Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Jurnalis Dituduh Anarko, SINDIKASI Desak Reformasi Polisi

Jurnalis Dituduh Anarko, SINDIKASI Desak Reformasi Polisi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI) mengecam keras tindakan kekerasan terhadap Y, jurnalis progreSIP, yang terjadi saat meliput aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Rabu (1/5/2025).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.20 WIB ketika aparat mulai memukul mundur massa aksi. Di tengah kekacauan, Y sedang merekam situasi ketika sekelompok orang tanpa seragam—yang diduga kuat aparat kepolisian—menuduhnya sebagai “anarko”. Padahal, Y sudah menunjukkan kartu pers dan menjelaskan statusnya sebagai jurnalis.

Alih-alih menghormati tugas jurnalistik, sekelompok orang tersebut malah menyerang secara fisik. Sekitar sepuluh orang melakukan kekerasan terhadap Y, termasuk mencekik, memiting leher, dan memaksanya menghapus rekaman video. Meski menolak permintaan itu, kekerasan baru berhenti setelah seorang pria yang mengaku dari LBH Rahadian datang dan menegaskan identitas Y sebagai jurnalis.

Akibat insiden tersebut, Y mengalami syok dan sesak napas. SINDIKASI menilai kekerasan ini merupakan bentuk teror terhadap kebebasan pers serta pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Kapolda Metro Jaya harus segera mencopot pimpinan kepolisian yang bertanggung jawab atas pengamanan aksi ini. Tuduhan serampangan dan kekerasan terhadap jurnalis merupakan serangan langsung terhadap kebebasan pers,” tegas Ketua Umum SINDIKASI, Ikhsan Raharjo.

Komite Pekerja Media SINDIKASI, Mulyono Hutomo, juga menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan menuntut pertanggungjawaban hukum. Ia menyebut insiden ini sebagai ancaman bagi semua pekerja media yang bekerja demi kepentingan publik.

SINDIKASI juga mencatat adanya kekerasan terhadap jurnalis di lokasi lain. Di Semarang, jurnalis Tempo mengalami intimidasi, sementara tiga pers mahasiswa ditangkap saat meliput aksi. Menurut SINDIKASI, pola kekerasan semacam ini menunjukkan urgensi pembenahan institusional di tubuh kepolisian.

“Ini bukan hanya masalah profesi jurnalis, ini masalah demokrasi. Jika pers dibungkam dengan kekerasan, maka seluruh warga negara ikut terancam,” tegas SINDIKASI dalam siaran persnya.

SINDIKASI menyerukan solidaritas dari komunitas jurnalis, organisasi masyarakat sipil, dan publik luas untuk terus mengutuk kekerasan terhadap jurnalis dan mendorong penegakan hukum yang adil terhadap pelaku (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pengajian Al-Hidayah bersama DKM Masjid Ainul Hikmah DPP Partai Golkar menggelar kegiatan sosial bertajuk "Berbagi Kebahagiaan Bersama Ibu Sri Suparni Bahlil" yang digelar di Masjid Ainul Hikmah DPP Partai Golkar di Slipi Jakarta pada Sabtu (15/3/2025)

    DPP Pengajian Al-Hidayah Berbagi Kebahagiaan di Ramadan, Santuni Yatim dan Dhuafa

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pengajian Al-Hidayah bersama DKM Masjid Ainul Hikmah DPP Partai Golkar menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Bersama Ibu Sri Suparni Bahlil” di Masjid Ainul Hikmah, DPP Partai Golkar di Slipi Jakarta pada Sabtu (15/3/2025) kemarin. Acara ini menjadi momentum berbagi kepada anak yatim, dhuafa, serta masyarakat yang membutuhkan, […]

  • Sena DPD

    Kabiro Humas dan Media DPD RI Jelaskan Proyek Vtuber Sena

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI merespons polemik peluncuran Vtuber bernama Sena Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang ramai diperbincangkan publik sejak Oktober 2025. Visual Vtuber tersebut dinilai sebagian masyarakat kurang etis untuk mewakili sebuah lembaga negara. Kepala Biro Protokol Humas dan Media Setjen DPD RI, Mahyu Darma, menjelaskan bahwa proyek digital tersebut […]

  • Tampak dalam foto Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah, Hetifah Sjaifudian (Kiri), Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Putri Komarudin (tengah) Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dyah Roro (Kanan) saat acara Peringatan Milad ke-45 Pengajian Al-Hidayah di Hotel Milenium Jakarta pada Sabtu (05/10/2024)

    Putri Komarudin Apresiasi Kiprah Perempuan di Pengajian Al-Hidayah

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Putri Komarudin, mengapresiasi kontribusi Pengajian Al-Hidayah dalam membangun kepemimpinan perempuan yang berbasis akhlak mulia. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada peringatan Milad Pengajian Al-Hidayah ke-45 yang digelar di Hotel Millenium Sirih, Jakarta, Sabtu (05/10/2024). Putri menyoroti pentingnya peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat, terutama di era […]

  • Suasana diklat singkat Pecalang pada Selasa (29/8/2023) Sumber foto : Bali Post.

    Diusir Pecalang! Markas GRIB Jaya Tabanan Ditutup Total

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    TABANAN, CUPLIKAN.CO.ID – Ketegangan sempat mewarnai Desa Adat Sanggulan, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, usai sebuah organisasi masyarakat, GRIB Jaya, kedapatan melakukan aktivitas tanpa izin. Dipimpin langsung oleh pecalang dan otoritas desa, kegiatan ormas itu akhirnya dihentikan secara permanen. Pihak desa adat menganggap GRIB Jaya telah melanggar norma dan aturan lokal karena tidak memberi pemberitahuan atas […]

  • Seorang tentara Amerika membawa peluncur Javelin saat latihan militer antara Pasukan Demokratik Suriah (Syrian Democratic Forces) dan koalisi internasional pimpinan AS melawan kelompok Daesh, di wilayah pedesaan Deir Ezzor, timur laut Suriah, pada 7 Desember 2021. Sumber foto : AFP.

    Harga Perang Dengan Iran Jauh Lebih Mahal Bagi AS Dibandingkan Bagi Israel.

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Oleh : Emad Abshenas* Dunia saat ini lebih menyerupai hutan rimba daripada sebuah tatanan internasional berbasis aturan. Di tengah kekacauan itu, standar ganda yang diterapkan oleh sebagian negara Barat terlihat sangat jelas. Contoh nyata adalah pernyataan terbaru para pemimpin G7 yang menyebut bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri dari Iran. Namun, yang sengaja diabaikan […]

  • Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi

    Maluku Utara Disiapkan Jadi Titik Tumbuh Ekonomi Baru

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    TERNATE, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam sebuah rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Selasa (15/7/2025), Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menggarisbawahi pentingnya menjadikan transmigrasi sebagai strategi geostrategis untuk mengembalikan posisi Maluku Utara sebagai simpul utama ekonomi di kawasan timur Indonesia. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kota Ternate tersebut, Viva Yoga membawa angin segar: pemerintah pusat […]

expand_less