Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » RUU KUHAP Disorot, DPR Ditekan Uji Nyali Reformasi Hukum

RUU KUHAP Disorot, DPR Ditekan Uji Nyali Reformasi Hukum

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Komisi III DPR RI tengah menghadapi ujian penting: menyusun ulang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) agar lebih menjamin hak asasi manusia (HAM) di tengah praktik penegakan hukum yang masih kerap menuai kritik publik.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar pekan ini, DPR mengklaim bahwa RUU KUHAP yang tengah digodok berkomitmen menghapus praktik sewenang-wenang dalam penyelidikan dan penyidikan, khususnya oleh aparat kepolisian.

Adang Daradjatun, anggota Komisi III DPR, menyatakan bahwa prinsip-prinsip HAM menjadi fondasi dalam draf RUU tersebut.

“Intisari dari semua yang kita bicarakan ini adalah soal hak asasi, terutama saat seseorang diperiksa polisi, dituntut, dan diproses di pengadilan,” ujar Adang di Kompleks Parlemen, Kamis (19/6).

Salah satu terobosan penting dalam naskah RUU KUHAP adalah kewajiban pendampingan hukum sejak awal proses pemeriksaan. Baik itu oleh penasihat hukum, advokat, maupun minimal anggota keluarga tersangka. Langkah ini dimaksudkan untuk mencegah intimidasi dan tekanan terhadap pihak-pihak yang diperiksa dalam proses hukum.

“Kesewenang-wenangan itulah yang ingin kita hilangkan. Pendampingan wajib sejak awal itu bentuk jaminan HAM yang konkret,” kata Adang.

Namun demikian, wacana ini belum sepenuhnya matang. DPR masih membuka ruang kritik dan masukan dari berbagai kalangan, termasuk akademisi, advokat, dan perwakilan masyarakat sipil.

Sehari sebelumnya, Rabu (18/6), Komisi III menerima Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dari Pemerintah sebagai bagian dari mekanisme legislasi. Ketua Komisi III Habiburokhman menyebut, DIM ini akan menjadi bahan awal pembahasan di DPR yang kemudian akan diuji silang dengan masukan dari para pakar.

“Kami sudah dapat konsep dari Pemerintah. Tapi sekarang kami adu dengan para ahli, mana yang benar-benar berpihak pada HAM? Itu yang akan kami prioritaskan,” ungkapnya.

Langkah ini menandakan keseriusan parlemen untuk membuka ruang deliberatif, bukan sekadar formalitas legislasi. Namun, publik tetap mewaspadai potensi pasal-pasal bermasalah yang bisa menjadi celah pelanggaran HAM.

RUU KUHAP bukan sekadar dokumen hukum teknis. Ia menjadi cermin kesungguhan negara dalam membangun sistem hukum yang adil, transparan, dan berpihak kepada warga negara. Di tengah sorotan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum, komitmen HAM dalam KUHAP versi baru akan menjadi tolak ukur kredibilitas DPR.

Pertanyaannya kini: akankah DPR benar-benar menjalankan reformasi hukum, atau justru melanggengkan pola represif yang dibungkus wajah baru?

Proses legislasi RUU KUHAP bukan hanya soal pasal, tapi soal nilai dasar keadilan dan rasa aman warga negara. Dan di situlah, pertarungan sebenarnya sedang berlangsung (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah Hetifah Sjaifudian

    Pengajian Al-Hidayah Rayakan Milad ke-45, Soroti Kepemimpinan Perempuan

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Puncak peringatan Milad ke-45 Pengajian Al-Hidayah digelar pada hari Sabtu, 5 Oktober 2024 di Hotel Millenium Tanah Abang, Jakarta. Sebelumnya, Al-Hidayah menyelenggarakan rangkaian kegiatan, yaitu Webinar Pendidikan yang diselenggarakan pada Sabtu, (28/9/2024) yang bekerjasama dengan DPP GUPPI, kemudian kegiatan santunan yatim dan dhuafa sebanyak 60 orang di Masjid Al-Hidayah Cengkareng pada Jumat […]

  • Hasil tangkapan layar saat Presiden Prabowo mengunjungi toko buku langganannya, Bahrisons Booksellers di New Delhi India pada Jum'at (24/1/2025). Sumber foto Instagram @https://www.instagram.com/prabowo/

    Di Tengah Kunjungan Kenegaraan, Presiden Prabowo Borong Buku di New Delhi

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    NEW DELHI, CUPLIKAN.CO.ID – Di sela kunjungan kenegaraan ke India, Presiden RI Prabowo Subianto menyempatkan diri mengunjungi toko buku langganannya, Bahrisons Booksellers, di kawasan Khan Market, New Delhi, pada Jumat (24/1). Kegiatan tersebut menjadi momen pribadi yang mencerminkan minat Presiden terhadap literasi, khususnya di bidang sejarah dan ekonomi. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan […]

  • Presiden Soeharto

    Tolak Soeharto Jadi Pahlawan, Saidiman: Masa Depan Indonesia Terancam!

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad, melontarkan kritik keras terhadap wacana menjadikan Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai pahlawan nasional. Lewat unggahan di akun X pribadinya pada Rabu (21/05/2025), Saidiman menyebut Soeharto sebagai presiden paling brutal dan pemerintahan Orde Baru sebagai rezim paling serakah dalam sejarah Indonesia. “Mengapa saya menolak […]

  • Deklarasi Kampanye Damai KPU Bondowoso

    KPU Bondowoso Deklarasikan Kampanye Damai, Paslon Sepakat Pilkada Kondusif

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, CUPLIKAN.CO.ID – Menjelang dimulainya masa kampanye Pilkada Serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso mengadakan deklarasi kampanye damai. Acara tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Ijen View, Selasa sore (24/9/2024), dihadiri oleh dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Bondowoso beserta tim pendukung, perwakilan partai pengusung, Forkopimda Bondowoso, Pj. Bupati dan Pj. Sekda, Bawaslu, […]

  • Miftahul Arifin, Koordinator Nasional Kawal Pemilu dan Demokrasi (dua dari kanan) dalam suatu acara di Jakarta.

    Revisi Tatib DPR Dinilai Bermasalah, KPD: Bisa Ganggu Independensi Lembaga Negara

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Revisi Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib (Tatib) DPR yang disahkan dalam rapat paripurna menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Koordinator Nasional Kawal Pemilu dan Demokrasi (KPD), Miftahul Arifin, yang menyoroti potensi penyalahgunaan kewenangan dalam aturan baru tersebut. Pasal 228A yang ditambahkan dalam revisi tersebut […]

  • Irjen Pol Rudi Darmoko

    Irjen Rudi Darmoko, Potret Kepemimpinan Humanis dalam Tradisi Kepolisian

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Oleh : MS. As-Syadzili* JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pasca terjadinya Demo Agustus yang berakhir rusuh, institusi kepolisian mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak atas upaya represif yang dilakukan. Ada sekitar 10 korban jiwa melayang sia-sia akibat demonstrasi yang berlangsung di berbagai daerah itu. Akibatnya, suara-suara untuk mencopot Jenderal Listyo Sigit mulai bermunculan. Rata-rata aspirasi yang menuntut […]

expand_less