Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Serangan Israel Picu Kekhawatiran Kontaminasi Nuklir di Iran

Serangan Israel Picu Kekhawatiran Kontaminasi Nuklir di Iran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Keputusan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran memicu kekhawatiran komunitas internasional, lembaga pengawas energi atom, serta para ahli mengenai potensi kontaminasi radioaktif dan kimia.

Pada Senin (16/06), Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi menyatakan terdapat kemungkinan terjadinya kontaminasi dari instalasi nuklir Natanz yang rusak akibat serangan. Natanz merupakan pusat utama program nuklir Iran.

Sementara itu, para pemimpin kawasan dan dunia memperingatkan bahwa serangan militer Israel, yang dimulai sejak Jumat lalu, berisiko semakin mendestabilisasi kawasan dan meningkatkan potensi konfrontasi nuklir.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi tersebut. Ia menegaskan, meski Uni Eropa menolak kepemilikan senjata nuklir oleh Iran, jalan diplomasi — bukan aksi militer — harus dikedepankan.

Langkah Netanyahu, yang telah lama menyerukan penghentian program nuklir Iran melalui kekuatan militer, dilakukan di tengah berlangsungnya perundingan antara Washington dan Teheran. Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah keterlibatan dalam serangan, tetapi kembali menegaskan bahwa negaranya tidak akan membiarkan Iran memperoleh senjata nuklir. Iran sendiri menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk keperluan sipil.

IAEA: Risiko Radiasi dan Gas Kimia Sangat Nyata

Dalam sesi darurat Dewan Gubernur IAEA di Wina, Grossi menyampaikan bahwa tingkat radiasi di luar instalasi Natanz dan Isfahan – dua lokasi yang menjadi target serangan Israel – sejauh ini masih normal. Namun, ia memperingatkan bahwa eskalasi militer dapat meningkatkan risiko pelepasan zat radioaktif.

Grossi juga mengungkapkan bahwa serangan tersebut telah menghancurkan bagian atas fasilitas Natanz. Meski fasilitas utama pengayaan uranium di bawah tanah tidak terkena langsung, sistem kelistrikannya padam akibat serangan, yang kemungkinan dapat merusak sentrifugal pengayaan uranium.

Gas uranium heksafluorida yang digunakan dalam sentrifugal sangat volatil dan korosif — mampu membakar kulit dan berbahaya jika terhirup. Hingga kini belum diketahui apakah ada kebocoran akibat pemadaman listrik tersebut.

Grossi menegaskan pentingnya informasi teknis yang cepat dan berkala dari Iran agar IAEA dapat menilai kondisi secara akurat serta memberikan bantuan yang diperlukan. Tanpa informasi itu, IAEA tidak bisa menilai risiko terhadap penduduk dan lingkungan secara menyeluruh.

Serangan terhadap Fasilitas Nuklir: Bukan yang Pertama

Sepanjang sejarah, fasilitas nuklir sering menjadi sasaran serangan saat masih dalam tahap konstruksi, terutama di Timur Tengah. Contohnya, pada 1980 Iran menyerang reaktor Osirak milik Irak, yang kemudian dihancurkan Israel setahun kemudian. Amerika Serikat juga menyerang fasilitas itu dalam Operasi Desert Storm.

Israel juga pernah menyerang reaktor Suriah di Deir Az Zor pada 2007 yang dibangun Korea Utara, sementara kelompok separatis ETA di Spanyol pernah menyerang proyek PLTN Lemoiz pada akhir 1970-an.

Kasus lain terjadi di Prancis dan Afrika Selatan, namun semuanya dilakukan sebelum reaktor mulai beroperasi. Hingga saat ini, belum ada catatan serangan langsung terhadap instalasi nuklir operasional yang mengakibatkan pelepasan zat radioaktif secara besar-besaran.

Dunia Pernah Nyaris Menghadapi Insiden Nuklir

Kepala Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) Dan Smith, sebagaimana dilansir dari Al-Jazeera, menyebut bahwa ancaman terbesar justru berasal dari kesalahan perhitungan, bukan serangan terencana.

Ia mencontohkan insiden Petrov tahun 1983 ketika sistem peringatan dini Soviet keliru mendeteksi peluncuran rudal balistik AS. Seorang insinyur bernama Stanislav Petrov menolak meneruskan informasi itu ke atasannya dan berhasil mencegah kemungkinan perang nuklir besar.

Smith mengingatkan bahwa dalam situasi tekanan tinggi dan retorika bermusuhan, keputusan impulsif dapat berujung fatal. Menurutnya, risiko semacam ini bahkan lebih mengkhawatirkan dibanding serangan nuklir yang disengaja.

Perang Rusia-Ukraina dan Ancaman Nuklir Baru

Ancaman kontaminasi nuklir juga muncul dalam konflik Rusia-Ukraina. Pada Maret 2022, Rusia menguasai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, pembangkit terbesar di Eropa. Ukraina melaporkan bahwa Rusia menempatkan pasukan bersenjata di sekitar reaktor dan menggunakan lokasi tersebut untuk meluncurkan serangan ke wilayah Nikopol, yang meningkatkan risiko serangan balasan yang bisa menghantam fasilitas nuklir.

Pada Agustus 2022, Energoatom – badan tenaga nuklir Ukraina – melaporkan bahwa serangan artileri Rusia telah merusak sistem nitrogen-oksigen di PLTN tersebut, sehingga memunculkan risiko kebocoran hidrogen dan penyebaran zat radioaktif.

IAEA kemudian turun tangan untuk memastikan seluruh reaktor dalam kondisi mati dan meredakan ketegangan di sekitar lokasi. Namun, fasilitas itu tetap memerlukan pasokan listrik dan air yang stabil untuk mendinginkan batang bahan bakar yang sudah digunakan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham.

    Idrus Marham: Loyal Tapi Tak Produktif Bisa Bahaya!

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, menyampaikan sambutan penuh kelakar namun sarat makna dalam acara Talk Show & Stand-Up Comedy bertajuk Membangun Sumberdaya Manusia dan Kependudukan Menuju Indonesia Emas 2045 di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Kamis (15/5/2025). Idrus yang mewakili Ketua Umum, membuka acara dengan mengangkat pentingnya peran partai […]

  • HMB Jakarta Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG hingga Daerah

    HMB Jakarta Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG hingga Daerah

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta, editorial.co.id  – Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta menyatakan dukungannya terhadap langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia dalam mengusut dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN). Dukungan tersebut disampaikan Ketua Umum HMB Jakarta, Deri Ardiansyah, menyusul perkembangan penyidikan yang telah menetapkan tiga pejabat BGN sebagai tersangka dalam perkara […]

  • Prabowo Perluas Akses Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi

    Prabowo Perluas Akses Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle MA
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta – residen Prabowo Subianto meminta jajaran menteri mempercepat penerapan pendidikan gratis di sekolah negeri sekaligus mematangkan rencana pendidikan tinggi negeri bebas biaya kuliah. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, arahan tersebut disampaikan Presiden dalam rapat terbatas yang membahas perluasan akses pendidikan negeri gratis. Keterangan itu disampaikan Teddy di Jakarta, Rabu Jakarta – residen […]

  • Pemira Ajak Pemuda Non-Partisan Bermigrasi ke Partai Politik, Konsolidasi Nasional Digelar 8 Oktober

    Pemira Ajak Pemuda Non-Partisan Bermigrasi ke Partai Politik, Konsolidasi Nasional Digelar 8 Oktober

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle YRI
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemuda Mahasiswa Indonesia Raya (Pemira) akan menggelar konsolidasi nasional yang melibatkan 88 entitas pemuda dari berbagai latar belakang profesi, agama, dan golongan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Gedung Sumpah Pemuda, Jakarta Pusat, pada Kamis, 8 Oktober 2026. Koordinator Pemira Bintang Wahyu Saputra mengatakan, forum tersebut akan membahas draf manifesto pemuda menuju Indonesia 2045. […]

  • Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025, yang berlangsung di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2-6-2025).

    Pertemuan Prabowo-Megawati Dijajaki Ulang, Momen Rekatkan Silaturahmi

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden RI Prabowo Subianto direncanakan akan kembali bertemu dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam waktu dekat. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut bisa terjadi dalam momentum tertentu yang mempertemukan keduanya, tanpa harus melalui kesepakatan lokasi secara formal. “Insya Allah akan segera ketemu. […]

  • Mantan Ketua Umum GMKI, Jefri Gultom saat log in ke Partai Golkar bersama barisan aktivis Cipayung lainnya.

    Dari GMKI ke Golkar, Jefri Gultom: Politik sebagai Jalan Melayani Sesama

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Di ufuk paling timur Republik ini, di sebuah kampung bernama Erambu, Distrik Sota, Merauke, tempat di mana pagi pertama menyentuh tanah Indonesia, lahir seorang pemuda yang kelak menapaki jalan sunyi pergerakan. Jefri Edi Irawan Gultom. Putra Papua Selatan ini menjahit takdirnya dengan benang perjuangan, sejak ia mengenakan seragam mahasiswa hingga kini setelah […]

expand_less