Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PKS Keok di Depok, Pengamat Ungkap Dua Faktor Utama

PKS Keok di Depok, Pengamat Ungkap Dua Faktor Utama

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Setelah 20 tahun lamanya menguasai pemerintahan di Kota Depok, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada akhirnya tumbang dalam kontestasi Pilkada Serentak 2024 ini. Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan, mengungkapkan analisisnya terkait kekalahan kandidat PKS dalam Pilkada Depok 2024. Ia menyoroti dua faktor utama yang memengaruhi hasil tersebut.

“Faktor pertama adalah rasionalitas pemilih yang mulai kritis terhadap kepemimpinan PKS selama 18 tahun terakhir. Warga melihat tidak ada perubahan signifikan, khususnya dalam tata kelola kota modern,” ujar Yusak pada Sabtu (30/11/2024).

Ia menambahkan, Depok yang dikenal sebagai kota dengan banyak warga berpendidikan tinggi justru menghadirkan ironi.

“Depok punya banyak kampus dan orang-orang cerdas, tapi ironisnya, PKS yang kadernya dikenal well-educated justru tidak mampu membawa perubahan berarti,” katanya.

Menurut Yusak, masyarakat Depok semakin sadar akan kondisi ini, sehingga memutuskan untuk tidak lagi memilih PKS dan mendukung pasangan Imam Budi Hartono dan Ririn Farabi A.Rafiq.

“Kepemimpinan PKS di Depok tidak memberikan dampak signifikan, ini yang membuat mereka tumbang,” tambahnya.

Faktor kedua, menurut Yusak, adalah kekuatan koalisi lawan. Pasangan Supian Suri dan Chandra Rahmansyah didukung oleh koalisi besar yang mencakup Gerindra, PKB, PAN, NasDem, PDI Perjuangan, Demokrat, dan partai lainnya.

“Koalisi gemuk seperti ini, jika terkonsolidasi dengan baik, tentu mempermudah kemenangan,” jelasnya.

Namun, Yusak menegaskan bahwa keberhasilan koalisi besar tidak hanya bergantung pada jumlah partai pendukung. “Ada prasyarat penting, yaitu dukungan logistik yang memadai untuk memastikan kemenangan,” ungkapnya.

Analisis Yusak juga menyiratkan pentingnya evaluasi bagi PKS untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat. “PKS perlu introspeksi mendalam jika ingin kembali mendapat kepercayaan publik, khususnya di Depok,” tambahnya.

Pilkada Depok 2024 menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, terutama terkait bagaimana menghadirkan kepemimpinan yang membawa perubahan nyata bagi masyarakat.

Dengan hasil ini, Supian Suri dan Chandra Rahmansyah dipastikan akan memimpin Depok selama lima tahun ke depan. Keduanya diharapkan mampu memenuhi ekspektasi masyarakat untuk membawa kota Depok menuju tata kelola yang lebih modern dan inklusif (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kritikan Satire BEM FISIP UNAIR Surabaya

    Usai Kritik Prabowo-Gibran Melalui Satire, BEM Fisip Unair Dibekukan Dekanat

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga dibekukan oleh dekanat setelah melontarkan kritik satire terhadap pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Kritik itu disampaikan melalui karangan bunga yang dipasang di area kampus, memicu kontroversi di kalangan publik dan akademisi. Karangan […]

  • M. Romahurmuzy

    Menkum Sahkan PPP Mardiono, Romy : Kita Ketemu di Pengadilan!

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dualisme kepemimpinan kembali mewarnai tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kubu Agus Suparmanto menegaskan akan menempuh jalur hukum dengan menggugat Surat Keputusan (SK) kepengurusan PPP kubu Muhammad Mardiono yang telah disahkan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Ketua Majelis Pertimbangan PPP periode 2020–2025, M. Romahurmuziy atau Rommy mengatakan pihaknya tengah menyiapkan gugatan tersebut untuk […]

  • Dugaan Kekerasan Siswa di Parimo, NSL Dorong Perlindungan Anak

    Dugaan Kekerasan Siswa di Parimo, NSL Dorong Perlindungan Anak

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle MA
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta – Dugaan kekerasan terhadap seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), mendapat perhatian dari Ketua DPW NasDem Sulawesi Tengah (Sulteng) yang juga merupakan anggota Komisi X DPR RI, Nilam Sari Lawira (NSL). “Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Karena itu, dugaan kekerasan di […]

  • Presiden Prabowo didampingi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dalam acara Indo Defence Expo and Forum 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6/2025). Sumber foto : instagram Presiden Republik Indonesia.

    Prabowo Ingatkan! Bangsa Tak Kuat Pertahanan Bisa Jadi Budak

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan pernyataan tegas soal pentingnya kekuatan pertahanan dalam menjaga kedaulatan bangsa. Dalam sambutannya saat membuka Indo Defence Expo and Forum 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6/2025), Prabowo menyebut bahwa perang adalah tindakan destruktif yang tak diinginkan bangsa waras mana pun. Namun, ia menegaskan, bangsa yang lalai memperkuat pertahanannya […]

  • Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi,

    Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran : Darah Para Martir Tidak Akan Tertumpah Sia-Sia

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi, menyatakan bahwa operasi militer yang dilakukan sejak Jumat lalu sejauh ini merupakan peringatan bersifat pencegahan, sementara operasi hukuman yang sesungguhnya akan segera dilaksanakan. “Operasi yang telah dijalankan selama ini adalah peringatan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut, dan tindakan hukuman nyata akan segera diterapkan,” […]

  • Ilustrasi kekerasan pada anak

    Polisi Dinilai Lalai Tangani Kasus Penganiayaan Bocah di Bluto Sumenep

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUMENEP, CUPLIKAN.CO.ID – Penanganan kasus penganiayaan terhadap bocah berinisial MG (12) di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, kembali menuai sorotan. Tiga bulan sejak dilaporkan pada Agustus 2025, keluarga korban menyebut tidak ada perkembangan berarti dari pihak kepolisian. Pelaku, SM (21), yang diketahui pernah menempuh pendidikan taruna di Malang, belum ditangkap dan diduga berada di luar kota. […]

expand_less