasana santai saat makan siang dan membahas sejumlah isu penting terkait situasi kebangsaan dan arah pemerintahan ke depan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, pertemuan […]

  • Politisi PDI Perjuangan, Said Abdullah

    PDIP Belum Ambil Sikap Soal Usulan Pilkada Dipilih DPRD

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, menyatakan bahwa partainya belum mengambil sikap resmi terkait wacana pengembalian pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh DPRD. Wacana tersebut kembali mencuat usai Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menyampaikannya secara terbuka dalam peringatan Harlah ke-27 PKB. “Kami akan mengkaji secara mendalam,” ujar Said kepada wartawan […]

  • Pengamat Politik dan Militer Universitas Nasional, Selamat Ginting.

    Selamat Ginting Ingatkan Prabowo : “Publik Percaya TNI, Tapi Jangan Sampai Lupa!”

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pengamat militer dan jurnalis senior Selamat Ginting memberikan pandangan kritis terkait penempatan militer dalam jabatan sipil. Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/5), Ginting menegaskan bahwa penguasaan jabatan sipil oleh militer tidak boleh menjadi kebijakan permanen dan harus dibatasi dengan tegas. “Misalkan ini hanya pergantian peran aja, jangan permanen,” ujarnya. Ia mencontohkan langkah […]

expand_less