Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Miris! Gamal Albinsaid Sebut 42 Persen Guru Terjerat Pinjol

Miris! Gamal Albinsaid Sebut 42 Persen Guru Terjerat Pinjol

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 9 Des 2024
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, dr. Gamal Albinsaid, mengungkap fakta miris tentang kesejahteraan guru di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa 42 persen guru, termasuk 72 persen guru honorer, memiliki penghasilan di bawah Rp2 juta, bahkan 20,5 persen di bawah Rp500 ribu.

“Yang mengejutkan, profesi guru adalah yang paling banyak terjerat pinjol, mencapai 42 persen,” ujar Gamal, di Jakarta, Sabtu (7/12/2024).

Menurut Gamal, kondisi ini sangat memprihatinkan karena guru merupakan urat nadi pendidikan. Tanpa mereka, pendidikan dan pembelajaran di ruang kelas tidak akan berjalan. “Kita harus meletakkan guru sebagai profesi dengan status tinggi di masyarakat,” tegasnya.

Ia mengutip laporan dari Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) yang menunjukkan betapa rendahnya kesejahteraan guru, terutama guru honorer. Gamal mempertanyakan bagaimana guru dapat mengajar dengan tenang jika kesejahteraan mereka belum terpenuhi.

“Bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas pendidikan jika kita tidak menjadikan profesi guru menarik bagi orang-orang terbaik?” ujarnya.

Selain kesejahteraan, Gamal juga menyoroti pentingnya dukungan tambahan bagi para guru. Ia mengusulkan agar program makan siang gratis tidak hanya diberikan kepada siswa, tetapi juga melibatkan para guru.

“Jangan sampai guru kita kelaparan atau kesejahteraannya terabaikan. Program makan siang gratis juga harus diberikan pada guru,” tegas Gamal.

Ia menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan guru bukan hanya soal penghasilan, tetapi juga pengakuan atas peran mereka yang krusial dalam membangun masa depan bangsa.

“Pendidikan dimulai di ruang kelas, dan ruang kelas tidak ada tanpa guru yang sejahtera,” tambahnya.

Dalam upaya memperbaiki situasi ini, Gamal menyerukan langkah-langkah konkrit dari pemerintah. Ia berharap peningkatan kesejahteraan guru dapat menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Jika guru diberdayakan dengan baik, maka anak-anak kita akan menerima pendidikan yang jauh lebih berkualitas,” tutupnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MD KAHMI Bondowoso

    Peringati MILAD KAHMI 58, MD KAHMI Bondowoso Gelar Jalan Sehat dan Diskusi Pilkada

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, CUPLIKAN.CO.ID – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Bondowoso menggelar acara “Kahmi Forever Jalan Sehat” (KFJS) untuk memperingati Milad ke-58 KAHMI. Kegiatan ini berlangsung di Alun-alun RBA Ki Ronggo Bondowoso, Minggu (29/09/2024), diikuti oleh puluhan anggota KAHMI dan HMI dari berbagai wilayah Bondowoso. Selain jalan sehat, diskusi seputar Pilkada Serentak […]

  • Rudal Sejjil

    Iran Luncurkan Sejjil, Rudal Ganas Pengguncang Kawasan Regional

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Iran secara resmi meluncurkan rudal jarak menengah tipe baru bernama Sejjil, dalam apa yang disebut sebagai pembalasan atas agresi militer Israel beberapa waktu terakhir. Dalam pernyataan resminya, Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) menyebut peluncuran ini sebagai momen “pembukaan gerbang neraka bagi Israel”. Rudal Sejjil diklaim […]

  • Imas Aan Ubudiyah, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB

    Imas Aan Desak Pemerintah Tegas Hentikan Impor Pakaian Bekas

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Imas Aan Ubudiyah, mendesak pemerintah bertindak tegas menghentikan impor pakaian bekas yang dinilai merusak ekosistem industri tekstil nasional. Ia menegaskan, penghentian tidak boleh sebatas di tingkat distribusi, tetapi harus dilakukan sejak sumber impor di luar negeri. Menurut Imas, rencana Menteri Keuangan (Menkeu) […]

  • Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, pertemuan dengan Wamen Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi

    Transmigrasi Bangun Desa, Bupati Tanjab Timur Minta Dukungan

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    TANJAB TIMUR, CUPLIKAN.CO.ID – Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, memanfaatkan kunjungan kerja Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi untuk menyampaikan berbagai kebutuhan strategis daerahnya, termasuk penguatan kawasan transmigrasi yang selama ini telah berkontribusi besar bagi pembangunan lokal. Berbicara di hadapan Wamen Viva, Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Bupati Muslimin Tanja, dan jajaran […]

  • Terminal Petikemas Surabaya

    TPS Banjirkan 2.000 Paket Kurban, Komitmen Sosial Diapresiasi!

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Suasana Idul Adha di lingkungan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berubah penuh makna. Tak hanya semarak ritual keagamaan, perusahaan pelat merah ini kembali menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan membagikan sekitar 2.000 paket daging kurban bagi masyarakat dan mitra kerja. Kolaborasi ini digelar bersama Lembaga Manajemen Infaq (LMI) dan sudah berlangsung selama […]

  • Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA)

    UNU Sebagai Daya Ungkit Kemajuan Bangsa

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Oleh. Fathorrahman Fadli* JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Siapa yang berani mendebat jika kampus adalah sarana pendidikan yang strategis dalam membangun daya ungkit kemajuan bangsa. Kalau ada yang berani, silakan satu meja dengan saya. Yang penting orang itu mampu membangun argumentasi yang logis untuk membatalkan tesis di atas. Kemajuan bangsa di mana mana dibelahan dunia selalu saja […]

expand_less