Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ahmad Doli Kurnia Usulkan Penyempurnaan Sistem Politik melalui Omnibus Law: “Tidak Bisa Satu-Satu”

Ahmad Doli Kurnia Usulkan Penyempurnaan Sistem Politik melalui Omnibus Law: “Tidak Bisa Satu-Satu”

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengusulkan langkah besar dalam penyempurnaan sistem politik di Indonesia melalui revisi delapan Undang-Undang (UU) politik menggunakan metode Omnibus Law. Usulan ini disampaikan dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) Baleg DPR bersama Komnas HAM, Perludem, dan AMAN di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, pada Rabu (30/10/2024).

Doli menjelaskan bahwa revisi secara menyeluruh ini bertujuan untuk menyempurnakan sistem politik dan pemilu di Indonesia.

“Saya ingin mengkompilasi seluruh alasan, baik itu konsepsional, empirik, maupun pengalaman kita, yang kesimpulannya adalah bahwa kita harus segera menyempurnakan sistem politik, termasuk di dalamnya sistem pemilu,” tegas Doli.

Ia menyoroti sejumlah permasalahan yang selama ini muncul dalam penyelenggaraan pemilu. Menurutnya, banyak kritikan yang dilontarkan terkait sistem pemilu saat ini, sehingga diperlukan regulasi yang komprehensif untuk menyelesaikannya.

“Bagaimana menyetopnya, apakah kita semua punya komitmen untuk segera melakukan revisi terhadap undang-undang politik atau undang-undang pemilu, dan waktunya itu sekarang,” lanjut Doli.

Doli juga mengusulkan agar revisi tidak dilakukan terpisah-pisah oleh komisi terkait, melainkan melalui paket kebijakan Omnibus Law di bawah koordinasi Baleg. “Kalau kita serahkan ke komisi masing-masing mungkin nanti dibatasi satu-satu, jadi nggak selesai. Padahal, saya melihat ini tidak bisa dipisahkan,” kata Doli, menekankan perlunya UU politik yang lengkap dalam satu paket.

Menurut Doli, Omnibus Law ini dirancang untuk mencakup delapan UU yang saling berhubungan, termasuk UU Pemilu, UU Pilkada, dan UU Partai Politik. “Kita harus punya undang-undang politik yang paketnya lengkap,” ungkap Doli saat menjelaskan pendekatan integratif yang ingin dicapai.

Dalam wawancaranya usai rapat, Doli menyebut bahwa ide Omnibus Law ini sebenarnya bukan hal baru. Ia mengungkapkan bahwa saat menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR, wacana tersebut sudah mulai digodok.

“Kalau yang dulu saya menganggap, kami (Komisi II DPR periode 2019-2024) itu ada 8 UU yang terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Doli.

Delapan UU tersebut, menurut Doli, meliputi UU Pemilu, UU Pilkada, UU Partai Politik, dan UU MPR/DPR/DPRD/DPD (MD3), yang akan dipisahkan berdasarkan lembaga. Selain itu, terdapat UU Pemda, UU DPRD, UU Pemerintahan Desa, serta UU Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah. Dengan langkah ini, Doli berharap Omnibus Law UU Politik dapat menjadi fondasi untuk sistem politik yang lebih terintegrasi dan efektif.

“Ini adalah cara agar kita tidak terus terjebak dalam perubahan kecil yang parsial, tapi langsung menyeluruh,” tandasnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fauda

    Review Film Fauda: Konflik dan Drama Kemanusiaan yang Mendalam

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Fauda adalah sebuah serial drama Israel yang mengeksplorasi konflik yang kompleks antara Israel dan Palestina melalui lensa seorang agen kontra-terorisme. Sejak penayangan perdana, serial ini berhasil menarik perhatian penonton dengan alur cerita yang mendebarkan dan karakter-karakter yang dalam. Diceritakan melalui perspektif kedua belah pihak (meski ada pula yang berpandangan bahwa film ini hanya lewat satu […]

  • Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

    Ketua MPR Usulkan Kajian Ulang Pilkada Langsung untuk Kurangi Politik Biaya Tinggi

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Yayasan Jimly School of Law, mengusulkan perlunya kajian ulang terhadap mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung. Menurutnya, Pilkada langsung yang saat ini diterapkan berisiko mendorong praktik politik uang dan biaya politik yang tinggi. “Saat ini, Pilkada langsung seringkali menghasilkan […]

  • Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Sumber foto : DETIK.

    Menag Sindir Rektor yang Tidur di Seminar: Hemat Anggaran Negara!

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BOGOR, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan para rektor perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengurangi perjalanan dinas yang tidak perlu. Ia menilai anggaran negara seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih mendesak, seperti peningkatan kualitas pendidikan dan bantuan kepada kaum duafa. “Kasihan uang Kementerian Agama itu seharusnya kita gunakan untuk memberi bantuan kepada […]

  • Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji (tengah),

    Golkar Tegaskan Negara Wajib Hadir Bantu Pesantren Mandiri

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Fraksi Partai Golkar menegaskan bahwa negara tidak boleh abai terhadap keberlangsungan pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis masyarakat. Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji, menyerukan agar pemerintah memberikan dukungan pendanaan yang berkelanjutan bagi pesantren melalui revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Menurut Sarmuji, selama ini banyak pesantren yang tetap bertahan dengan […]

  • Kemendikdasmen Dorong Budaya Digital Sehat, Orang Tua Diminta Terapkan Prinsip 3S

    Kemendikdasmen Dorong Budaya Digital Sehat, Orang Tua Diminta Terapkan Prinsip 3S

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle MA
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengimbau para orang tua untuk menerapkan prinsip 3S (screen time, screen zone, dan screen break) sebagai bentuk dukungan terhadap Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengenai pembatasan penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan respons […]

  • e27cb139 9d3a 4287 8f85 f44f4f9b9eb6

    PT SBP Berangkatkan Warga Lingkar Tambang Ikut Diklat Security di Jawa Barat

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Wanggudu – PT Sumber Bumi Putera (SBP), sebuah perusahaan pertambangan di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat (PPM). Kali ini, perusahaan tersebut memberangkatkan enam orang warga lingkar tambang mengikuti pendidikan dan pelatihan Security di Citeureup, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Menurut Kepala Teknik Tambang (KTT) PT SBP, Sudriyanto, program ini […]

expand_less