Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Bukan Hanya Simbol, Qodari Beberkan Fungsi Koperasi Desa!

Bukan Hanya Simbol, Qodari Beberkan Fungsi Koperasi Desa!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SRAGEN, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari menegaskan bahwa koperasi desa bukan sekadar simbol kelembagaan, tetapi harus dijalankan secara profesional dan berbasis bisnis nyata. Menurutnya, pembiayaan koperasi ke depan harus ditopang oleh proposal bisnis yang matang dan layak secara ekonomi.

“Koperasi desa mau maju? Harus punya kegiatan usaha yang nyata dan dibutuhkan masyarakat. Bukan cuma ada di papan nama,” tegas Qodari saat meninjau pembentukan Koperasi Merah Putih di Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (31/5/2025).

Qodari menyampaikan bahwa pemerintah pusat kini mendorong pola pembiayaan koperasi melalui sistem proposal berbasis kelayakan. Ia bahkan menekankan bahwa standar proposal harus bisa setara dengan perbankan.

“Saya sudah sampaikan ke teman-teman di desa, buat proposal seperti yang biasa masuk ke bank besar. Kalau itu disetujui bank, artinya sudah layak secara usaha,” ujarnya.

Ia percaya pendekatan ini akan meminimalisasi risiko kredit macet sekaligus memastikan koperasi benar-benar bermanfaat bagi anggotanya. “Kalau usaha berjalan, kredit macet kecil, anggota sejahtera, dan pengurus pun aman,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Qodari mengapresiasi capaian Kabupaten Sragen yang telah 100 persen membentuk koperasi desa, tinggal menunggu legalitas hukum dari AHU. Keberhasilan itu, kata dia, bisa dijadikan role model nasional menjelang peluncuran resmi Koperasi Merah Putih pada 12 Juli mendatang.

Qodari juga mengingatkan pentingnya sinergi koperasi dengan BUMDes, di mana koperasi melayani kebutuhan langsung warga sementara BUMDes mengelola potensi ekonomi desa. “Keduanya harus saling mengisi, bukan bersaing,” tegasnya.

Program Koperasi Merah Putih menargetkan pendirian 80.000 koperasi di seluruh Indonesia sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan dari desa. Qodari memastikan, masukan dari lapangan seperti di Sragen akan langsung dibawa ke tingkat kementerian sebagai bahan evaluasi dan percepatan kebijakan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratna Juwita

    Ratna Juwita Dukung TNI-BAIS Amankan Seluruh Kilang Pertamina

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita Sari menyatakan dukungannya terhadap rencana Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin yang akan menugaskan TNI dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) untuk menjaga seluruh kilang minyak milik PT Pertamina (Persero) di Indonesia. Ratna menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat pengamanan aset vital negara dan meningkatkan kepercayaan publik. “Ya […]

  • Menteri Agama Nasaruddin Umar (Kiri)

    Nasaruddin Umar Diangkat Jadi Doctor of Divinity Hartford University

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    HARTFORD USA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, resmi menerima gelar Doctor of Divinity dari Hartford International University for Religion and Peace dalam sebuah upacara resmi yang berlangsung hangat pada Jumat, (16/5/2025). Kehadiran diaspora Indonesia, akademisi, dan tokoh-tokoh lintas agama menambah kekhidmatan momen ini. “Alhamdulillah, hari ini saya mendapatkan kehormatan berupa […]

  • Ketua Umum PPP, Mardiono

    PPP Gelar Muktamar X, Mardiono Klaim 70 Persen Dukungan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tengah bersiap menggelar Muktamar ke-X pada 27–29 September 2025 di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Forum ini menjadi momentum penting untuk menentukan arah kepemimpinan partai berlambang Kakbah ke depan. Tiga nama mencuat sebagai calon kuat Ketua Umum PPP periode 2025–2030, yakni Plt Ketum saat ini Muhammad Mardiono, mantan Menteri […]

  • Presiden Indonesia Prabowo Subianto

    Citra Prabowo Tergerus, Publik Makin Tidak Percaya

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah menghadapi ujian serius. Tidak hanya dari segi kinerja kabinet yang dinilai stagnan, namun juga merosotnya kepercayaan publik akibat lemahnya komunikasi politik dan kepemimpinan yang dinilai permisif. Direktur Eksekutif Indonesia Development Research (IDR), Fathorrahman Fadli, mengungkapkan bahwa publik mulai kehilangan kepercayaan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Menurutnya, struktur Kabinet Merah […]

  • Founder Indonesia Mampu, Endah Cahya Immawati

    Indonesia Mampu Apresiasi Langkah Tegas Menteri Meutya Hafid Berantas Judol

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Founder Indonesia Mampu, Endah Cahya Immawati, mengapresiasi langkah Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, dalam memberantas praktik judi online (judol), terutama setelah penangkapan oleh aparat penegak hukum terhadap sejumlah pegawai kementerian yang terlibat. Menurut Endah, tindakan ini merupakan bentuk komitmen kuat pemerintah dalam melindungi masyarakat dari dampak negatif judi online. Endah […]

  • Kesenjangan Dana Konservasi Jadi Sorotan DPR di Forum IPU

    Kesenjangan Dana Konservasi Jadi Sorotan DPR di Forum IPU

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle MA
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Ravindra Airlangga, mendorong pengembangan skema pendanaan inovatif untuk memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati. Langkah ini dinilai penting untuk mengatasi kesenjangan pembiayaan konservasi sekaligus menjaga keberlanjutan kehidupan manusia. Dorongan tersebut disampaikan Ravindra dalam forum Standing Committee on Sustainable Development pada Sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) di Arusha, […]

expand_less