Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PDI Perjuangan Soroti Sisi Gelap Demokrasi Pilkada 2024

PDI Perjuangan Soroti Sisi Gelap Demokrasi Pilkada 2024

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap pelaksanaan Pilkada 2024 yang dinilainya menunjukkan sisi gelap demokrasi. Dalam konferensi pers di Kantor DPP PDI Perjuangan, Hasto menyebut banyaknya intervensi aparatur negara sebagai bentuk ancaman serius terhadap demokrasi.

“Pilkada kali ini penuh tekanan dan intimidasi. Mobilisasi aparatur negara, penggunaan sumber daya publik, hingga intervensi partai coklat atau parcok merusak semangat demokrasi,” ujar Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta pada Jum’at (29/11/2024) kemarin.

Hasto menjelaskan bahwa intervensi terjadi di berbagai daerah, seperti Banten, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara.

“Di Sumut, simbolisasi bantuan beras nasional dengan kode ‘PM’ menjadi bukti nyata penggunaan program publik untuk kepentingan politik. Ini mengkhianati cita-cita demokrasi,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti intervensi kepala daerah dalam mendukung calon tertentu. “PJ kepala daerah terlibat aktif memobilisasi dukungan. Ini jelas melanggar prinsip netralitas dalam demokrasi,” lanjutnya.

Meskipun menghadapi tekanan, Hasto mengklaim PDI Perjuangan mampu bertahan dan bahkan memperluas basis dukungan di sejumlah wilayah strategis. “Kami menang di Depok, yang selama ini menjadi basis PKS. Begitu pula di Gunungkidul, Tapanuli Tengah, dan Papua, meski diterpa tekanan luar biasa,” kata Hasto.

Papua menjadi sorotan dalam konferensi pers ini. Hasto menyebut kemenangan PDI Perjuangan di Papua sebagai bukti perlawanan rakyat terhadap eksploitasi sumber daya alam yang tidak adil. “Rakyat Papua menunjukkan sikapnya dengan memilih kader PDI Perjuangan, meski berhadapan dengan tekanan kuat,” ungkapnya.

Hasto menyoroti campur tangan Polri dan Kemendagri dalam pelaksanaan Pilkada. “Institusi yang seharusnya netral justru menjadi alat kekuasaan. Demokrasi kita terancam jika hal ini dibiarkan,” katanya.

Dalam rekapitulasi sementara, Hasto menyatakan PDI Perjuangan berhasil memenangkan Pilkada di 14 provinsi. “Dari enam provinsi sebelumnya, kini kami menang di 14 provinsi. Ini mencerminkan dukungan rakyat terhadap semangat perubahan yang kami bawa,” ujarnya.

Ia menyebut wilayah seperti DKI Jakarta, Bali, Papua, dan Riau sebagai contoh keberhasilan. “Di Jakarta, kami menang dalam satu putaran. Ini menunjukkan rakyat menginginkan kepemimpinan yang jelas berpihak pada mereka,” lanjutnya.

Menurut Hasto, kemenangan ini tidak lepas dari militansi para kader partai. “Kami memiliki ideologi yang kuat, yang membuat kader kami tetap solid meski diterpa berbagai tekanan,” katanya.

Hasto juga mengapresiasi rakyat yang tetap mendukung PDI Perjuangan meskipun menghadapi tekanan politik. “Di berbagai daerah, rakyat memilih kader kami sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan,” tegasnya.

Hasto menyebut Pilkada ini juga menjadi momentum untuk memperluas basis dukungan PDI Perjuangan di wilayah-wilayah baru. “Kami berhasil mencatat kemenangan di daerah-daerah yang sebelumnya sulit ditembus, seperti Riau dan Sumatera Barat,” ungkapnya.

Kemenangan di Gunungkidul dan Tapanuli Tengah disebut Hasto sebagai bukti perlawanan terhadap intimidasi. “Masyarakat mendukung kandidat kami yang berani melawan tekanan dan intervensi,” ujarnya.

Hasto menegaskan bahwa hasil Pilkada ini menjadi pelajaran penting bagi demokrasi Indonesia. “Kita harus melindungi demokrasi dari intervensi dan tekanan. Demokrasi adalah milik rakyat, bukan alat kekuasaan,” katanya.

PDI Perjuangan, menurut Hasto, akan terus memperjuangkan cita-cita demokrasi yang sehat dan berintegritas. “Kami akan menjaga semangat ini dan memastikan demokrasi Indonesia tetap kokoh,” pungkasnya.

Dalam menghadapi tantangan, Hasto menegaskan pentingnya menjaga militansi kader partai. “Semangat juang para kader menjadi kunci keberhasilan kami di Pilkada ini,” ujarnya.

Hasto menutup konferensi pers dengan harapan agar pelaksanaan Pilkada ke depan lebih berintegritas. “Kita harus berjuang bersama untuk memastikan demokrasi Indonesia tetap tegak,” tutupnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sufmi Dasco Ahmad

    Klarifikasi Pengunduran Diri Saras, Dasco : Masih Sah Sebagai Anggota DPR

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memberikan klarifikasi terkait polemik pengunduran diri Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang sempat menjadi pembicaraan publik. Dasco menegaskan bahwa tidak ada dasar hukum yang menyatakan Saraswati mundur dari keanggotaannya di DPR RI periode 2024–2029. Dasco menjelaskan bahwa hingga saat ini tidak ada satu pun surat resmi yang […]

  • Forum Silaturahmi Calon Dewan Kota ketika melakukan kunjungan ke Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta.

    Forum Komunikasi Calon Dewan Kota Jakarta Gugat SK Gubernur ke PTUN

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Forum Komunikasi Calon Dewan Kota Jakarta periode 2024-2029 berencana melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Gugatan ini terkait Surat Keputusan (SK) Gubernur No. 854 tentang pengangkatan Dewan Kota, yang mereka nilai cacat prosedural dan administrasi. Menurut H. Nurhasan, juru bicara Forum Komunikasi, proses penetapan calon terpilih tidak sesuai dengan regulasi. […]

  • Komandan TKN Fanta, Arief Rosyid Hasan, dan Menseskab Mayor Teddy. Sumber foto : Instagram ariefrosyid.id

    Letkol Teddy Disorot, Arief Rosyid: Orang Muda Pantas Jadi Pemimpin

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pengangkatan Letkol Teddy Indra Wijaya sebagai Sekretaris Kabinet dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tengah menjadi perbincangan publik. Sebagai perwira aktif TNI, peran Letkol Teddy dalam mengawal presiden kerap menjadi sorotan, terutama terkait gesturnya yang dianggap terlalu protektif. Menanggapi hal ini, Komandan TKN Fanta, Arief Rosyid Hasan, menegaskan bahwa Letkol Teddy adalah sosok […]

  • Selly Andriani Gantina

    Anggaran Pendidikan Keagamaan Hanya Rp36 Triliun, DPR Soroti Ketimpangan

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Badan Legislasi DPR RI Fraksi PDIP, Selly Andriani Gantina, menyoroti minimnya alokasi anggaran untuk pendidikan keagamaan di Indonesia. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM), Selly mengungkapkan bahwa dari total Rp86 triliun anggaran Kementerian Agama, hanya Rp36 triliun yang dialokasikan untuk sektor pendidikan. “Jumlah itu harus […]

  • Komisi III DPR Minta RUU Perampasan Aset Disusun Lebih Cermat

    Komisi III DPR Minta RUU Perampasan Aset Disusun Lebih Cermat

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle MA
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, menegaskan bahwa pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset tidak cukup hanya berfokus pada aspek hukum pidana. Menurutnya, regulasi tersebut juga harus mempertimbangkan dimensi hukum perdata, terutama yang berkaitan dengan status dan pembuktian kepemilikan suatu aset. Pernyataan itu disampaikan Soedeson saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) […]

  • Sidang kelayakan pengusulan RM Margono Djojohadikusumo yang melibatkan jajaran pemerintah daerah Banyumas dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, tokoh masyarakat, sejarawan, veteran, TNI, dan Polri.

    Pemkab Banyumas Dukung Usulan Gelar Pahlawan Nasional untuk RM Margono

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BANYUMAS, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Banyumas resmi merekomendasikan Raden Mas Margono Djojohadikusumo untuk dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Dukungan ini disampaikan melalui surat rekomendasi bernomor 400.9.15/135/2025 yang ditandatangani Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, pada 9 April 2025 kemarin. Rekomendasi tersebut diterbitkan setelah digelarnya sidang kelayakan yang melibatkan jajaran pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, […]

expand_less