Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » Mu’ti Akhiri Program Laptop Rp10 Juta Nadiem!

Mu’ti Akhiri Program Laptop Rp10 Juta Nadiem!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di era Menteri Nadiem Makarim memasuki babak baru. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, akhirnya angkat bicara dan menegaskan bahwa program tersebut sudah tidak lagi dilanjutkan.

“Programnya sudah tidak ada,” ujar Mu’ti singkat saat ditemui di Gedung SCTV Tower, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Ia menegaskan bahwa proyek pengadaan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan sistem operasi Chrome OS itu merupakan kebijakan masa lalu, yang tidak lagi menjadi bagian dari arah kebijakan pendidikan saat ini.

Menurut Mu’ti, pengadaan yang menjadi sorotan publik dan tengah diselidiki Kejaksaan Agung itu terjadi di awal masa jabatan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, sebelum kementerian tersebut berubah menjadi Kemendikbudristek. “Itu sudah tidak ada hubungan dengan apa yang kami selenggarakan sekarang ini,” ujarnya.

Di sisi lain, Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah dalam menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Agung. Ia berharap agar penyelidikan dan penyidikan berlangsung adil dan objektif. “Kami tentu berharap agar Kejaksaan Agung menegakkan hukum secara adil dan objektif, sehingga tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kejagung telah meningkatkan status kasus ini ke tahap penyidikan sejak 20 Mei 2025, setelah menerima laporan masyarakat. Diduga, proyek laptop senilai hampir Rp10 triliun ini sarat rekayasa kajian teknis demi mengunggulkan sistem operasi Chromebook, padahal uji coba menunjukkan perangkat itu tidak cocok untuk kegiatan asesmen karena bergantung penuh pada internet—sesuatu yang belum merata di seluruh Indonesia.

Kejagung pun membuka peluang untuk memeriksa semua pihak terkait, termasuk mantan Menteri Nadiem Makarim, jika dibutuhkan untuk mengungkap keterlibatan dan rekayasa di balik proyek digitalisasi pendidikan tersebut (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Upayakan Pembebasan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Militer Israel

    Pemerintah Upayakan Pembebasan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Militer Israel

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Surabaya, editoria.co.id- Pemerintah Indonesia terus melakukan berbagai langkah diplomatik dan hukum untuk membebaskan tiga jurnalis Indonesia yang ditahan militer Israel saat menjalankan peliputan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Gaza, Palestina. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan pemerintah menyesalkan tindakan yang dilakukan militer Israel terhadap […]

  • Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin)

    Pemerintah Percepat Reforma Agraria Demi Nol Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan bahwa pemerintah sedang mempercepat pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang penanggulangan kemiskinan ekstrem. Hal itu disampaikan setelah memimpin rapat koordinasi bersama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid di Jakarta, Senin (24/11/2025). Menurut Cak Imin, pemerintah menetapkan target ambisius dalam pengentasan kemiskinan, […]

  • Tank Israel

    Serangan Udara Israel Hantam 100 Peluncur Roket Hezbollah di Lebanon

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    LEBANON, CUPLIKAN.CO.ID – Israel melakukan serangan udara besar-besaran ke Lebanon selatan, mengklaim bahwa pesawat tempurnya telah menghantam lebih dari 100 peluncur roket milik Hezbollah dan sejumlah “situs teroris” lainnya, termasuk fasilitas penyimpanan senjata. Militer Israel (IDF) menyatakan bahwa peluncur roket tersebut siap untuk ditembakkan ke arah Israel, meskipun belum ada laporan pasti mengenai korban jiwa […]

  • Voicers Chamad Hojin

    Aksi Massa & Krisis Komunikasi Para Pejabat Publik Kita

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Oleh : Chamad Hojin* Aksi massa beberapa minggu terakhir yang terjadi di Pati, Bone, dan Gedung DPR dipicu oleh pernyataan para pejabat yang dinilai arogan, sombong, sinis dan cenderung menantang rakyat. Para pejabat menggunakan standar ukuran orang lain atau masyarakat dengan ukuran dan standar dirinya sendiri. Akibatnya apa yang diucapkan mendapat reaksi dan tanggapan yang […]

  • Viva Yoga Mauladi (Kiri)

    Viva Yoga: Transmigrasi Kunci Pemerataan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BOGOR, CUPLIKAN.CO.ID – Kementerian Transmigrasi siap melaksanakan program Asta Cita sebagai bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045. Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menyatakan optimisme atas capaian kementeriannya dalam menjawab tantangan pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, yang menjadi fokus kementerian tersebut. “Transmigrasi itu kunci pemerataan ekonomi nasional”,ujar Viva Yoga. Pernyataan ini disampaikan Viva Yoga […]

  • Masoud Pezeskhian, Presiden Iran

    Presiden Iran: Kejahatan Israel Hambat Upaya Perdamaian Kawasan

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, memperingatkan bahwa kejahatan yang terus dilakukan oleh rezim Israel berpotensi menggagalkan peluang terciptanya perdamaian dan keamanan berkelanjutan di kawasan Timur Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Mohamed bin Zayed Al Nahyan, pada Selasa (17/06) waktu setempat. Dalam dialog tersebut, Pezeshkian […]

expand_less