Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Dialog Aceh–Sumut Jadi Opsi Redakan Ketegangan Empat Pulau

Dialog Aceh–Sumut Jadi Opsi Redakan Ketegangan Empat Pulau

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah membuka peluang dialog langsung antara Gubernur Aceh dan Gubernur Sumatera Utara sebagai langkah untuk meredakan ketegangan seputar klaim atas empat pulau perbatasan yang kini menjadi perbincangan nasional.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menegaskan, semangat penyelesaian damai harus dikedepankan dalam menghadapi dinamika perbatasan administratif antarprovinsi.

“Karena akan mempertimbangkan berbagai macam hal, tidak tertutup kemungkinan untuk dialog bersama. Ini bisa diselesaikan dengan kepala dingin, dengan cara baik-baik,” ujar Hasan di Jakarta, Senin (16/6).

Empat pulau yang menjadi titik persoalan antara Aceh dan Sumut adalah Pulau Lipan, Pulau Panjang, Pulau Mangkir Ketek, dan Pulau Mangkir Gadang. Wilayah ini sebelumnya masuk dalam peta Aceh Singkil, namun kini disebut-sebut masuk dalam administrasi Sumatera Utara.

Presiden Akan Ambil Keputusan Final Pekan Depan

Hasan menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto akan segera mengambil keputusan resmi terkait status keempat pulau tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan akan diambil berdasarkan kajian administratif dan historis yang komprehensif.

“Presiden akan segera mengambil keputusan secepatnya dan mempertimbangkan aspirasi-aspirasi maupun proses historis dan administratif yang sudah berjalan selama ini,” kata Hasan.

Pernyataan ini sejalan dengan keterangan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya, yang menyebut bahwa Presiden telah mengambil alih penanganan langsung sengketa wilayah tersebut dan akan memutuskan dalam waktu dekat.

Baca : Sengketa Pulau Aceh-Sumut Mengemuka, Presiden Ambil Alih

Pemerintah pusat menilai bahwa dinamika batas wilayah tidak boleh memicu perpecahan sosial maupun konflik horizontal di masyarakat. Hasan mengajak semua pihak untuk tidak terjebak dalam narasi provokatif dan tetap menjaga semangat persatuan bangsa.

“Ini soal administrasi wilayah, bukan soal identitas kedaerahan. Yang penting adalah bagaimana kita sebagai bangsa bisa menyelesaikan ini dengan dialog, bukan konflik,” tandasnya.

Langkah diplomasi antara kepala daerah, menurut Hasan, akan memberi ruang penyelesaian yang konstruktif, tanpa mengorbankan hubungan sosial antarmasyarakat yang sudah terjalin lama di kawasan perbatasan itu (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekjen DPP Partai Golkar, M.Sarmuji

    Sarmuji : Reshuffle itu Kewenangan Mutlak Absolut dari Presiden

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, meminta masyarakat tidak berspekulasi berlebihan soal isu perombakan kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, semua keputusan terkait reshuffle sepenuhnya berada di tangan Presiden, dan publik perlu memberi ruang serta waktu bagi kepala negara untuk menilai secara menyeluruh kinerja para menterinya. “Kalau mau melakukan itu kapan, […]

  • Ahmad Heryawan

    Estafet Kepemimpinan Netty ke Aher Tegaskan Dinamika PKS

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Penetapan Ahmad Heryawan (Aher) sebagai Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menggantikan sang istri, Netty Prasetiyani Heryawan, bukan sekadar rotasi biasa. Di balik pergantian ini, tersirat dinamika internal Fraksi PKS yang mengedepankan kesinambungan, kaderisasi, dan penugasan strategis dalam menghadapi tantangan politik ke depan. Pergantian tersebut diumumkan oleh Wakil Ketua DPR RI, Saan […]

  • Arip Mustopa (Penulis)

    Keluar dari Perangkap Pendapatan Menengah

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Oleh Arip Musthopa, S.IP., M.Si.* Bank Dunia mendefinisikan negara berpendapatan menengah-atas adalah negara yang pendapatan per kapitanya berada di antara US$4.466 dan US$13.845. Indonesia yang pendapatan per kapitanya tahun 2024 sebesar US$5.271, secara otomatis masuk kategori tersebut. Setelah mencapai level ini, maka target selanjutnya adalah masuk kategori negara berpendapatan tinggi atau negara maju dengan pendapatan […]

  • Aksi penjarahan terhadap rumah Sri Mulyani

    Tangisan Sri Mulyani Usai Rumah Dijarah, Lukisan Hatinya Hilang

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan curahan hati pilu lewat unggahan di akun Instagram pribadinya usai rumahnya menjadi sasaran penjarahan saat kerusuhan pada Minggu dini hari, akhir Agustus 2025. Dalam postingan berjudul “Lukisan Bunga Itu 💔”, Sri Mulyani menuturkan pengalaman pahit ketika seorang pria berjaket merah dan berhelm hitam terlihat memanggul lukisan […]

  • Dekan Fisip Unair Prof Bagong Suyanto dan Ketua Bem Tuffahati Ullayyah Bachtiar didampingi beberapa jajaran pengurus BEM Fisip Unair.

    Dekanat FISIP Unair Cabut Pembekuan BEM FISIP Unair

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Dekanat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) mencabut Surat Keputusan (SK) pembekuan terhadap fungsionaris Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP Unair. Keputusan ini diambil usai dilakukan audiensi antara pihak dekanat dan tiga pimpinan BEM FISIP Unair pada Senin (28/10/2024). Pembekuan tersebut sebelumnya dikeluarkan setelah munculnya kontroversi karangan bunga ucapan […]

  • Chamad Hojin (Penulis/Voicer)

    Tantangan Humas di Era Post Truth, Algoritma dan AI

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Oleh : Chamad Hojin* Saat ini semua praktisi hubungan masyarakat atau public relations (Humas/PR) menghadapi tantangan dan dinamika yang luar biasa dalam mengelola reputasi kelembagaan atau perusahaan. Apalagi mereka yang menjaga dan mengelola reputasi kelembagaan pemerintahan dan politik. Sangat keras dan cepat pertarungannya dalam merebut simpati publik atau sebaliknya dalam merusak sebuah kepercayaan publik. Semua […]

expand_less