Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Anggota DPR Bambang Haryo Minta BMKG Tingkatkan Akurasi Analisis Cuaca

Anggota DPR Bambang Haryo Minta BMKG Tingkatkan Akurasi Analisis Cuaca

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, meminta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meningkatkan akurasi dalam analisis dampak bencana alam dan ramalan cuaca, khususnya terkait erupsi Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kritik ini muncul setelah BMKG menyatakan bahwa abu vulkanik dari erupsi Lewotobi berpotensi mencapai Bali dan Lombok, yang menurut Bambang tidak sesuai dengan pola arah angin di wilayah tersebut.

“Erupsi Gunung Lewotobi tidak berdampak ke Bali dan Lombok karena arah angin bergerak dari barat ke timur pada akhir tahun. Jadi, Bali dan Lombok yang berada di barat Lewotobi jelas tidak terdampak,” tegas Bambang, Kamis (14/11/2024). Ia menambahkan bahwa wilayah yang berada di sebelah timur Lewotobi, seperti beberapa daerah di NTT, lebih mungkin terdampak abu vulkanik.

Menurut Bambang, kesalahan informasi ini dapat memicu kepanikan di kalangan wisatawan yang berencana mengunjungi Bali dan Lombok, yang dapat berdampak pada sektor pariwisata. “Pernyataan BMKG yang tidak tepat ini bisa membuat wisatawan ragu-ragu untuk berkunjung, padahal pariwisata di Bali dan Lombok baru saja pulih,” katanya.

Bambang menilai BMKG seharusnya lebih cermat dalam memberikan informasi terkait dampak bencana alam. “BMKG memiliki anggaran yang besar dan peralatan yang memadai. Seharusnya tidak ada kesalahan analisis seperti ini,” tambahnya. Ia menyebut anggaran BMKG yang mencapai Rp2,769 triliun sudah sepatutnya digunakan untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat.

Tak hanya itu, ia juga mengkritik ketidakakuratan ramalan cuaca BMKG yang sering kali tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. “Sering kali BMKG bilang akan hujan, tapi faktanya tidak hujan. Begitu juga sebaliknya. Ini merugikan masyarakat, terutama petani dan nelayan yang sangat bergantung pada informasi cuaca,” ujarnya.

Bambang juga menyoroti dampak kesalahan prediksi BMKG pada transportasi dan logistik, yang menurutnya bisa sangat terganggu apabila ramalan cuaca tidak sesuai kenyataan. “Ketidakakuratan ini bisa mempengaruhi jadwal penerbangan, pelayaran, dan bahkan distribusi barang,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar BMKG meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan teknologi pemantauan. “Kalau dana sudah ada, peralatan juga lengkap, berarti tinggal meningkatkan kemampuan analisanya. Tidak ada alasan untuk tidak akurat,” kata Bambang.

Menanggapi kritik tersebut, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan klarifikasi terkait dampak erupsi Gunung Lewotobi. Menurutnya, analisis lanjutan menunjukkan bahwa abu vulkanik hanya berdampak di wilayah sekitar NTT dan tidak mencapai Bali dan Lombok.

“Kami sudah mengonfirmasi bahwa abu vulkanik tidak menyebar ke Bali dan Lombok. Dampaknya hanya terasa di beberapa wilayah NTT yang dekat dengan Gunung Lewotobi,” jelas Dwikorita. Ia juga menambahkan bahwa data ini diperkuat oleh laporan dari VAAC Darwin, lembaga pemantau abu vulkanik internasional.

Bambang berharap agar BMKG lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi ke depannya. “BMKG perlu mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi dari pernyataannya. Kesalahan informasi dapat merugikan banyak sektor, terutama pariwisata yang sedang kita kembangkan,” ucapnya.

Sebagai penutup, Bambang kembali menegaskan pentingnya akurasi dan ketelitian dalam analisis bencana alam dan ramalan cuaca. “BMKG seharusnya menjadi lembaga yang bisa dipercaya oleh masyarakat. Jika akurasinya terus dipertanyakan, maka BMKG perlu segera berbenah,” pungkasnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Akhir Pilkada Serentak 2024 oleh KPU Lamongan di Grand Hotel Mahkota Lamongan, Kamis malam (5/12/2024).

    KPU Lamongan Tetapkan Pemenang Pilkada, Yes-Dhirham Unggul

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    LAMONGAN, CUPLIKAN.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan telah menyelesaikan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan tahun 2024. Rapat digelar di Grand Hotel Mahkota Lamongan pada Kamis malam (5/12/2024). Proses rekapitulasi berlangsung sejak pagi hari dan dihadiri oleh berbagai […]

  • Eko Patrio

    Zulkifli Hasan Tunjuk Eko Patrio sebagai Sekjen PAN 2024-2029

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, resmi menunjuk Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN untuk periode 2024-2029. Selain itu, Zulkifli juga menunjuk Pangeran Khairul Saleh sebagai Bendahara Umum DPP PAN untuk periode yang sama. “Betul [Eko Sekjen]. [Bendahara Umum] Pangeran,” ujar Zulkifli Hasan pada […]

  • Ketua Badan Legislasi Baleg DPR RI, Bob Hasan.

    RUU PSDK Didorong Perkuat Perlindungan HAM bagi Korban

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Bob Hasan menegaskan bahwa revisi Rancangan Undang-Undang Pelindungan Saksi dan Korban (RUU PSDK) harus menempatkan aspek hak asasi manusia (HAM) sebagai prioritas utama. Hal ini disampaikan Bob dalam rapat harmonisasi RUU PSDK di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/12/2025). Bob menilai bahwa perlindungan terhadap saksi dan korban […]

  • Rumah Jabatan Anggota DPR RI

    Rumah Jabatan DPR Dihapus, Tunjangan Perumahan Disiapkan untuk Efisiensi

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sekretariat Jenderal DPR RI secara resmi menghapus fasilitas rumah jabatan untuk anggota DPR periode 2024-2029. Sebagai pengganti, anggota DPR akan menerima tunjangan perumahan setiap bulan. Kebijakan ini diumumkan melalui Surat Sekretariat Jenderal DPR nomor B/733/RT.01/09/2024 tertanggal 25 September 2024. “Anggota DPR RI periode 2024-2029 akan diberikan tunjangan perumahan dan tidak diberikan fasilitas […]

  • Ketua Majelis Wali Amanah Universitas Indonesia, KH.Yahya Cholil Staquf.

    Polemik Doktor Bahlil: Yudisium Ditunda, Gelar Tetap Sah

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA UI) akhirnya menjelaskan isu terkait gelar doktor Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Ketua MWA UI, Yahya Staquf, menegaskan bahwa gelar tersebut tidak dibatalkan, melainkan penundaan yudisium dilakukan karena aturan akademik. “Yang ditangguhkan adalah yudisium, bukan gelar doktornya. Promosi sudah selesai, tetapi yudisium […]

  • BSSN Ingatkan Ancaman Siber pada Sektor Vital, dari Keuangan hingga Energi

    BSSN Ingatkan Ancaman Siber pada Sektor Vital, dari Keuangan hingga Energi

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id — Ancaman siber terhadap sektor-sektor strategis nasional menjadi perhatian dalam Cyber Defence Conference 2026 (CDC-2026) yang digelar Indonesia Digital & Cyber Institute (IDCI) di Jakarta, Selasa (2/6/2026). Dalam forum tersebut, keamanan siber dinilai tidak lagi sekadar persoalan teknologi, melainkan bagian penting dari upaya menjaga kedaulatan dan ketahanan nasional. Deputi Keamanan Siber dan Sandi […]

expand_less