Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Anggota DPR RI PKS, Riyono, Dorong Insentif untuk Tarik Minat Petani Muda

Anggota DPR RI PKS, Riyono, Dorong Insentif untuk Tarik Minat Petani Muda

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID –Dalam upaya mendukung target Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan, Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, mengajukan ide strategis untuk menarik generasi muda agar tertarik menjadi petani. Menurutnya, insentif berupa gaji dari pemerintah bisa menjadi daya tarik yang kuat bagi kaum muda untuk terjun ke sektor pertanian yang modern.

Riyono menekankan bahwa mengajak anak muda untuk menjadi petani bukan hal yang mudah. Namun, dengan adanya dukungan insentif, ia optimis minat generasi muda terhadap profesi ini bisa meningkat. “Anak muda mau jadi petani itu nggak gampang. Harus ada daya tarik, salah satunya dengan gaji dari pemerintah. Kalau nggak, siapa yang mau?” ujarnya saat menerima kunjungan Himpunan Media Senayan Jawa Timur di Jakarta pada Jumat (8/11).

Selain gaji, Riyono juga memiliki visi pertanian modern di mana petani tidak hanya bergantung pada tenaga manual, tetapi juga pada teknologi canggih. Ia membayangkan masa depan pertanian Indonesia yang sepenuhnya terintegrasi dengan teknologi, di mana petani dapat mengelola lahan hingga memasarkan produk menggunakan gadget.

“Langkah ini penting untuk merealisasikan target besar Presiden Prabowo Subianto, yakni mencetak 3 juta hektar sawah baru dalam empat tahun,” tutur Riyono, yang merupakan politisi dari PKS asal Dapil VII (Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Magetan, Ngawi).

Dalam visi pertanian modern tersebut, Riyono menggambarkan para petani yang akrab dengan teknologi, seperti penggunaan aplikasi untuk mengecek cuaca, memantau irigasi, hingga menjual hasil panen. Menurutnya, teknologi dapat mempermudah pekerjaan petani dan meningkatkan efisiensi produksi.

Riyono menyatakan bahwa Komisi IV DPR RI telah merancang beberapa program pelatihan dan pengembangan untuk mendukung modernisasi pertanian. Salah satu inisiatif yang diusulkan adalah platform media sosial Suara Petani Nelayan, yang diharapkan dapat menjadi ruang belajar dan berbagi pengalaman di kalangan petani.

Selain insentif dan teknologi, Riyono juga menyoroti pentingnya akses pendidikan bagi anak-anak petani. Menurutnya, kesejahteraan petani harus mencakup masa depan pendidikan generasi selanjutnya. Ia berbagi cerita bagaimana dirinya bisa melanjutkan pendidikan di Universitas Diponegoro (Undip) berkat penghasilan dari bertani.

“Bapak saya tukang kayu, ibu petani. Tapi saya bisa kuliah karena bertani. Kesejahteraan petani itu bukan cuma soal ekonomi, tapi juga soal masa depan anak-anak mereka,” ujar Riyono dengan penuh semangat.

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Riyono melihat peran strategis Jawa Timur dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Menurutnya, Jawa Timur memiliki potensi besar dalam memproduksi padi dan hortikultura, dan program modernisasi pertanian ini diharapkan dapat memperkuat posisi provinsi tersebut sebagai penyokong utama pangan Indonesia.

“Jawa Timur punya potensi besar, dan kita harus maksimalkan itu. Kita harus jaga agar produksi padi dan hortikultura tetap optimal,” lanjut Riyono.

Dengan dukungan insentif, teknologi, dan pendidikan, Riyono optimis generasi muda akan menjadi ujung tombak transformasi sektor pertanian Indonesia. Ia berharap, dengan pembinaan dan dukungan yang tepat, profesi petani bisa menjadi profesi yang menjanjikan bagi lulusan pertanian dan kaum muda lainnya.

Riyono mengakhiri dengan perhitungan konkret terkait usulan gaji bagi petani muda. “Kalau kita hitung, misal 2,7 juta petani muda digaji 5 juta per bulan, itu sekitar 60 triliun per tahun. Angka ini kecil untuk tujuan swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional,” tutupnya dengan optimisme tinggi (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam sidang kasus Harun Masiku yang melibatkan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

    Chat “Iseng” Jadi Bukti Kunci, Eks Komisioner KPU Terpojok di Sidang Kasus PAW Harun Masiku

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sidang kasus dugaan suap dalam pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR yang melibatkan nama Harun Masiku kembali memanas. Kali ini, mantan Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan menjadi sorotan setelah isi percakapannya dengan eks Komisioner Bawaslu Agustiani Tio Fridelina diungkap di persidangan. Jaksa penuntut umum KPK membacakan bukti percakapan yang menunjukkan Tio menawarkan […]

  • Hamid Basyaib (Voicers)

    Pendeta Kecil Menegur Presiden Besar Trump

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Oleh : Hamid Basyaib* JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – USKUP Episkopal Washington, Pendeta Mariann Edgar Budde, secara terbuka menegur Presiden Donald Trump hari ini dalam sebuah kebaktian di Katedral Nasional di Washington, DC. Sehari sebelumnya Trump dengan lantang berpidato dengan nada bernada anti-imigran, anti-asing — konsisten dengan teriakan perangnya sejak presidensinya yang pertama. “Kita semua pernah menjadi […]

  • Presiden Jokowi

    Jokowi: Pergantian Kepala BIN Atas Permintaan Prabowo

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pengajuan pergantian Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan ke DPR RI dilakukan atas permintaan Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Jokowi menyatakan hal ini hanyalah proses administrasi yang telah dibicarakan dengan Prabowo. “Oh itu administrasi saja,” ujar Jokowi saat kunjungan kerjanya di Sumatera Utara, Rabu (16/10). Prabowo, […]

  • Perang Rusia - Ukraina

    Serangan Drone Ukraina Picu Ledakan Dahsyat di Tver, Rusia

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    RUSIA, CUPLIKAN.CO.ID – Sebuah serangan drone besar-besaran dari Ukraina memicu ledakan dahsyat di sebuah gudang amunisi di wilayah Tver, Rusia, Rabu (18/9/2024). Ledakan tersebut dilaporkan sebesar gempa bumi, memaksa evakuasi penduduk di kota Toropets, dekat lokasi kejadian. Video dan gambar yang belum diverifikasi di media sosial menunjukkan bola api besar yang menyala di langit malam […]

  • Masyarakat sipil dan mahasiswa menggelar aksi demo menolak RUU TNI di depan Gedung Grahadj Surabaya saat Apel Operasi Ketupat 2025, Kamis (20/3/2025).

    Data Pribadi Mahasiswa UII Bocor Usai Gugat UU TNI!

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ancaman terhadap kebebasan berpendapat dan keamanan data pribadi kembali mencuat usai tiga mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) mengalami dugaan intimidasi setelah mengajukan uji formil Undang-Undang TNI ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ketiganya—Arung, Irsyad, dan Handika—menjadi sorotan setelah data pribadi mereka diduga disalahgunakan oleh pihak tak dikenal. Insiden ini bermula pada 18 Mei 2025 […]

  • Jokowi

    Jelang Akhir Masa Jabatan, Jokowi Tekankan Lagi Pentingnya Transisi Pemerintahan yang Mulus

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam Sidang Kabinet terakhir di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Jumat, 13 September 2024, Presiden Joko Widodo menekankan lagi pentingnya transisi pemerintahan yang mulus kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto. Jokowi meminta para menteri dan lembaga terkait untuk mendukung penuh kelancaran peralihan kekuasaan yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2024. Jokowi […]

expand_less