Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Tom, Hasto dan Rekonsiliasi.

Tom, Hasto dan Rekonsiliasi.

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Fahri Hamzah*

Keputusan presiden Prabowo Subianto untuk memberikan amnesti kepada Sekjen PDIP Hasto Kristianto dan pada saat bersamaan memberikan abolisi kepada Tom Lembong mantan co- pilot tim sukses Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar adalah pilihan yang tepat sekali.

Reaksi cepat pimpinan DPR RI yang disampaikan oleh profesor Sufmi Dasco Ahmad juga adalah tindakan yang mampu membaca sinyal-sinyal keinginan kuat presiden untuk mengakhiri pembelahan dalam masyarakat dan memulai satu rekonsiliasi besar khususnya dalam rangka kita memasuki bulan proklamasi 17 Agustus 2025 ke-80.

Bagi saya, ini adalah kabar gembira yang mengharukan di tengah adanya kehendak dari segelintir orang untuk terus berpecah belah, presiden datang dengan sikap tegas untuk menggunakan kewenangannya dalam memutuskan sesuatu yang punya dampak besar kepada kembalinya kerukunan dalam masyarakat kita.

Di satu sisi, kemarin presiden Prabowo didorong untuk mengintervensi pengadilan dan itu beliau tolak. Dibiarkannya kebebasan dan independensi yudikatif bekerja sebagaimana mestinya, tetapi sebagai pemimpin negara dan pemimpin pemerintahan adalah presiden yang diatur secara konstitusional haknya untuk memberikan amnesti abolisi dan rehabilitasi.

Bersamaan dengan 1.116 orang lainnya yg mendapatkan remisi pada saat menjelang Agustus, tahun ini Presiden juga memberikan amnesti kepada para penghina Presiden, yg dituduh makar tanpa senjata, orang2 tua, dan lain2.

Tapi, Presiden secara khusus memberikan amnesti dan abolisi kepada dua figur penting yang membelah masyarakat kita hari ini. Pendukung Hasto menganggap bahwa pengadilan kepada Hasto adalah balas dendam politik dari mereka yang menganggap sikap politik PDIP dan pendukung Ganjar-Mahfud secara umum lah yang membuat Hasto diseret ke pengadilan.

Di sisi lain, pendukung Tom Lembong meyakini bahwa jabatan Tom sebagai mantan co-pilot Tim Sukses pendukung pasangan capres Anies – Muhaimin adalah penyebab Tom akhirnya juga dicari cari kesalahannya.

Berbulan bulan jagat maya kita dipenuhi pembelahan akibat dua figur politik penting ini dijadikan momen oleh para pendukungnya dan juga oleh mereka yang kecewa untuk menciptakan kemarahan ke kiri dan kanan. Tetapi kemarahan itu juga tidak bisa sepenuhnya diarahkan kepada pemerintah yang baru terbentuk dan tidak bisa dianggap sepenuhnya bertanggung jawab terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Ini urusan Yudikatif.

Tapi, di tangan seorang nahkoda eksekutif yang piawai, keputusan terbaik telah dibuat. Semoga penggunaan hak konstitusional presiden Prabowo ini dapat kita lihat sebagai ikhtiar untuk kembali menyatukan bangsa besar ini dari anasir dan kemungkinan perpecahan. Sungguh saya terharu karena momentumnya tepat sekali saat kita akan merayakan proklamasi kemerdekaan negara republik Indonesia yang kita cintai yg ke-80.

Semoga peringatan proklamasi 17 Agustus besok, akan diwarnai oleh rekonsiliasi di tingkat elite dan juga rekonsiliasi ditingkat rakyat Indonesia. Marilah kita memasuki bulan Agustus ini dengan perasaan bersaudara dan menghentikan niat mereka yang ingin memecah belah kita.

Di luar sana, dunia tidak sedang baik-baik saja bahkan di ASEAN sudah ada gejala perang saudara. Indonesia sebagai negara besar hendaknya memberikan contoh menguatnya kohesi sosial dan berhentinya politik aliran serta mari kita akhiri sikap ekstrim dalam memandang sesama anak bangsa.

Saya mengucapkan selamat kepada mas Hasto dan Bung Tom atas putusan Presiden ini tetapi saya ingin berterima kasih kepada presiden Prabowo dan pada pak Dasco dan kawan-kawan di DPR atas sikap cepat yg luar biasa. Merdeka!

Depok, Detik2 jelang 1 Agustus 2025.

*Penulis adalah Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Paripurna MPR Terakhir

    MPR Rekomendasikan Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto dan Gus Dur

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam sidang paripurna yang berlangsung pada 25 September 2024, Ketua MPR RI ke-16, Bambang Soesatyo, mengumumkan bahwa pimpinan MPR telah menerima dan membahas surat dari Fraksi Partai Golkar mengenai kedudukan hukum pasal 4 TAP MPR Nomor XI/MPR/1998. Hasil rapat gabungan pada 23 September lalu menyatakan bahwa pasal tersebut masih berlaku menurut TAP […]

  • Hetifah Sjaifudian, Ketua Umum DPP Pengajian Al Hidayah terpilih.

    Muktamar Al Hidayah Kukuhkan Hetifah Sjaifudian Sebagai Ketua Umum

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPP Pengajian Al Hidayah periode 2025–2030 dalam Muktamar ke-IX Pengajian Al Hidayah yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta, pada 20–22 Oktober 2025. Keputusan ini menjadi sorotan publik, terutama karena kiprah Hetifah dikenal luas dalam pemberdayaan perempuan dan pendidikan masyarakat. Melalui akun Instagram […]

  • Dr.Tasrifin Tahara

    Bahlil Lahadalia Selesaikan Studi Doktoral Lebih Cepat, Ini Penjelasan Akademisi

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    MAKASSAR, CUPLIKAN.CO.ID – Proses akademik yang dijalani oleh Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi RI, saat menempuh pendidikan doktor di Universitas Indonesia (UI) menuai sorotan. Namun, menurut Dr. Tasrifin Tahara, M.Si, Dosen Antropologi FISIP Universitas Hasanuddin, penyelesaian studi Bahlil yang relatif cepat dalam empat semester merupakan hasil dari kerja keras dan disiplin, bukan karena adanya perlakuan istimewa. […]

  • Ketua Umum GMNI Muhammad Risyad Fahlevi

    GMNI Desak MKD Pecat Ahmad Sahroni Usai Ucapan Provokatif

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mendesak Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI untuk memberhentikan Ahmad Sahroni dari jabatannya sebagai anggota dewan. Tuntutan ini mencuat setelah Sahroni dianggap melontarkan pernyataan provokatif terkait rencana demonstrasi di kompleks parlemen beberapa waktu lalu. Ketua Umum GMNI, Muhammad Risyad Fahlefi, menegaskan bahwa pihaknya telah melayangkan surat resmi […]

  • Pembukaan Selat Hormuz Jadi Fokus Utama dalam Rencana Kesepakatan AS-Iran

    Pembukaan Selat Hormuz Jadi Fokus Utama dalam Rencana Kesepakatan AS-Iran

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Istanbul, editoria.co.id – Rencana perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dinilai dapat membawa dampak besar terhadap stabilitas energi global, terutama karena kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz. Dalam rancangan nota kesepahaman yang tengah dibahas kedua pihak, Iran disebut akan membersihkan ranjau di kawasan strategis tersebut dan menjamin kebebasan kapal-kapal internasional […]

  • Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova

    Moskow Peringatkan AS Hindari Intervensi Militer ke Iran

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    ST. PETERSBURG, CUPLIKAN.CO.ID – Rusia memperingatkan Amerika Serikat agar tidak melakukan intervensi militer dalam konflik antara Iran dan Israel. Moskow menyebut langkah tersebut sebagai tindakan sangat berbahaya dengan konsekuensi negatif yang tak terduga. Pernyataan itu disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, dalam konferensi pers di sela St. Petersburg International Economic Forum […]

expand_less