Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Meitri: Masyarakat Harus Berperan dalam Swasembada Energi

Meitri: Masyarakat Harus Berperan dalam Swasembada Energi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MADIUN, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota MPR RI, Meitri Citra Wardani, menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mewujudkan swasembada energi. Hal itu disampaikan saat acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (24/11/2024) kemarin. “Usaha untuk mencapai swasembada energi tidak cukup dilakukan oleh pemerintah semata. Partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan,” ungkap Meitri.

Meitri, yang juga merupakan anggota Komisi XII DPR RI, menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat sebagai pondasi kuat menuju kemandirian energi. Ia menekankan bahwa sumber daya energi Indonesia yang melimpah harus dikelola secara bijak. “Sumber daya energi kita sangat melimpah. Melalui pengelolaan yang tepat, masyarakat dapat menjadi penggerak utama dalam menciptakan sistem energi yang mandiri dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Meitri menguraikan langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan masyarakat, termasuk penerapan energi terbarukan di skala rumah tangga. “Penerapan instalasi panel surya untuk kebutuhan listrik harian adalah salah satu solusi yang dapat dimulai dari rumah,” ujar Meitri.

Meitri juga menekankan pentingnya perilaku hemat energi di kehidupan sehari-hari. Ia menyarankan penggunaan peralatan hemat energi seperti lampu LED dan meminimalkan konsumsi listrik berlebihan. “Sikap bijaksana dalam memanfaatkan sumber daya energi juga penting. Hemat listrik adalah salah satu bentuk kontribusi nyata masyarakat,” katanya.

Selain tindakan langsung, edukasi dan kampanye mengenai energi terbarukan menjadi perhatian Meitri. Ia mendorong masyarakat untuk memahami dan mendukung pengelolaan energi secara efisien. “Edukasi adalah kunci. Semakin banyak yang paham, semakin besar peluang kita untuk sukses,” imbuhnya.

Meitri mengingatkan masyarakat agar turut mengawasi distribusi subsidi energi, khususnya BBM. “Masyarakat memiliki peranan besar dalam memastikan subsidi energi, seperti BBM subsidi, tepat sasaran,” tegasnya. Ia juga mengajak masyarakat melaporkan jika menemukan penyalahgunaan distribusi.

Menurut Meitri, pelaporan penyalahgunaan subsidi kepada pihak berwenang dapat membantu mencegah kebocoran anggaran. “Masyarakat bisa memastikan manfaat subsidi benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Keberhasilan swasembada energi, lanjut Meitri, tidak hanya berdampak pada ketahanan energi nasional tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat. “Swasembada energi dapat menciptakan peluang ekonomi baru, meningkatkan kualitas hidup, dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global,” ucapnya.

Meitri menjelaskan bahwa dengan kemandirian energi, masyarakat dapat memperoleh banyak manfaat ekonomi, seperti pengembangan usaha di bidang energi terbarukan. “Ini adalah peluang besar untuk mengembangkan sektor ekonomi yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Meitri menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama. Ia percaya dengan gotong royong, Indonesia mampu mencapai kemandirian energi yang berkeadilan. “Semangat gotong royong adalah modal terbesar kita,” katanya.

Sebagai bangsa kaya sumber daya, Meitri menilai Indonesia tidak boleh bergantung pada impor energi. “Kita harus mengoptimalkan potensi dalam negeri untuk kemandirian energi,” jelasnya.

Di akhir acara, Meitri kembali mengajak masyarakat untuk berperan aktif. “Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa mencapai energi yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump naik ke panggung setelah hasil awal pemilihan presiden AS 2024 di Palm Beach County Convention Center, West Palm Beach, Florida, AS, 6 November 2024. REUTERS/Callaghan O'Hare

    Iran Bantah Tuduhan Plot Pembunuhan pada Trump, Serukan Diplomasi dengan AS

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DUBAI, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, membantah tuduhan bahwa Iran terlibat dalam rencana pembunuhan mantan Presiden AS Donald Trump. Araqchi menekankan bahwa klaim tersebut hanyalah “skenario yang direkayasa” dan menyerukan upaya membangun kepercayaan antara Iran dan Amerika Serikat, yang selama ini saling bermusuhan. “Sekarang … skenario baru direkayasa … sebagai pembunuh yang […]

  • Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono

    Kebijakan Kenaikan Pajak Dinilai Kontraproduktif bagi Ekonomi Desa

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SEMARANG, CUPLIKAN.CO.ID –  Kebijakan pemerintah terkait kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan pungutan sektor kelautan perikanan menuai kritik tajam dari berbagai kalangan. Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, menyebut kebijakan ini tidak hanya membebani masyarakat desa, tetapi juga berpotensi memperburuk angka kemiskinan di wilayah pedesaan. “Data menunjukkan bahwa kemiskinan di pedesaan naik dari 12,60% pada […]

  • Tentara Nasional Indonesia

    TNI Tegas: Demokrasi Harus Dijaga, Intimidasi Tidak Dibolehkan!

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Mabes TNI kembali menegaskan sikapnya yang tegas dalam menjaga netralitas serta mendukung kebebasan berpendapat di Indonesia. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Senin (26/5), Pusat Penerangan TNI menegaskan bahwa TNI tidak pernah terlibat dalam upaya membungkam suara publik maupun mencampuri urusan politik praktis. “Ruang demokrasi adalah milik bersama seluruh elemen bangsa, dan TNI […]

  • Wakil Ketua DPR RI yang juga Politisi Partai Golkar, Adies Kadir, saat sesi wawancara bersama awak media seusai diskusi publik bertajuk "Quo Vadis Pemilu Indonesia? di DPP Partai Golkar, Kamis (24/7).

    Golkar Kaji Inkonsistensi Putusan MK soal Pemilu Serentak

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua DPR RI sekaligus politisi Partai Golkar, Adies Kadir, menyoroti adanya inkonsistensi dalam putusan-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pelaksanaan pemilu serentak. Hal itu ia sampaikan dalam keterangan pers usai menghadiri Diskusi Publik bertema “Quo Vadis Pemilu Indonesia? Dampak Putusan MK No.135/PUU-XXII/2024 terhadap Pemilu Serentak 2024” di kantor DPP Partai Golkar, Kamis […]

  • Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

    Isu Panas Reshuffle! Airlangga Tergeser, Bahlil Naik

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kabar reshuffle kabinet di bawah Presiden Prabowo Subianto makin panas berhembus. Isu terbaru menyebutkan akan ada pertukaran besar-besaran di kursi strategis pemerintahan. Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, disebut-sebut bakal ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menggantikan Airlangga Hartarto. Sementara itu, Airlangga dikabarkan akan dikirim ke luar negeri sebagai Duta Besar Indonesia […]

  • Rudianto Lallo

    Desakan Restorative Justice di Kasus Guru Honorer Supriyani Makin Menguat

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, mendesak agar majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Andoolo menerapkan konsep restorative justice dalam kasus yang menimpa guru honorer SD Negeri 04 Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Supriyani. Kasus yang melibatkan dugaan penganiayaan ringan terhadap murid ini dinilai tidak layak untuk diproses lebih jauh […]

expand_less